no need to race about : I cannot always choose my battlefield

December 25, 2007

moving on

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:57 pm

hehe.. pindah lagi.. pindah lagi. yup. saya pindah blog. kesini. bY Shica

tidak ada alasan khusus kecuali support wordpress yang makin yahud. eh..blog kita bisa ada saljunya loh. liat deh bysica dan sabuku. dua-duanya bersalju.hehehehe

berhari-hari saya ngerjain toko onlinesabuku. belum perfect banget, tapi dah running beberapa hari ini. dah bisa order buku juga loh… karena kami sudah melayani order luar kota jakarta juga.

so, catatan akhir tahun dan catatan akhir di blog ini, saya mau nulis tentang sabuku.

banyak orang bilang, bisnis buku (online ataupun brick-toko buku fisik-) udah jenuh. margin dikit, pasar segitu gitu aja dan pemainnya udah banyak. tapi kenapa tetap ada sabuku?

karena kami sudah memikirkannya lama. buat saya pribadi, karena ini bagian dari melepas stempel miss wacana dan memberi tanda checklist pada daftar resolusi 2007. start a business.be an entrepreneur. hehehe…

tahun depan, resolusi baru sudah disiapkan. tidak boleh lagi hadi wacana. hehehe….

tutuuupppppp blog

December 2, 2007

bug

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:02 pm

target meleset. menyebalkan. justru pada akhir sebuah persiapan, faktor-faktor teknis dan non teknis bermunculan. everything seems so clear until 2 days before the big day. but it happens. looks like remind us that nothing gone smoothly. now we try so hard to get it right on dec:7th.

i’ll take my day off.

November 29, 2007

silent.

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:36 pm

there he is…

dari jarak, aku berusaha matimatian meredam suara jatuhnya hati yang berkepingan.

i miss us. tomorrow is friday. it was used to be our day.

i miss us. so much. really. its frustating.

especially when I try so hard to keep him think that im allrite. .

penarimungil ask me. apa yang kira-kira nggak kamu dapatkan dari orang-orang lain, dan kamu dapat dari dia?

“……….”

i dont know. i really dont know. even u give me one day..or one week to keep thinking about it, i will dont know.

i only know that i dont need anything when im with him.

-have u ever see the girl with that stupid look with tears, making some modification of php script on joomla? haha. yeah. its freak-

November 28, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:32 pm

orang bertemu, lantas berpisah. kenapa sih mesti pake perasaan?

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:56 am

i cant think. its a pain.

free market on saturday

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:56 am

sabtu kemarin ada free market. food not bomb jadi pihak pengada acara. momentnya: buy nothing day yang jatuh pada rabu 28 nov. -hari tanpa belanja - yang diperingati dunia internasional.

konsep free market itu ialah berbagi: coba lihat kamar kamu, apa ada baju yang sejak kamu beli belum juga terpakai karena ternyata ukuran badan tak kunjung menciut. atau adakah barang-barang lain yang cuma menumpuk, hasil dari nafsu belanja impulsif akibat pms atau jengkel ama pacar? jika ada, maka bawalah ke free market itu, taman di dekat fatmawati area blok a (i lupa nama tamannya) lalu bagikan. barangkali ada yang membutuhkan-

jadi, begitu konsep awalnya.

atau, barangkali kamu punya keahlian potong rambut?atau menjahit?atau menyulam?atau akting?maka bagilah keahlian kamu disana. memotong rambut mereka yang pingin gaya, atau berbagi ilmu akting.

itu juga salah satu bagian konsep free market.

lalu disana food not bomb berbagi makanan. hasil dari mengumpulkan sayur-sayur yang masih baik di pasar subuh. -begitu banyak produk makanan baik yang dibuang memenuhi standar pasar modern tapi tak terolah-

dan yang terjadi?

bret.bret.bret.

baju yang baru digelar, habis dalam sekejap. seorang ibu yang datang jauh-jauh dari area taman mini jakarta timur, protes. karena enggak kebagian. -wah ini enggak adil- lalu ada ibu lain. datang kebingungan. melongo mencari sembako.

ow ow…

berbagi bukan donasi. berbagi ialah memberikan apa yang kamu punya, sejauh kamu bisa.

lalu lihatlah orang-orang itu. jauh jauh datang dari senen, ciledug, taman mini dan sekitarnya. mengambil apa saja yang bisa diambil. mumpung gratis. entah dibutuhkan atau tidak.

-ya itu urusan perut. kalo urusan itu gak selesai, mana bisa mereka selektif memilih barang yang gratis-

banyak komentar seperti itu. tentu tidak salah.

tapi jika anda penikmat restoran bergaya buffet-all you can eat- pasti pernah melihat tumpukan makanan tersia-sia. yang tak jadi dimakan setelah diambil? apa orang-orang yang kesana masih punya urusan dengan perut?

lalu jika ke resepsi pernikahan, atau well..okelah.. acara liputan-liputan di hotel, pasti ada saja piring-piring berisi makanan yang mubazir. apa orang-orang itu bermasalah ama kesusahan mendapatkan makanan lalu euphoria saat mendapat sajian?

greedy itu bukan urusan strata.

aku dulu, juga masih begitu. seenaknya memerlakukan makanan. sebelum beberapa hari ini-entah bagaimana penyebabnya:mungkin juga karena fenomena free market kemaren- merasa tak mau lagi menjadi golongan itu.

setua ini. iya setua ini aku baru merasa perlu untuk tidak menjadi konsumtif. percaya deh, omongan mamaku jaman dulu -dihabisin dong makannya. entar nasinya nangis loh- gak bakal mempan. I swear to my self, i wont do that thing to my (future) child.

jumat malam, puri indah, bioskop 21. harga tiket 35 ribu. antrian panjang untuk buy one get on free dengan kartu kredit bank besar. apa karena mereka tak mampu? mampu banget. cuma ya gitu.. gak mau rugi.

sementara loket tiket jalur cash only kosong se kosongnya.

kalau gak mau rugi, jangan cuma nyari gratisan yang sebenernya gak dibutuhin amat. misalnya buy two get three shirt yang kekecilan.

kalau gak mau rugi, bikin dong. trus dijual. hehehehehe…..:P

November 25, 2007

quickie express, please…

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:06 am

quickie

im happy with this movie. u can laugh. u can think.. for a while.. ;) and laugh again…

setelah display 21 cineplex penuh ama film-film hantu Indonesia yang seolah-olah bersekongkol bikin kita percaya kalo film indonesia bener-bener nggak mutu, QE cukup memberi harapan. gaya-gaya ala janji joni masih terasa sekali di film besutan dimas jay ini. retro style. -dari pilihan musik sampai interior rumah- but, well.. nothing new under the same sun kan? apalagi kalo masih dibawah matahari jakarta yang audubillah teriknya beberapa hari terakhir ini.

narasi di awal cerita. lalu flashback ke belakang dan kisah mulai berjalan maju -tidak pernah kembali mundur- . beberapa adegan-lari-larian di gang-gang kota jakarta bagian belakang gedung-gedung tinggi masih jadi jualan. seperti si joni (janji joni) kejar-kejaran, juga seperti ringgo dikejar preman(maaf saya menghamili istri anda) dikejar preman.

beberapa scene di daerah kota tua, juga diambil. sampe ada sebuah kafe yang terlihat begitu menyenangkan -alah..dimana coba?-, layaknya kafe-kafe ala bloomsbury london sana. (oh, suddenly i miss that old town)

lalu tentang ketakutan manusia akan tua, akan kesepian, akan kesedirian. lalu kegamangan saat semua materi tersedia. lalu pembuangan kembali niat-niat menjadi manusia yang lebih baik. lalu tentang sebuah niat untuk melompat keluar status tidak bermartabat demia sebuah perasaan sayang. lalu ada pemain pendatang baru yang miriiiiipppppp sekali dengan dian sastro- yang ini versi chubby nya- hehehe.. i’m not envy but.. hehe.. dian sastro gitu :P

well, i wont be a spoiller. but this movie give me something to think. film ini tentang gigolo. -dalam film ini terdapat mekanisme psikotes yang kocak diselipkan dalam adegan. tes ini untuk mengetahui apakah anda cocok menjadi gigolo, atau politikus. hehehe-

otak lelaki yang sebagian besar isinya tentang sex itu, secara logika, tentu akan terpuaskan dengan pekerjaan sebagai gigolo. iya to? for them, sex is sex. not love. not such about a heart talk. sex just a sex. (bukan justifikasi ya. its based on science about the brain)

tapi kenapa psk perempuan (lets say pelacur) lebih banyak ketimbang gigolo? -minimal kita bisa mengira-ngira jumlah ini dari laporan media tv yangs ering ngelaporon penggrebekan pelacur dan waria, atau dari fakta ringan sehari-hari hari, atau dari pandangan kultural atas hal ini)

untuk hal ini. jangan pakai lagi asumsi jumlah perempuan jauh lebih banyak dari lelaki. berdasar data sensus terbaru (silahkan cek sendiri) perbandingannya sekitar 51:49. (perbedaan 2% dalam angka 200 juta memang 4 juta. jadi masih ada perdebatan lagi apakah semua psk di indonesia ini berjumlah sekitar 4 juta?)

jadi kenapa pelacur lebih banyak dari gigolo?

hipotesa 1: pasar gigolo sangat terbatas. nggak ada pasarnya, ngapin jualan? pasar para gigolo ialah perempuan yang bisa bayar. siapa? ya harus mereka yang kelebihan duit. siapa? apakah perempuan single? -hm.. sepertinya ce single yang kelebihan duit bakal lebih suka pacaran HTS daripada bayar gigolo. urusan hati bowww…hehehe….-

istri orang-orang kaya yang gak tahan ama pernikahannya, punya uang banyak , dan butuh menjaga status pernikahan yang terhormat. kalau suaminya selingkuh dengan ce single yang mandiri, atau bayar psk ekslusif, maka dia juga bisa bayar gigolo. dalam QE, profil perempuan penikmat gigolo yang dimunculkan, rata-rata istri pejabat atau pengusaha kaya.

otak seks perempuan lebih kecil. jadinya, selain yang memang hyper, kebanyakan perempuan gak terlalu mikirin. -perempuan lebih concern ama urusan takut kesepian, takut sendiri and sometimes mikir kalau seks bisa jadi pengikat dirinya dengan pasangan.

hipotesa II:

perempuan nggak punya banyak kesempatan buat cari pekerjaan lebih baik ketimbang psk. saya jelas tidak bicara mengenai profil perempuan2 di perkotaan. silahkan ke indramayu. disana perempuan2 abg dibikin percaya dan yakin bahwa nasibnya hanya sampai mimpi jadi pramuniaga di jakarta yang berakhir menjadi psk di manggabesar atau jatinegara. jika ada sesuatu hal yang bisa dilakukan dan mencukupi kebutuhan mereka di kampungnya sana, apa mereka tertarik ke jakarta jadi pelacur? pilihannya ya jadi psk perempuan itu atau pembantu.

kalau pasarnya enggak ada atau paling tidak minimal, apa jumlah psk perempuan bisa banyak seperti sekarang?

lalu, ini juga jadi pertanyaan: kenapa pembantu rumah tangga, kebanyakan perempuan bukan laki-laki?

dan ini bisa terjawab lugas: karena perempuan terbiasa mengerjakan tugas-tugas domestik. memasak. mencuci. bersih-bersih rumah.

entah sejak kapan pembagian tugas begini diciptakan? apa iya berbasis pada pemikiran bahwa fisik perempuan lemah daripada laki-laki? lha ngurusin urusan2 domestik itu apa tidak menuntut kerja fisik ektra juga?

hm.. jadi ngelebar ya? :P

jadi kenapa gigolo lebih sedikit ketimbang pelacur?

aku rasa karena keinginan untuk memberi kesempatan lebih dalam hal-hal strategis, kepada perempuan memang belum merata. bahkan dari perempuan ke sesama kaumnya pun, begitu. misal ibu kepada anak perempuannya. well, mengutip kata-kata pengamat politik yang feminis dari filsafat UI, Rocky Gerung “ini adalah hutang peradaban”

-oh ya. aku belum tau nih kenapa lelaki disebut gigolo dan perempuan disebut pelacur. mereka sama -sama psk-

enjoy QE, then.:)

November 14, 2007

aura janda

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:41 pm

baru saja memutuskan untuk tetap berusaha menguatkan hati “break up is break up” tiba-tiba diberondong ama calon-calon yang diajukan sejumlah teman. aih mate’!

++yang ini aja ca. baek. udah punya rumah, udah ada mobil pribadi. duda cerai. istrinya udah meninggal.

+heeee? yaaa… umur berapa tuh?

++ 40

+Hueeeh? anaknya?

++tenang aja… lo gak perlu ngurus anak. wong udah gede-gede. bungsunya aja udah SMA.

+Huueeghhhh

lewat…..

lalu si jeng yang lain lagi.

++lu mau gue kenalin ama dia?mapan loh. pinter udah pasti. punya company lumayan gede gitu toh. di kelasnya, no dua tuh se indonesia. pangsa pasar perusahannya nyampe 10%. mapan toh?

+hem. cakep gak? -sembari pura-pura gak peduli-

++absolutely.

+He??

++hihi. absolutely. Yes or no? hehe. becanda. tapi dia baeeek kok. nih no hp nya. atau ntar gue suruh dia sms elu ya.

+hem.

Lalu si tuan penyair satunya lagi…

+Ca.. gue kenalin, ya. ama cowok. dah pengen nikah. niatnya bagus deh.

++HH..temen lu? -harap-harap cemas. soalnya si penyair itu terkenal ama hobinya menebar benih-

+ya iya

++hiiy. ogah

lalu si tante cerewet yang baik hati

++nduk.. ayo to kapan ketemu. nanti mas nya keburu pergi lagi lo. kali ini dia gak lama di indonesia loh

+gitu to? kok tumben

++haaalaah. wong dia dua bulan di jakarta ya ndak isa ketemu sama kamu. la kamu hobinya terbang kesana kemari. gak pernah pas

+la ya berarti gak jodoh.

++ealah. jodoh itu ya diusahakan. hayoo sini. kapan kamu sela. masa kerja enggak pernah prei

+hehe. ya entar

lalu si mbak satu itu, lalu temanku ke erha bareng akhir bulan lalu. cowok-cowok yang diajukan memiliki karakteristik demografi sbb: yang satu berusia 30 tahun. berniat dengan sangat menikah. bersedia tidak pacaran. akan segera bekerja ke UN. ughh…-membosankan-

yang satu lagi masih gelap info nya. doyan makan sampai hapal semua tempat makanan di bandung dan jakarta. pemilik sebuah distro dan ukuran tubuh XXL. Hmmpffh.

yang menjadi pertanyaan berikutnya ialah apa jidatku begitu mencrang dengan stampel jomblo. satu tahun lagi 30. aura janda.GITUUU???? -emosi jiwa- hehehe

karena semua penawaran itu muncul dari orang-orang yang gak baca blog dan gak tau keluh kesah gundah gulana ku (kecuali ibu satu anak yang menganggap ide nyomblangin duda 40 tahun yang memiliki dua anak dewasa -kuliah dan sma- dengan aku, ialah ide bagus)

ugh. ugh. padahal lelahnya belum tuntas. padahal masih saja senang dan (lagi-lagi kerap) bareng-bareng schaat, ketawa ringan dan ngobrol santai-sok casual padahal ngiris-ngiris ati: iya, aku masokis- hehe

tutup warung deh. bener. udah habis sesi promosinya. hihihi

KUAKUUIIIIIII

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:09 pm

bow.. coba deh tengok situs kuakui dan situs gruphug

dua situs itu sejenis. cuma beda versi bahasa aja. yang satu indonesia yang satu inggris. tapi intinya, dua situs itu bisa jadi tempat buat melepaskan beban.. taela.. mungkin mirip seperti bilik pengakuan dosa. hehe..

nanti, kalau udah ngaku bakal keluar tulisan bernada-nada “udah lega kaaannn?” ughhh, nggemesin. :p

blog sekarang makin iseng dan uaneh-aneh. seru juga loh. kreatip buat naikin hit. bisa-bisa jadi target pengiklan buat masang banner. suer,loh. fenomena itu udah ada. i baca laporannya di majalah tempo minggu ini. secara.. salah satu penerima passive income itu, ya ndorokakung.

hayo ngeblog. jangan curhat wae atu lah ca… hehehehe :p

November 10, 2007

my new hunny

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:00 am

si jomblo (iya, gue…! :P ) punya pacar baru. asik asik asik…hehe…kencan nya ber jam-jam. setiap malam. sampe besok pagi nya ngantuk-ngantuk banget. tapi ah.. biar aja. kalau baru kencan-kencan awal, wajar dong kalo emang sangat semangat n hot. pokoknya sangat intens. demi memenuhi tenggat waktu.

so, tunggu ya tanggal mainnya. December, 1 , 2007

jadi, untuk sementara hiatus dulu. mau pacaran dulu ama si joomla. hehe..kenalkan.. my new hunnie :)

si joomla juga baru juara loh.

baca beritanya disini

November 2, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:25 pm

i really want to get out of this.

October 31, 2007

mantra pagi pagi

Filed under: cacatan - Administrator @ 4:49 pm

sesungguhnya dibalik kesusahan, ada kegembiraan. :)

ya. percayalah semua yang sulit akan berakhir. lambat atau cepat. tergantung kita maunya cepat atau enggak. sama seperti kegembiraan, yang tentu juga suatu saat berganti menjadi tangis. memenuhi klausul alam: satu-satunya yang abadi ialah perubahan itu sendiri.

dan setelah hujan lebat.. mataharinya muncul lagi. mungkin nanti nanti bakal mendung atau gerimis. tapi jangan terlalu mengkawatirkan yang belum terjadi.

jadi hari ini, pagi-pagi bangun dengan mantra “I’ll be fine today. Im fine today. I feel great today” berbuntut pada sebuah keinginan mengontak tante grace. TG. nagih janji karaoke bersama geng hihahihi: virus2 lantai enam arta graha building.

bukan cuma tratiran karaoke yang didapet. karena ternyata TG lagi nyet up kantor cabang di spore. bakal running akhir tahun ini. wanna join? hehehe.. seems like a way about “kalau kamu benar-benar menginginkan maka seluruh alam raya akan bersatu mewujudkannya” hehehe..i just remember what i wished last week.

indah. menggiurkan. tapi ingat thesis yang belum kelar. but its okey.. kejadian tadi pagi kembali mengingatkan, mintalah yang kamu inginkan. maka universe akan mewujudkannya. cepat atau lambat. :P

well.. today i freel great. it’s so nice for being positive today. bahkan mantra “hari ini gak macet dan aku gak telat liputan” sukses membuat gue hadir di acara liputan. undangannya jam 9. aku berangkat 10.20 karena musti ngerjain macem2 dulu. kedoya- kartika chandra cukup 40 menit saja di jam2 yang biasanya tol padat merayap. nyampe sana jam 11, dan acaranya baru saja mulai. hihihihi

oh.. senangnya mengucap mantra…. :P :P :P

October 30, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:17 pm

Was I out of my head? was I out of my mind? How could I have ever been so blind? I was waiting for an indication It was hard to find Dont matter what I say only what I do I never mean to do bad things to you So quiet but I finally woke up If youre sad then its time you spoke up too

-out of my head; fastball-

as a ussual.. im just an evil in your eyes. i, who didnt care about others. yes. i accepted. even there’s always an argument about that. im not a natural born evil.

but, ok. i accepted. i’ll change for my self.

and today, such a perfect gloomy day for my heart, and then fitrie and sali talks to me. my two married friend, said the same point. yep. i understand and agree. and also thank for all of u. friends which suddenly comes up even we dont see each other for a long time, even they dont know about my problem at all. they just remind me that we always being loved. and also all of my best friend. -getting tired with all my up and down story-. thanks for remind me to be slowly, dont take it seriously. now, slow down Ca. yup. im on that phase.

well.. we know it never easy, but i feel i do fine. and maybe better tomorrow. i wont push him anymore. i wont ask.. or do..or say anything.

btw, sering ngalamin gak.. pas fase patah hati saat sebuah hubungan usai, lalu semua alam raya seolah mendukung dengan langit yang menangis -ujan deres ataupun rinai :P -, lalu kalian harus buru-buru masuk taksi dan entah kenapa si supir nyetel lagu yang kemudian bikin inget momen pas masih bareng. atau kalaupun gak naik taksi, jadi harus naik bis kota dan ada pengamen yang nyanyiin lagu “saat masih bersama” yang tiba tiba bisa membuatmu berkaca kaca dan pengen ngasih duit seribu? . hehehe… i was there.

-nih postingan menye menye banget sih??? -

October 29, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:13 pm

and your thoughtless words are breaking my heart….

mood: undefined

October 28, 2007

25: a journey

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:36 pm

so here we are. after all that things we’ve done together. and now i’ve learn very hard : nothing wrong to want perfect, but if only… (IF ONLY) you can let your ego gone for a little thing, you wont loose a biggest one. you already have a lot, why bother a little thing?

so, here I am. with my ego. ruin everything build. i keep thinking since last nite.. even when i walk in senayan this morning.. why I always destroy something that i want it most? i my self, who ruin everything that i want it most. so i understand what you’ve said. well, thankyou for let me learn about my self.

then there you are. so unhappy. tired. misserable. and you admit that as your fault to not to being decisive. so hard to say no. too fear to loose a friend (or fans). i know that you are still the same one who starring at me at that nite when my home locked. i know you are. but now you are being hurt. we both. and need a time to make a distance.

dan hari ini, pas lagi makan bandeng presto sangkar telur, dan nyadar gak sama kamu yang biasa ngajakin suit buat makan bagian ekor, atau sekadar tebak-tebakan mana bagian ekor, well.. its hard to deny that i already miss you.

si mas-mas di meja kasir juga nanya. sendirian,mbak? and i just realized that we are their loyal customer on weekend. hm…. :)

all we have to do or say for this phase is NOTHING. just keep quiet. let this find its own way. wether the way which get us together or just a way to free ourself. just pay more attetion for own self. each.

October 27, 2007

back to jakarta

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:52 pm

kembali ke jakarta. dengan bandara yang selalu terasa annoying.. hihihihi.. (gayamu, ca..ca!) but sometimes, we have to wait, and face all that f***t for the great things on the other side.

actually, i wanna write a lot of things. but i have to meet my buddy, advis. and schaat meet another girl. maybe they talk some “serious topic” about their relation. i only plan to chit chat. also digging some information for my future project.

October 24, 2007

escaping

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:05 pm

saat jakarta kembali sibuk, ada celah untuk menundanya. pergi ke kota yang sangat teratur. even barangkali, chaos nya pun teratur. yups. singapore. not far from jakarta. tapi lumayan bisa menjaring inspirasi.. :)

liputan satu hari berbuntut cuti. tapi niat ke phi phi island, batal. ada hasrat lebih besar untuk tinggal disini. nengokin teman. cari celah kesempatan. dan menikmati keteraturan. tujuannya juga jelas. berburu inspirasi di outdoor advertising exhibition di suntec, juga ikea dan tentu saja used books di bras basah dan far east palaza. serta beberapa exhibtion di esplanade plus FO nya Esprit dong ah!!! :p

empat hari yang menenangkan. “ca.. ayo dong disini aja. temen-temen kita udah banyak yang disini kan?” teman jaman kuliah ngompor-ngomporin.

huhuy… jangan bilang saya enggak tergoda. dengan sistem bebas macet seperti ini, banyak energi yang lebih bisa diubah menjadi hasil positif. tapi.. uhgh.. dua kaki ini masih tertahan di salemba UI.

October 18, 2007

link..link..link!! book

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:11 pm

great literature

guardian unlimited books

nytimes.books

bookslut

merenung

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:25 pm

sebelum melakukan sesuatu yang besar untuk hidup, ada baiknya melakukan perjalanan. berdiam. merenung. lalu berdialog dengan diri sendiri. and all i want now is koh phi phi, thailand. hihihihi….

ouuughhhh… is that a perfect bluuuuuuuuuuuu????

lalu QQ cuma melenggos. alesaannn!!!!

loh iya toh? butuh energi dan kesegaran prima kan memulai sesuatu? :)

btw, schaat is back. im happy for a while….

October 17, 2007

my office is my home

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:32 am

tiga hari ini, enggak ada pasokan air di rumah. sama sekali. si ibu pemilik rumah, yang juga tinggal di sebelah rumah kontrakan ku, mudik. artinya, tidak ada aktivitas listrik yang nyala. termasuk sanyo. dan ugh.. lihatlah yang terjadi. baju kotor numpuk bikin sepet mata. masalah piring kotor, selesai dengan air aqua. sehari pertama, air itu juga yang kupake mandi. hihihihi…

tapi hari ini, juga kemarin, aku milih mandi di kantor. lebih praktis meski harus jalan pagi. masih dengan rambut basah, berkaos (aku punya alasan buat gak berseragam biru yang membosankan itu hehehe), bersandal rumah komplimen marriot, lalu nyalain komputer sembari ngandukin rambut basah. hahaha.. enak juga ya… rasanya seger banget.. buat nulis tugas pertama.

mungkin seperti itu kan kalau punya bisnis sendiri? SOHO. mau kerja kapan aja, susah senang dikerjain sendiri minus ngegerutu berasa jadi buruh? uughh…. -plis plis..plis-

is it that feeling?

October 16, 2007

agendaaaa

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:46 pm

21-28 oktober: IndoChine Festival 2007, singapore.

24- 28 oktober: ada islamic book festival , jakarta. (lupa tempatnya dimana)

26 okt-2 november. European Film Festival “Europe On Screen”

28 okt: ulangtahunnya bos pansus parpol. hehe.. GP, lah… :)

29 Okt: deadline daftar CCF.

1-30 Nov : Art summit, Jakarta.

Bibbi Sica magische Bibliothek

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:14 pm

mumpung belum kuliah, mumpung jadi wartawan telepon (!!), aku meniatkan diri dengan sungguh-sungguh untuk ngurusin koleksi buku. mas hidayat freedom udah setuju, aku bisa isi aplikasi free lib as soon as freedom buka. berarti mesti mikirin, data base yang dulu sempet diisi. huaduhhhh…. dimana dulu back up nya??

pengennya sih.. tentu jangan sampai perpustakaan ini jadi perpustakaan rahasia bibi sica hehehe (Bibbi Bokkens magische Bibliothek-Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup) .. thats why aplikasi freelib jadi sangat menarik. terfikir juga buat ngebisnis in.. cuma ya, masih mikir format yang enak lah.

ngurusin buku, buat aku, punya keasikan sendiri. masalahnya, emang demen. pas kecil aja, hobiku bikin katalog belanja ala carefour gitu. gak beda asiknya saat ngatur ngatur buku. saat belum banyak, dibagi berdasar subjek besar saja. agama. matematika. sastra. geografi. ekonomi. filsafat. sosial-kiri :)

saat memilah milah.. dasar gue orang romantis-hehehe- malah teringat kisah-kisah dibalik pemilikan buku buku tersebut. hasil nyolong perpustakaan (UPSSS!!) .. di kadoin.. beli pake indent, beli online..hasil malak milik sahabat, hasil wishlist yang didengung-dengungkan, hasil berburu buku diskon saat festival buku gede2an . atau palasari.. atau shopping jogja… atau connaught place delhi…bloomsbury.. uh uh….

lama-lama klasifikasi standard itu nggak pas lagi. dan mulai disoriented. lalu mulai searching, how to organize ur library. ketemu klasifikasi dewey yang tenar selain klasifikasi LC (Library of Congress). yup. bapak satu itu, mungkin seperti karakter monica di serial friends. yang keranjingan ngatur-ngatur barang sampai taraf akut.

berikut, kalsifikasi dewey yang aku ambil di gutenberg.

A Classification and Subject Index for Cataloguing and Arranging the Books and Pamphlets of a Library - Melville Dewey

dan ini panduan sederhana mengelola perpustakaan pribadi. :)

marianne katoppo

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:37 am

senin. hari kedua bekerja, QQ datang bawa kabar. penulis raumanen itu tutup usia. Henriette Marianne Katoppo (64), berpulang sehari sebelum idul fitri. -ah gini nih hasilnya kalau putus hubungan dengan internet-

lalu petikan gitar Dan tidurlah -Andra and the backbone mengantar lamunan sesaat

-saya ingat hari itu. sekitar setahun silam kala QB jalan sunda belum wafat. hujan sore-sore. gerimis. tapi cukup menjadi justifikasi untuk berteduh di toko itu, lalu menduduki sofa empuk warna biru. lalu laki-laki, berkemeja hitam lengan pendek, berkacamata minus berdiri di depan saya. saat berbalik, wajahnya familiar. aduh-kok bisa lupa- dia kan cuma BS, politisi muda besutan PRD yang kemudian mapan di PDIP.

tapi karena dia berbalik, saya jadi melihat sampul muka sebuah novel.tipis saja. dengan sampul muka, yang buat saya, menyiratkan kesendirian yang sangat. sepi. tapi indah. pohon flamboyan di sebuah padang. sebuah cover buku yang sangat puitis. indah tapi nglangut. senada dengan judulnya: raumanen.

ah ya!! itu yang disebut-sebut cici lin. sebagai novel yang indah dan mengharu biru. marianne katoppo. -ah. ini sih penulis era nyokap gue- saya lebih mengenalnya sebagai feminis teolog pertama di Asia. Ia juga yang konsisten menggunakan kata perempuan ketimbang wanita. saat kuliah tingkat tiga -paska putus pacar pertama- saya berkenalan melalui karyanya, Compassionate and Free (1979). ia sudah membahas pandangan perempuan sebagai the others/ liyan.

marianne juga dikenal kritis dengan sikap dan pemikiran kartini. meski sebetulnya, sosok manen yang menderita karena cintanya dikhianati monang (adooohhhhh… bahasanya dangdut sekaliiii ) dan akhirnya memilih mati, kembali masuk ke area kelabu. -apa maumu, marianne?-

namun, novel itu tetap memikat saya. mengundang masuk lorong depresi jika dibaca berurutan dengan norwegian wood :P ada sisi diri marianne yang berbeda dengan semangat compasisionate and free, terpapar disana. -ah enaknya penulis, bisa punya banyak dunia, juga banyak pribadi :p -

kami, -aku.cici lin.juga qq dan penari mungil- sempat bertanya tanya sekilas.. manen itu.. apakah marianne. sisi lain yang sentimentil dan romantis. dugh…hh.

lalu QQ membangunkan lamunan: “kenapa Ca? belum sempat ngobrol sama dia dan kucing-kucingnya ya?”

ah.. itu juga. 30 kucing. perempuan tua dan kucing-kucingnya. wartawan kompas jadul banget, trees nio, yang kampiun pada peliputan hubungan internasional, juga berakhir hidup sendiri. dengan kucing yang melolong sedih di apartemennya di New York. (erghhh… apa mungkin adopsi anak tidak populer bagi generasi mereka?? )

sementara doris lessing beroleh nobel nya diusia menjelang 88 tahun. santai dia berucap, mungkin karena dimata panitia, penulis yang lebih tua dari aku sudah pada wafat. (dpt dibaca di strait times edisi singapore)

October 11, 2007

minal aidzin wal faidzin

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:18 pm

untuk semua yang merayakan… selamat hari raya idul fitri. mohon maaf lahir batin.

salam…..

begitu sempurnaaaaa…..

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:20 pm

siang mendung. artagraha lantai enam. kantor mungil TG. sofa tunggal yang empuk. andra and the backbone.

kau begitu sempurna, dimataku kau begitu indah

hm… perfecto.

bener kata schaat. lagu ini emang dashyat. petikan gitarnya..mmmm berasa seperti titik hujan bertemu genangan, pada sore hari menjemput malam. duh…

jadi inget… waktu duduk2 di pinggiran thames… sore sore juga… aih…lalu, asik ngeliatin foto foto london yang ngabisin space hard disk. lebih dari 1500 foto. halaaah….. nengokin nya lagi, jadi bikin kangen. . ..ugh..

then…tring…you got message!

mbak, kapan pulang?
sender: lil bro.

October 10, 2007

pacar reses

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:22 pm
love has its own time, its own seasons and its own reason for coming and staying..also leaving.

gak cuma sidang DPR yang bisa reses. si schaat juga, loh. hehe. maksudnya, reses setelah flirting terbarunya berakhir, untuk mencari kandidat baru lagi. hehehe.. capeee deeee :P

but, sometimes.. yang kayak gitu gitu tuh pada akhirnya jadi bisa dinikmatin aja. meski tentu saja, reaksi awal enggak pernah lepas dari mata mendelik, perut mual, lutut lemas, jantung berdetak dua kali lebih cepat, tangan gemetar lalu dingin, manusia manusia kecil di otak teriak teriak..”HAAA… siapa lagi tuuuhhhh” dan kemudian mata memanas. hiks. namun periode mual lemas itu semakin lama jadi semakin singkat. ughh.. gak tau deh gimana proses adjustment berlangsung hingga saat ini. =maybe because I’m not giving up without a fight??? = hahahaha…..and i still remember how Adhie reminds me. He said..maybe some things are worth the pain and in the end you got nothing.-except that loose, off course..- well, schaat.. my pain is your pleasure..

dan…di suatu siang yang diam, dalam ruang lebar berpilar pilar besar, tanpa sadar kami merunut rekam jejak selama dua tahun dua minggu ini. skor schaat lebih banyak dari aku.(ya iya laaahhh… secara!!!) selisih satu menurut hitungan dia. tapi menurutku, sebenarnya selisih dua. dia punya trend konsisten -dalam artian, bisa dihitung siklusnya- sementara saya lebih insidensial dan reaktif. huhuhu….relasi yang aneeehhh… :(

ughh… bodo ah.

besok pulang kampung. cihuy. mendekat pada mama. mencari hangat di dunia kecil. mmm….. selamat mudik, everyone!!!! :)

October 9, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:31 pm

gak semua hari, indah. dari yang gak indah itu, semuanya gara gara aku sendiri.

heh….

October 8, 2007

berbukalah dengan yang manis

Filed under: cacatan - Administrator @ 6:07 pm

berbukalah dengan yang manis.. haluu… pria pria manis… mari berbuka :) hehehehe…

saat bulan puasa gini..kebanyakan acara masang waktu sore hari. biar bisa buka puasa bersama, sekalian lah. mulai dari launching indeks persepsi korupsi Indonesia yang gak pernah bagus sampai diskusi RUU Parpol.

hari minggu kemarin, gantian LSI yang adain acara. launching hasil survey terbaru periode sept-okt 2007. acaranya di sari pan pasific. tugas liputan cuma dikirim via sms. pria pecinta minke, berbaik hati memfasilitasi antar jemput. sampai di tempat, udah banyak orang ngumpul. sesama pekerja yang bekerja di hari minggu. beberapa mengelompok dan bicara sendiri-sendiri. menjelang acara, jreng jreng… dari pintu ruangan, sebuah sosok bergerak mendekat. slow motion…. ups.. sapa tuh? berbatik merah lembut berdasar putih, sosok tinggi, rambut rapi berhias uban dan senyum yang aih..aih…. uhuy.. :P

GP, bos pansus RUU Parpol, ternyata jadi salah satu pembicara. aduuuh.. mak nyus… well…berbukalah dengan yang manis. :)

freelib from freedom for your lib

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:05 pm

ada tawaran menarik dari freedom institute. bagi yang berniat membenahi perpustakaan -entah pribadi atau intitusi- freedom menyediakan aplikasi database gratis. keterangan itu bisa dibaca di sini

ternyata eh ternyata, aplikasi tersebut bsia digunakan untuk perpustakaan pribadi untuk dua kepentingan. Baik yang cuma sekadar memiliki database rapi dan bersifat stand alone, atau perpustakaan pribadi yang tidak keberatan membagi informasi buku-buku koleksi pribadi ke jaringan internet. jika diperlukan, staf freedom bisa datang dan memasang aplikasi berbasis sistem operasi linux tersebut. untuk keperluan lain, seperti data entry, ya tentu saja dilakukan pemilik perpustakaan.

menarik dan memudahkan.

October 7, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:05 pm

sulit ya boong ama diri sendiri. the more i try to getting closer with the new one, the more i know that i love the old one. sorry, schaat. i cant take my heart of u.

October 5, 2007

before midnite

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:10 am

its fun to meet a guy who looks so ‘blink’ when i talk about ethan hawke on before sunset and before sunrise. its fun to talk with, about all that books and movies; seno, pramudya, quentin tarantino and later, he says about the rumor : tio pakusadewo will cast as minke in bumi manusia which will be directed by nia dinata.

well, its fun. only… just ..fun.

October 3, 2007

DICARI!!!!!!

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:26 pm

DICARI!!!! semua yang merasa pinjam buku saya, berjudul dibawah ini:

Olenka- Budi Darma

Orang-orang Bloomington- Budi Darma

To Kill A Mocking Bird - Harper Lee

Supernova edisi indie (1) - Dewi Lestari

Para Priyayi- Umar Kayam

Manusia dan perjalanan: Dari venecia sampai.. - Sindhunata

The Book of laughter and forgetting -Milan Kundera

A Happy Death - Albert Camus

Dunia Sophie -Jostein Gaarder

Selected Poems: Pablo Neruda -Pablo Neruda (HIKSSSSSSSSS!!!!)

Turning Point- Frijof Copra

The Great Transformation: The Beginning of Our Religious Traditions -Karen Armstrong (UggHHHHH)

uh uh.. tak sanggup lagi menuliskannya.. makin bikin sesek.. -mengorek ingatan itu memang melukai ya?-

kenapa tiba-tiba inget kehilangan? karena semalam saya ingin membuat kategorisasi yang baik. kenapa tiba tiba ingin merapikan? udah lama, pengennya. tapi ketrigger ama experience di sudut pasfest, semalam.


iya, semalam, sudut di pasfest kuningan itu, lebih nyaman. sudah lama tak kesana. terakhir kali, entah berapa bulan silam, sudut itu hadir naif sebagai sebiah kios buku. tempat buku-buku usang dengan pinggiran menguning mengerikan, dijajakan. bersin karena sedikit berdebu. namun menyenangkan. rasanya seperti menemukan tumpukan harta karun di loteng rumah. tak jauh, tapi jarang terjamah.

semalam, kios buku usang itu juga masih ada. dengan tumpukan buku berpinggiran menguning. beberapa terselip diantaranya, memang dalam kondisi manis untuk dibeli ulang. tanpa sengaja, menemukan buku karya budi darma. NY Talis (1983). entah sejak kapan, saya seperti punya ketertarikan luar biasa dengan karya-karya budi darma. meski tak selalu berniat mencari atau melengkapi karya-karyanya, tapi seperti selalu ada kesempatan untuk menyelusuri budi darma. tanpa sengaja, namun selalu bisa disyukuri. proses serupa saya alami juga dengan karya-karya umar kayam. -ah, jadi ingat si penarimungil dan ulang tahun budi darma april silam, mungkin. ;) -

karya budi darma, selalu menarik ntuk dianalisa. tak perlu diberi tugas dengan hadiah nilai kuliah atau pelajaran sekolah, saya selalu tertarik untuk mencicipi pelan-pelan, lalu mengunyah lama-lama, dan menelan dalam-dalam. ada sesuatu dalam aliran kata-kata yang menderas seperti air kran yang terbuka. ngocor aja begitu. tapi tidak dangkal. gaya penulisan yang pendek-pendek juga meringankan beban.

peekenalan pertama pada budi darma, ialah olenka. tak sengaja saya membaca olenka di perpustakaan sma 1 semarang, saat kelas dua. kabur dari pelajaran bahasa indonesia yang menyebalkan dan sangat membosankan, dan berbohong pada petugas perpustakaan -saya bilang saya dihukum tidak boleh masuk kelas karena telat 30 menit- saat itu, gara-gara olenka, saya sampai punya kakak khayalan -cewek cantik molek yang tubuhnya laksana peta menuju surga- bernama olenka juga bercita-cita punya anak bernama olenka.- hahahaha

lantas semalam, karena membaca ny talis yang cepat habis -saya begitu rakus melahapnya- saya teringat olenka. segera begitu tiba dirumah, setengah mati saya mencari olenka. edisi tahun 1983, saya beli di pinggiran jalan deket dalem kaum bandung, 1997.

saat mencari, mulai panas dingin. tak ada. tak ketemu. aduuhh… lutut seketika lemas. dan tambah nyesek begitu saya juga kesulitan mencari buku-buku lain. ughh. ugh. UGH!

thats why, saya bikin pengumuman meski kecil kemungkinan dikembalikan, tapi barangkali membuka peluang untuk sejumlah teman memberikannya sebagai hadiah pada saya. HAHAHAHAHA…

thats why juga, saya berniat merapikan perpustakaan pribadi. katanya freedom institute nawarin program aplikasi database gratis, bahkan untuk perpustakaan pribadi. -besok deh, saya tanya-

dah ah…

September 30, 2007

selamat jalan kenji nagai

Filed under: cacatan - Administrator @ 6:29 pm

jumat. my day off. wearing my red shirt, mengikuti serbuan pesan mengenakan baju merah sebagai bentuk simpati atas pergerakan teman-teman di burma. hem.. simbolisasi kosmetik. buat seru-seruan aja. karena simpati itu ada di hati dan otak.

malam, berita metro. ditayangkan gambar perkembangan terkahir di burma. kenji nagai, wartawan jepang, tewas. tubuhnya menjadi sasaran tembak jarak dekat tentara bersandal jepit dan bercelana komprang. nagai, wartawan televisi kantor berita jepang APF, tewas di tempat. semasa hidup, ia membuat orangtua cemas. nagai menjelajah dunia, sebagai wartawan. ortu saya juga mengalami kekhawatiran serupa. padahal ya ampun…. anaknya gak segitu segitu amat kaliiii…. :P

jaringan internet di rusak, namun para blogger dengan segala cara memungkinkan gambar kesewenangan junta myanmar terlihat di seluruh dunia. hidup blogger!!!!

well…selamat jalan, nagai. dia orang yang percaya, dunia bisa berubah karena kerja pers, sementara banyak orang sekeliling saya mulai apatis dan pindah kendaraan, tak lagi berjuang di jalan yang sama. juga, my salutation buat semua blogger yang memungkinkan informasi tak mudah ditutupi.

September 27, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:20 pm

alhamdulillah gak jadi ilang… :)

aku sempat menitipkannya di jagat maya, ternyata.

hiks

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:55 pm

ternyata paling sedih tuh kalo keilangan foto ya. hiks.. momen jogja short escape, dengan sebuah bingkai langit biru parangtritis. aduh.. sempatkah aku menitipkannya di jagat maya?

September 26, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:29 pm

semua orang lelah. jangan mengeluh.

You had a bad day The camera don’t lie You’re coming back down and you really don’t mind You had a bad day You had a bad day

Well you need a blue sky holiday The point is they laugh at what you say And I don’t need no carryin’ on - Daniel Powter

September 25, 2007

take care ya..

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:45 pm

satu teman, beranjak pergi. dia pamit dengan manis. meninggalkan sekerumunan pekerja berseragam biru.

take care, ya din. hopefully you’ll be find a great great happiness in a new place.

September 22, 2007

saatnya diam

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:32 pm

saatnya diam, finally.

aku udah nggak peduli apa yang dipikirkan dan semua angapan. tidak akan ada pembelaan, tidak akan kusuarakan penjelasan. aku lelah. biar saja kalau dianggap menyerah.

kalau beruntung, suatu saat waktu akan membuktikan kalau ada kesalahan besar. iya, kamu salah besar. kalau tidak, ya aku anggap saja semua ini hukuman. puaskah, sekarang?

September 19, 2007

menjenguk friendster

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:45 pm

dulu aku ikutan friendster. aktif. punya temen baik-baik yang suka kasih testimoni setinggi langit meski tak melepaskan unsur ke degil an yang berlebihan. hehe.. kadang-kadang, kalo mbaca jadi kepikiran ..”emang gini ya yang dipikirin orang lain atas aku?”

tahun 2004, aku off. cancel keanggotaan. dibilang ingin menghilang, ya bisa juga. yang jelas, jadi menarik diri dari radar jangkauan kabar. sebetulnya enggak fair juga untuk yang lain. tapi sudahlah. itu kan pilihan. ada yang tersinggung. ada yang biasa aja. ya, sudah. sampai sekarang bertahan. aku gak publish di friendster.

tapi….. aku punya juga account friendster. gunanya buat liat-liat kalo lagi pengen tau kabar si a, kabar si b dan seterusnya. seperti melihat seseorang dari jarak yang aman, tanpa diketahui orang bersangkutan.

pun hari ini. enggak sengaja sebetulnya. tapi ya wes lah.. terlanjur. dan wuiih… waktu tuh emang enggak terasa larinya. tau-tau si ini dah punya anak dua, tau-tau si itu udah pindah ke singapura. tau-tau si c putus ama a, en pacaran ama bule. sementara mantannya dulu dah punya anak cewek yang lucu. gambaran keluarga kecil bahagia jelas terlihat. -ya iyalah.. mana ada sih yang mau majang foto-foto sendu-

fuih… lalu gue melihat geng cewek2 single. hahaha.. anggotanya makin menyusut. im happy to them. ya bagus too… seorang teman yang terkaget-kaget dengan kisah cinta teman kami lainnya, menelepon. campuran kaget dan happy. buntutnya nanya, “lo kok gak ikut friendster lagi sih?”

karena itu issue yang lama, cuma gue jawab, males aja. komentarnya, “kok gue masih seneng ya.. ya gue sih ngerasa hidup gue baik-baik aja. malah lebih baik dari dulu, jadi ya fine-fine aja.”

no offense, sih. tapi lantas muncul pertanyaan.. “apa hidup gue sekarang lebih berantakan dari dulu ya jadinya males narsis di friendster?” hehehe…

usai menyambangi friendster biasanya ada perasaan sendu.. tapi ah tiap orang punya masalahnya sendiri tooh. yang kawin ataupun enggak. beda level beda jenis. tapi tetep kan menangung bebannya masing-masing-

note for today-untuk di follow up-:

:o telah dibuka jaringan katolik liberal.

:o pikirin ide tesis yang kedua, tentang pemetaan itu. emang rada sulit, tapi untuk semangatnya, bayangkan sebuah nama di referensi pertama penelitian selanjutnya. it could be you. heheh.. nari memang benar.

:o lakukan akselerasi penyesuaian lebih cepat. kalo lo gak bisa jadi wartawan yang manis, ya udah. gak usah jadi manis. brand positioning gak mesti jadi angel.

:o politisi muda pkb itu menarik juga. hihihi

:o seringlah menelepon ayah dan ibu, juga adik dan kakak.

:o jangan membiasakan diri tergantung ama schaat. bukan karena butuh sebetulnya, toh semua karena manja biar punya alesan deket2. hahahaha…payah lu, ca.

September 16, 2007

getting sentimental over you

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:44 pm

yuhuuu.. sepi sepi sepi. rossi beratraksi. tapi kamu (meski berada di ruang yang jauh) yang kulihat sedang memelototi televisi. mana bisa kamu lewatkan gp?

di london dulu, saat menyusuri regent street hingga picadilly dan iri berat sama banyaknya pasangan berfrench kiss di senja hari, kamu juga yang teringat dan menimbulkan rasa nyeri.

jauh, dekat, terkadang absurd. saat jauh, imajinasi terbangun begitu dekat, terasa kamu begitu dekat, begitu bisa dipercaya atas rindu yang kamu punya. saat dekat, aih…realita kita betapa jauhnya. meski rasanya, cukup bahagia. Semua tampak mendekati sempurna kecuali waktu yang keliru menyambangi. for you its never enough to fight for.

hm.. berkali kali berniat melupakan juga tak pernah terealisasi. menjauh ialah pekerjaan berat. apalagi melupakan. lari sesaat ke halaman-halaman buku ataupun situs internet, cuma sekadar buying time. pengetahuan memang bertambah, aktivitas otak bisa membangun kepercayaan diri. tapi saat waktunya tiba akan meledak dan menyisakan keping. schaat bilang makanya jangan sampai cinta mati. ya iyalah, ia lelaki. pada dasarnya, cinta lelaki hanya hasrat birahi untuk reproduksi. tapi kalau punya sayang, mungkin bisa bertahan lama.. sampai mati.

makanya ia bilang, ia punya keinginan seorang perempuan dengan imajinasi dan obsesi yang tak liar sebagai istri. yang tak banyak bertanya dan mempertanyakan. yang bisa menyambut suami di rumah dan menawarkan pijitan ringan penawar lelah. yang patuh, yang bisa menyenangkan dan tak memberi masalah -beban pekerjaan sudah begitu berat-

kalau itu, dari dulu aku sudah percaya teori itu. beristri, cari perempuan yang patuh dan tunduk atas hegemoni kaum lelaki. yang tak neko neko. tapi untuk berselingkuh, silahkan pilih perempuan cerdas mandiri. oke buat sparring partner diskusi, paham kesetaraan hingga tak terlalu menghabiskan kocek untuk kencan gelap, dan tak ribut protes minta dikawinin. -gengsi- hahahaha… capee deeeeh…

fiuh.. from sentimental to cynical. -i just dont wanna miss u tonite-

links

Filed under: cacatan - Administrator @ 4:15 pm

International Religious Freedom Report 2007 for Indonesia

Indonesia’s 1969 Takeover of West Papua Not by “Free Choice”

kantor berita commonground

menulis atau memantau?

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:47 pm

dua minggu lalu, bertemu mbak ana. wartawan harian nasional yang buesaar. dia melontarkan pertanyaan, tentang eksistensi. “Lo mikir nggak sih tentang kerjaan kita. ya gini ini. nulis, nulis, tapi ya udah. ya gini ini.. “

maksud pertanyaan sedikit berkeluh kesah itu ialah frustrasi yang kadang-kadang muncul dan bikin depresi karena ngerasa apa yang dikerjain, sebetulnya gak terlalu banyak bikin perubahan. fiuuuh…. beraaat… :P

waktu di lifestyle, sumpah mati isu eksistensi (yang sempat menjangkiti saat bertugas di desk metropolitan dulu), jarang mampir. adem ayem damai. pergulatannya ada di area bagaimana bisa lebih mengedukasi dan tampil shopisticated -gak bahas gosip dan berusaha gak terlalu mengarahkan pembaca jadi konsumtif-

keluh kesah mbak satu itu, ditanggapi beragam rupa. aku termasuk yang senyum-senyum pandir sembari mikir,.. siyal.. berasa lagi deh nih virus yang depresif. di negara demokrasi terbesar, Amerika Serikat, media massa diyakini menjadi pilar ke empat demokrasi. maka, sebagai orang yang percaya bahwa demokrasi ialah sistem terbaik bagi kehidupan bernegara (asal ada perlindungan untuk HAM), masuk akal dong kalo saya menganggap kerja wartawan itu kerja yang serius. kerja yang berkontribusi jauh. dan karenanya, punya konsekuensi serius. wuihhh… beraaat.

akhir bulan lalu, buku Wars Within karya Janet Steele diluncurkan. dua tahun lalu, saat saya sempat berguru padanya di pantau, ia masih bersibuk-sibuk mengerjakan projek itu. Ia menulis tentang majalah tempo. penelitiannya dilakukan selama enam tahun. dalam sebuah milis, mantan wartawan Tempo Martin Aleda menulis begini “dia menulisnya dengan empati, sementara orang lokal, terutama orang Tempo sendiri, belum sempat berpikir menuliskan riwayatnya sendiri yang begitu kaya dan sarat dengan ironi.”

kenapa tempo?

Janet jatuh cinta dengan dinamika di dalam redaksi. Melalui jatuh bangun Tempo ia menggambarkan industri pers Indonesia, dengan segala kompromi yang kemudian membungkamnya. menurut Martin, Janet tidak menyinggung “idealisme” Tempo yang begitu memikat pada mulanya.

awal beredar, laporan-laporan Tempo sering tidak ditemukan di koran atau media lain. Bahkan sempat jadi sumber berita bagi koran terpandang: Kompas, Sinar Harapan, The Straits Times Singapura, kantor berita AFP dan Reuters.

Namun, tulis Martin, melalui satu rapat di Wisma Tempo, Sirnagalih, dekat Puncak Pass, “bendera” kebanggaan itu diturunkan. Tak seperti biasa, GM membuka rapat dengan naskah di tangan. Intinya, perubahan orientasi, dari majalah yang dinanti-nanti karena beritanya eksklusif menjadi majalah yang “mengekor”. Beberapa wartawan menentang pembalikan haluan itu. Dengan segelintir oposisi dan floor yang mengamini GM, maka tumbanglah sudah “bendera” Tempo. Dia tinggal hanya sedikit lebih berharga dari rangkuman kliping koran.

kompromi, tentu bukan hanya terjadi di sana. dalam skema personal, kompromi terjadi di banyak hal. kompromi untuk sekadar menulis biasa-biasa aja, hingga kompromi indepedensi yang berbasis kebenaran.

nggak terima amplop ialah mekanisme mudah yang saya percaya tidak akan berujung masalah. aturan untuk itu, sudah saya pilih dengan tegas. gampang. mungkin kalau saya sangat yakin dengan indepedensi saya, pilihan itu tidak menjadi prioritas. wallahualam. waktu masih di lifestyle, saya emang nyaman-nyaman aja terima goodie bag. apalagi kalo emang berhubungan dengan produk. (walau Aliansi Jurnalis Independen menyatakan tidak pada souvenir ) pertimbangannya, less conflict of interest, dan gak pake uang rakyat. pendanaan goodie bag kan dari company bersangkutan ya.. bukan apbn atau apbd gitchuu… :P

yang kedua ialah kedekatan dengan narasumber. kedekatan macam apa yang cukup aman tapi santun? gimana mengelola kedekatan tanpa menjadi corong narsum yang bersangkutan? seorang teman di desk ekonomi mengaku, ia memohon ijin untuk menulis berita berkaitan dengan narsum yang sudah seperti abang sendiri” meski si “abang” tidak keberatan dan akhirnya berita miring itu turun, kenapa mesti ada mekanisme minta ijin? bukankan sudah ada mekanisme konfirmasi?

memang, tidak sedikit narsum yang kemudian menjadi teman. saya punya beberapa di lingkup lifestyle. tidak terlalu menimbulkan konflik kepentingan, mungkin karena area itu kan tergolong “ecek ecek” di sebuah harian nasional. -beda cerita kalo emang majalah lifestyle- kedekatan itu paling berupa makan bersama di hari ultah, atau akses informasi yang duluan. ya jangan sampai deh jadi daftar debitor saat diperlukan. hehehehe.

yang ketiga, dan paling sering terjadi sehari-hari ialah kompromi dengan keterbatasan. aduh.. saya masih begini nih. masih susah aplikasi meski ada niat di hati. keterbatasan nara sumber, keterbatasan waktu, keterbatasan pulsa telepon, (hehehe) akhirnya berujung pada kompromi sebuah berita yang pas pasan. tidak menulis, tapi memantau berita. ugh…rada nyesek. masa cuma itu yang bisa dilakukan?? apalagi kalo disuruh bikin berita follow up, eh njelalah dapet pendapat berbasis curhat. aduh.. mati gaya deh. apalagi kalo harus tanya orang-orang DPR. la wong mereka kan emang jual kata-kata. kalo cuma sekedar pendapat, oo..si itu gak mentingin kepentingan rakyat, o.. si ini gak peka ama kebutuhan rakyat.. halaaah.. gue juga bisa. hihi..

maksudnya gini loh, kalo lantas pendapat itu jadi pembuka sebuah wacana akademis dan teori baru, ya oke lah. tapi kalo sampe selesai wwcr isinya cuma curhat “kami mengedepankan kepentingan rakyat” aduh, tape deeee…

nah, ketidakahlian memilih narsum itu yang bisa nganter sebuah berita pas-pasan. memantau pendapat orang yang bisa berubah pagi dan sore. politikus sapu jagat, kata schaat. semua yang ditanyain bisa dikomentarin. bombastis dan bisa dijual jadi headline.

bergubung masih bego di desk ini, ya mudah-mudahan gak jadi kompromis tulen. jadi emang harus lebih kerja keras buat nyesuain ritme dan mempercepat terbukanya akses yang lebar. -jadi bisa memilih narsum sesuai kapasitas, bukan karena paling gampang dihubungin di hari minggu :P -

posting martin aleida tentang wars within

btw….. gleg. narsum yang kuhubungi ama sama narsum yang dipake temen seperjuangan. damn. kok bisa ya. dia masukin berita jam 12.46 aku nulis jam 2an meski wwcr jam 11an. duh.. begonya akyuuu…..gini nih kalo jadi wartawan telpon yang miskoordinasi. hahaha.. ca..ca.. payah lu

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King