no need to race about : I cannot always choose my battlefield

June 30, 2005

Gie, catatan dini hari

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:42 pm

Tak banyak waktu lagi untuk saya. Ini sudah Jumat. Deadline mingguan. Namun saya seperti terkena writing block yang gila banget. Tertahan menulis. Tertahan berceloteh.

Masih tiga topik tulisan menjadi hutang. Itu berarti tiga halaman penuh bermuatan delapan kolom koran. Setara dengan masing-masing sekitar 300 baris, 30 ribu kata. Menuntut perbedaan perspektif, karena memang tidak bicara hal yang sama.

“Satu-satu lah. Nanti kan juga berkurang,”

Nasihat klasik. Sering terdengar. Tapi percayalah, perkataan biasa itu punya kekuatan saat diucapkan seseorang yang tidak biasa.

Berbekal semangat mendobrak selubung blok mental, saya menghabiskan malam di ruang besar dengan suara ac yang menderu. Dua buku terbuka lebar. Catatan Seorang Demonstran bersampul Nicholas Saputra ada di pangkuan saya. Sementara buku 40 tahun Mapala UI tergeletak tak jauh dari jangkauan tangan.

Dua tugas harus selesai sebelum pukul 12 siang, sebelum saya menjumpai Nicho untuk sebuah wawancara. Dan hingga tujuh jam menjelang, saya baru merampungkan satu tulisan panjang saja. Menyapa masa lalu secara pop. Duh! Dan itu pun dengan kegetiran dan kegamangan yang sangat menganggu. Pertaruhan mahal. Pembelajaran besar. Apalagi jika sebuah topik yang sama akan dibahas jurnalis handal lain seperti Bre Redana, misalnya. Alamak, saya ini siapa?

Mengenai Gie.. well, saya larut dalam jurnal hariannya. Dalam kehidupan seorang aktivis yang mengenal cinta dan sedikit melankolis. Gie akan menjadi ikon. Dan mungkin t-shirt seperti yang dipakai model iklan Kompas akan menjadi prasyarat gaul yang kewl. Sementara bukunya masih relatif mahal. Jauh dari kesan Gie yang merakyat. Ide-idenya yang segar dan berani terkemas mewah dalam balutan budaya pop yang gempita.

Btw…Koran terbitan baru sudah cetak. Lay out hari ini juara dari kemarin-kemarin. Nendang! And I start to feel something. Hope that sunday edition will be great. not just good.. coz I need fabolous!!!

Adzan Shubuh mulai terdengar. Saya butuh penyegaran.. butuh perbincangan.

when blue and red collide

Filed under: nukilan - Administrator @ 12:39 pm

Kalin adalah merah dan Lando adalah biru. Dan ketika merah dan biru bercampur, maka ungu yang terlihat. Kala dua emosi bertutur, maka harusnya ada chemistry yang tertangkap.

Well, menikmati Ungu Violet sendirian, berbekal breadtalk dan sebotol juice apple emang nggak suck2 amat sih. Kecuali dua gadis belia yang duduk mengapit saya, tak henti terisak memandangi Lando yang sekarat. Menatap kisah cinta yang nyaris mengundang pedih berlipat.

Ada Kalin yang sama sekali tak mengalami gegar budaya.. meski berpindah status dari gadis penjaga busway menjadi model ternama. Kalin yang kyutti banget… yang membuat saya ikut tersenyum bahagia kala paras jatuh cintanya merona. yang membuat dada saya sesak ketika ia bertukar rindu dengan eyangnya..

Ada Lando yang keras, diam, tapi menawarkan romantisme yang terkesan kasar namun berkesan. -Saya suka sekali ketika Lando memegang tangan Kalin dalam elevator, seperti ketika Lando menarik Kalin memasuki kamarnya. Sebelum pagutan yang tersenseor, huh!-

Ada eyang yang begitu mewarnai bingkai kehidupan Kalin. Mewarnai kegelisahan Kalin menunggu telepon di pagi hari. Menggetarkan Kalin ketika rindu tak cukup tersuarakan melalui denyut pulsa. -Mengingatkan saya pada orang-orang yang jauh lebih tua dan merindukan perhatian, mengingatkan pada banyak kerabat sepuh yang terlalu lama tak saya sapa -

Ada kalut, ada sepi dan ada kejutan di akhir cerita.

Ada adegan-adegan cemen yang terlalu hambur. Tapi mungkin begitulah hati, begitulah manusia yang terkadang melankolis tanpa terukur.

Ada runutan logika yang mengganggu otak saya. Tapi, menikmati gambar yang terbingkai menawan dan berteman musik mengalun indah (Piyu, You Rock!!) memang melegakan mata dan hati. Cantik! Sungguh..betul-betul cantik..

“aku udah nonton ungu violet”

“oh. sama siapa?”

“sendiri”

“mm.. trus gimana?”

dan satu jam berikutnya adalah diskusi yang menyenangkan. adalah tambahan pelajaran baru buat saya yang masih buta dengan teknis pengambilan gambar dan kamera. adalah percakapan yang nyaman, yang tak ingin saya usaikan.

“Kamu sih.. aku ajakin nggak mau”

“Yah gimanaa, sabtu minggu kemarin kan emang nggak libur?”

“Yee.. kan ngajaknya hari Kamis. Pas premiere”

“Kapan? emang ngajak? “

Astaga.. saat saya yang rumit untuk sekedar mengajak nonton bertemu dengan dia yang sama sekali nggak peka, well…nggak cukup untuk menyebutnya sekedar ‘ungu’. :)

June 23, 2005

milion words -a confession-

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:53 pm

astaga…jagad maya ini betul-betul ruang katarsis sempurna. well.. seenggaknya buat saya pribadi.

blogwalking seharian..[hehe.. bener2 seperti nggak ada kerjaan. padahal sekarang hari kamis dan one day to deadline ] dan nemuin ratusan blog yang ditulis cerdas.

ada yang ngejadiin ajang curhat.. [termasuk saya..hihi] dan banyak banget yang ditulis dengan cara bertutur yang manis. rasanya jadi intens banget. ngerasa kenal dekat, terlibat dalam hidup dan menunggu-nunggu kabar selanjutnya. meneropong hidup orang dengan diam-diam.. aduh..seru banget!

ada yang kemudian menjadi ajang berlatih nulis [ini juga termasuk saya] dan pada bagus-bagus gitu looo… waduh… jadi menciut nih…

blogger makin banyak.. jagad kata-kata makin sesak :) senangnya.. dan saya masih bukan siapa-siapa dengan jutaan kata yang kali nggak banyak maknanya.. hehehe..

buang energi vs investasi

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:22 am

belajar memahami orang itu bener-bener deeehhhh… capek..

buang2 energi.. dan belum tentu jadi investasi…

hihi.. kok itung2an gini ya?

padahal dulu saya punya aturan.. kalau memberi ya sudah.. memberi saja. jangan ngarepin bisa dapet apa..

cuma.. sekarang kok… pff :(

clumsy day

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:52 am

pernah nggak ngerasa kalau kita dah duduk seharian.. browsing sana-sini ngeriset sebuah hal buat orang lain
(even ada gunanya juga buat kita,sih.. apa yang kita tau jadi nambah kan) dan kemudian .. rasanya semua jadi nyebelin hanya gara-gara pekara kecil.

tapi herannya, kerjaan buat orang lain itu teteeep diterusin. even sekarang browsingnya pake acara nyeri hati.. :( hehehe…

kenapa ya? atau emang saya ini tipikal yang suka nyari penyakit. nyari susah dan memuja kepedihan?

wadow… itu tanda2 masochist bukan ya??

  • ungu violet maen euy : pengen kabur bentar dari kantor niyy -

June 22, 2005

serba pas

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:41 am

tanggal tua nih.. harus ngirit biar survive. a.k.a: -jangan gampang laper mata di toko buku -kecuali bisa modus digantiin kantor . hehe ;) - -jangan sekali-sekali nyamperin ambassador meskipun cuma liat2 dvd baru -manfaatkan kupon makan dengan optimal (bleh!)

tapi ternyata, nikmat hidup emang nggak minta syarat banyak. apalagi buat saya yang nggak terlalu banyak keinginan.

pas lagi pengiritan begini.. nggak taunya ada undangan makan. liputan basa-basi. 2days in row. makanan betawi peninsulla, makanan vietnam dan sea food panglima polim. yummi…

pas lagi nggak punya cemilan, eh ada orang yang baik hati bawain bolu gulung dari medan. hmm

pas lagi pengen nonton ungu violet, eh ada yang ngajakin ;)

pas keabisan shampooo niiihhh…eh ada paket loreal hasil liputan. hahaha..

sampe ada yang komentar, serba gratisan kok senengnya bukan main?

yah.. biarin lah… segini aja saya sudah senang riang dan gembira. mengutip perkataan kenalan saya, hidup itu memang sinang sinawang (saling melihat).

kadang2 ada yang bilang… “aduh.. lu enak amat sih. maen2 diitung kerja..” dan kadang2 saya juga ngeliat orang.. “aduh.. hidupnya rapi amat ya”

gitu deh… cuma saya nggak nyesel sama sekali dengan tidak rapinya hari-hari saya. apalagi kalau sudah dibumbui dengan “pas-pas an” tadi..

cuma.. pas saya pengen pacaran.. kok nggak ada yang nawarin ya? hihihihi….

June 21, 2005

direct flight

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:50 am

lagi ngurusin itinerary, nih. nyocokin jadwal, nyocokin tema liputan dan bla bla bla bikin puyeng, jelas.

then, beberapa airlines bikin saya pusing. dari spore lebih murah kalau round trip. tapi kebayang nggak sih balik lagi ke titik awal di sebuah kota di India setelah muter2..

akhirnya jadi harus lewat bangkok dulu. mau langsung ke kathmandu.. mahal euy. budgetnya rada mepet. hehe.. so.. no direct flight, plis.. :)

kadang2,..to reach something in our life juga mesti seperti itu. nggak bisa pake direct flight. well.. beberapa orang beruntung dengan ngedapetin direct flight buat ngejemput tujuan mereka. mimpi, cita-cita atau cinta.

tapi orang2 seperti saya.. ya mesti sabar-sabar kali ya…:) menclok dari satu bandara ke bandara lain. dari penerbangan satu ke penerbangan lain. berbagi sepotong masa dengan orang-orang yang tak pernah sama.

entah bagaimana nasib terjalin. adaaaa saja.. orang-orang yang selalu masuk dalam jalur kita. kadang2 menghilang.. tapi lantas menyapa lagi. orang-orang spesial.. karena buat saya.. orang-orang seperti itu selalu menyisakan PR besar buat saya. kenapa ketemu? kenapa berkali-kali?

tapi, orang-orang seperti ini membuat perjalanan “non direct flight” menjadi lebih menarik dan berwarna.

iya nggak, pak? :)

hehehe…

versus

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:08 am

Seminggu lalu saya nonton di ex. gratisan undangan jam tangan yang belum kebeli sampai sekarang, tissot .hehehe. filmnya sih nggak bagus2 banget.. tapi si mr smith emang ganteng brattt!! mantab lah. minggu pagi itu jadi nggak terlalu nyebelin buat dipaksain bangun pagi.

well.. seperti biasa jolie emang sexy abizz. edan. kalo dibandingin ama aniston, deep down inside i must admit that jolie is fabolous! dalam artian fisik ya, even saya sebetulnya gak ada hak buat ngejudge. berhubung mereka selebritis dunia n semua orang juga ngomongin ..ya wis.. saya jadi ikut berpendapat.

if jolie looks like a goddes.. aniston looks like a girl next door.

but i love the way she act as rachel. and i do love aniston more than jolie. i love the way she try so hard to continue her life. ngebuang semua hal yang berhubungan dengan pitt. ngeganti semua tirai dan sprei ngubah total desain interior rumah tempat mereka tinggal bersama kala itu (just wondering.. knapa gak dijual aja ya.. pasti laku tinggi diantara penggemar memorabilia) semua perhiasan yang dikasih pitt, dibagi-bagiin begitu aja. ;) pokoknya ..end of story deh!

sementara, antara si ganteng dan jolie malah berkesan misterius. makin bikin geregetan.. cool, calm and ngundang gosip macem2,

and si bintang lainnya, tom cruise keliatan hambur menebar kasih ama gandengan barunya, katie holmes. looks like a pedhophilia,.. hehehe..:) i mean.. katie itu kan masih imut bangeettt… nggak ada apa-apanya dibanding mantannya dulu, nicole kidman yang emang mateng dan wanita sekali.. ;)

looks like a battle to get an attention.. who win?

pitt or cruise? aniston or jolie?

jadi inget, dulu, begitu lepas dari tom cruise, nicole justru bisa gila-gilaan kerja dan nunjukin the quality of her.. sweet revenge..lah!

Well,…dalam term sekeliling saya, sebuah pertarungan secara kecil-kecilan juga tengah berlangsung.

seorang mantan menelepon hanya untuk pamer.. “i have a new one.. sweet, kind dan jauh dari egois dan menang sendiri,”

hehehe… plis deh! nggak ada cara lain yang lebih elegan?

dan saya dengan entengnya berucap. “ya bagus dong… kalo kamu udah nemu yang ngerti kamu. well.. it means she’s fit on you,”

cuma ternyata, jawaban saya diterima dengan salah sangka. “kamu cemburu ya?”

jedug!!!! jadi pengen ngebanting telpon

June 20, 2005

home sweet home

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:05 am

di sebuah perumahan di bukit dengan keluarga-keluarga muda yang memanggil kedua orang tua saya dengan sebutan eyang then suddenly “keponakan” saya bertambah berlipat-lipat saya menemukan sebuah “home” meski rumah itu bukan rumah masa kecil saya.

rumah yang tidak besar lapang karena tak banyak barang ruang makan bercampur dapur tempat mama memasakkan kegemaran saya :salem cabai hijau dan sayur bayam ah.. tak perlu itu sesungguhnya. berlauk ikan asin dan sambal pun mampu menemani nasi yang memenuhi piring. dengan nikmat yang tak berkurang.

sepanci besar air panas tersedia untuk kedatangan saya di malam itu. harus dimasak, tak bisa langsung seperti di rumah lama tapi justru itu yang membuat saya melihat kecintaan penuh

tak ada kulkas di rumah itu tapi saya tak ribut mencari air dingin yang menjadi menu wajib keseharian

Hari sabtu, setelah semua kewajiban terselesaikan sepotong waktu bergulir tenang saya biarkan tanpa desakan teman2 saya yang menuntut pertemuan -sorry galls.. i need a time with my parents-

dan pada bangku panjang di bawah pohon mangga dengan tangkai-tangkainya tertahan kayu rakitan papa sebuah bantal besar, sepiring pisang goreng dan tiga gelas besar teh hangat membuat percakapan saya dan kedua orangtua saya menggulir senja dengan sendirinya.

dan ketika malam menyapa kedua orangtua saya masuk ke rumah menjaga tulang mereka “mbak.. pake jaket kalo mau di luar” -pesan ayah saya-

“papamu itu.. kalau malam juga suka disitu sampai jam 12 atau jam 2. kalau disuruh tidur bilangnya selalu: nggak apa2, tidurnya nanti. mau nemenin ica dulu” -kata-kata mama yang membuat saya dezzig -

malam itu saya memilih berbaring she will be loved by maroon five terdengar lamat-lamat diantara keriuhan KDI yang ditonton ayah saya.

diam larut dalam balutan pekat malam dalam taburan bintang yang terlihat jelas dan sesekali cahaya bulan mengintip dibalik rindang daun mangga

bunyi sms seseorang mengusik - hi.. anak mama gimana?-

sebentuk senyum mengembang dengan sadar

-anak mama lagi tiduran diatas bangku panjang dibawah pohon mangga sembari ngeliat bintang ;) -

message sent

June 17, 2005

well done!

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:09 am

so much to do for me today. mesti urusin passport. akte kelahiran, okay. KTP, sip. Surat Rekomendasi, beres. Kartu keluarga.. hm.. diamana ya?

Si papa sibuk ngobrak ngabrik file keluarga. kok cuma kopiannya ya? ya wis.. jalan dulu lah.

mampir keluarahan.. “eh… pak RT” basa basi… secara ayah saya mantan RT getu looo :)

minta arsip kk di kelurahan.. beres.

hari jumat hari pendek. kantor imigrasi yang jauhhhh banget dari rumah kami rada bikin was-was. buka cuma tiga jam dari jam 8-11.

sampai sana udah jam 9. loket buka tapi nggak ada orang.

“beli formulir dong mbak. ” 10.700 untuk sebuah map hijau besar dengan lembaran-lembaran formulir yang mesti diisi.

loket penerimaan form buka tanpa kepala penjaganya. begitu ada mas-mas melintas, langsung tembak. “pak, masukin form disini ya.”

Sekilas dia melihat saya. entah kenapa saya merasa sedang dinilai. apa dia pikir saya TKI ya? hehe

Serta merta dia ambil formulir.

“Besok senin foto ya,”

“Hm..maaf nih mendadak pak. Apa ndak bisa sekarang. saya mesti.. bla.. bla.. blaa..” tiba-tiba teriakan moduuuussss menggema di kepala saya.

Tak tok tak tok.. dia cap berkali-kali. “saya bikin tanggal penerimaan tgl 16 kemarin ya,”

whatever.

setengah jam berlalu. belum ada tanda-tanda. 10 menit kemudian, “mbak , wawancara ya. “

beres ditanya-tanya nggak penting.. bikin sidik jari.

nunggu lagi 15 menitan. foto, click clik…

beres. tandatangan sret sret…

“okey, silahkan. “

260 ribu dengan perincian : 200 untuk 48 hal, 55 ribu untuk photo, 5rb untuk sidik jari. plus sepuluh ribu basa-basi. :)

DONE in 80 minute.

my next job: writing!!!

rekaman kemaren belum ditranskrip. Plus mesti mikirin nyari warnet yang punya card reader. ternyata gak ada. daripada buang waktu muter2.. akhirnya balik ke cara manual. nggak bawa flashdisk, tukang foto do Kodak Express gak mau ngetransferin doang. ya dah, cetak deh. 1500 X 4

“mesti nuggu sejam”

balik ke warnet deket undip. ngetik empat jam untuk 3 tulisan setara 240 baris. pff

ambil foto, nyecan bentar dan gantian ngirimnya yang bermasalah.

pindah warnet.. en violaa…

4 picture in 10 minutes

WELL DONE! saatnya leyeh-leyeh… kembali pulang! :)

June 16, 2005

my wake-up call

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:25 pm

I know there’s something wrong between me and airport. hm.. sesuatu yang berhubungan dengan sebuah keberangkatan. and today… its a peak! I miss the plane.

kali ini nggak pake acara lari-lari dulu. karena dengan suksesnya saya tertidur jam 3 pagi. bahkan alarm yang saya pasang nggak bisa bikin saya melek.

mata saya terbuka pukul 7 pagi. wuih.. berhubung posisi tidur saya menghadap jam dinding.. yang terasa cuma kekagetan sesaat dan menyisakan kegamangan. tiba-tiba bingung mau ngapain dulu…

=)

well.. cuma bisa disenyumin dan gebyuran air dingin.

end up nya.. saya milih ke gambir. yang paling deket dengan kost. dan masih dapet kereta jam 8.30

my dad sms.. “kamu naik apa sih? kok belum nyampe?” hehe.. “masih di jkt” and the message sent

then i sms somebody out there..

“n i miss the plane. skrg sih masih cengengesan. nggak tau entar kalo bikin angus tiket yang rada jauhan” message sent.

then… received “kan ada sensor sbg timekeeper “

hm… serius nih… will u be my wake-up call?
serius nihhhh hehe

sigh

June 15, 2005

not in the line

Filed under: de words - Administrator @ 1:07 pm

kalo emang lagi nggak konsen.. apa susahnya sih bilang..

karena kalau tiba-tiba kamu ngomong.. “apaan? ” padahal udah berpatah-patah kata terlanjur keluar

suddenly… i feel so invisible!!!!

just too sensitive tonight, maybe. pfff

” i count on you”

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:15 am

just keep your good work.. thats enough for me I’ll fight.. anything.. for you. lu mau tetep di desk ini, okay. i’ll fight. just forget that rolling stuff! tapi, ca.. jangan buru-buru get out ya

-just a words from my boss on a clumsy day-

notes for me: should I use this privillege for something that maybe i wont enjoy anymore?

gelar

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:22 am

gelar kesarjanaan saya adalah ilmu pasti: matematika. yang saya dapatkan dengan setengah bermain-main dan setengah keseriusan. nggak bisa boong kalau otak saya terasa melintir mikirin logika aljabar. tapi di saat yang sama saya juga tercengang dengan elegannya proses pembuktian. clear and so beautiful. bersih nggak nyisain celah!

apa yang saya kerjakan sekarang, jauh dari ilmu pasti. cenderung bergelut di ilmu sosial. apa yang saya kerjakan cenderung menggunakan pendekatan antropologi atau sosiologi. Tapi, harus saya akui, cara pikir yang saya dapatkan dalam lima tahun terpelintirnya otak, menjadikan saya memiliki cara berbeda untuk melihat sesuatu. presisi, adalah warisan yang saya bawa hingga kini. setidaknya, selalu saya usahakan untuk seperti itu.

some of people.. bilang… aduh sayang banget. sekolah nya matematika kok sekarang begini? kalau sudah begitu, biasanya saya cengar cengir dan ngeles ” mau nyeimbangin otak kiri dan kanan” haha!!

well, saya jatuh cinta dengan keduanya. saya terpukau dengan rangkaian logika matematika, saya jatuh cinta pada chaos, sama besarnya seperti kecintaan saya untuk menulis. menulis hal-hal yang kadang-kadang terlihat gak terlalu penting atau heroik.

[well, saat mulyana membuka jalan bagi tersorotnya korupsi di tubuh KPU tentu menjadi momen heroik daripada tulisan tentang wine yang saya buat. :) ]

but i love it. dan urusan gelar bukan lagi masalah buat saya.

bertahan hidup tidak cukup dengan gelar. eksistensi diri adalah penjabaran karya yang kita lakukan, bukan gelar apa yang kita punya. just as simple as that!

minggu depan saya harus nulis ttg fenomena ini. ttg kuliah bukanlah satu-satunya pilihan. kuliah hanyalah sebuah proses, sama seperti proses pembelajaran yang bisa didapatkan dimana saja.

pilihan untuk menghentikan sebuah pendidikan formal, bukanlah keputusan tolol. tapi keputusan yang membutuhkan keberanian untuk membuktikan sebuah potensi tidak boleh kaku diolah sebuah sistem.

saat saya bicara seperti ini, seseorang bilang… “ya elu ngomong gitu karena gelar yang lu punya juga kan. jadi lu pede2 aja ngomong”

dia bicara seolah-olah “bukan elu yang memanggul salib penderitaan kami. u never know, soalnya lu nggak ngalamin,”

well, saya juga tidak bermaksud sok empati, karena saya juga tidak ahli untuk itu. apa yang saya rasa, hanyalah sebuah hasil (yang belum menjadi ujung) dari sebuah proses.

June 14, 2005

Filed under: de words - Administrator @ 8:33 am

kalau saat kita bicara dan tercipta jeda rasanya seperti tak ada di sebelahmu saja…

June 11, 2005

gone but not forgotten

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:15 am

there’s someone sometime in my past whom i let to die in my life whom i let to go find his happines

there’s something sometime in my past which i throw far.. so far away

but then today this morning the simple lyrics, simple words, simple atmosphere reminds me that i never really have a distance with all that stuff

June 10, 2005

modus

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:30 am

ada seorang teman, keranjingan memanggil saya dengan sebutan Miss Modus. kebiasaan dia menular kepada teman saya lainnya. dan akhirnya, yang manggil begitu bukan lagi satu dua orang saja.

kesal? hm.. kayaknya nggak juga sih. secara saya memang rada modus juga, barangkali :)

sebagai orang yang pernah belajar matematika lima tahun lamanya dengan kepusingan2 itu, saya memahami arti modus dalam term statistik. parameter yang menunjukkan kekerapan, frekuensi.

tapi modus yang dibebankan atas panggilan saya adalah modus dalam term kriminal. berhubung yang ngasi gelar ini adalah repoter kriminal..(!!)

well, jadinya setiap tingkah saya dibilang punya tujuan tertentu. untuk mencapai kesana, saya dianggap memakai modus tertentu. hanya gara-gara, dia pernah memergoki saya menutup panggilan seluler dengan tipuan. “aduh.. nggak ada sinyal nih… nggak denger. putus-putus nih.. ”

(aduhh.. plis deh. yang pake taktik begitu kan bukan cuma saya?)

trus dengan mata terbelalak dia komentar.. “dasar perempuan modus!”

nggak nyangka, kejadian lima bulan itu menjadi alasan buat dia untuk tetap memanggil saya seperti itu.

so, masa iya ada orang yang nggak modus sih?

jaman saya kecil, kalau saya kepingin berenang dan tidak ada uang saku minggun yang tersisa, saya pasti menjadi anak manis. nggak rewel, berinisiatif nyapu beranda depan (soalnya bisa modus ngeliat in anak-anak yang lagi maen ditemin embaknya, dan mama saya kasihan melihat anak kelas dua menyapu di jam mainnya)

dan akhirnya, saya bisa berenang sambil makan es krim di hari minggu yang cerah.

saat saya kepingin jalan-jalan tapi nggak mampu ngebiayain, ya saya buat menjadi penugasan.

saat saya ingin bertemu seseorang, there’s a million reason to make it happen.

hehe.. atau memang teman saya benar. selalu ada modus. selalu ada niat dan target dalam setiap tindakan saya.

apa salah sih?

adaptasi

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:52 am

the most painful dalam hidup ngejomblo yang saya cintai ini adalah ketika menemukan sebuah adaptasi berakhir sia-sia =)

well.. ini bukan cerita memasangkan dua sepatu kanan dan kirinya. ini tentang sebuah penerimaan sepotong pengertian..

and there’s must be something wrong on me even when i’dont expect too much for getting something so hilarrious

dalam perjalanan panjang saya, ada sebuah degradasi (ini komentar seorang teman)

dulu, lu nyarinya kan yang pinterrrrr banget. yang bisa diajakin ngomong apa aja sampai kalau perlu ribut-ribut berargumen dan berakhir dengan sebuah ciuman. wuitss!!!!

itu dulu…, kata saya.

trus, lu nyari yang sabar karena lu capek ribut-ribut mulu. nyari yang selalu ada buat elu tapi kemudian, lu kelarin juga karena lu nggak bisa boong dengan segala keinginan bebas elu.

itu juga dulu,…kata saya

dan sekarang lu kok nyari orang tanpa syarat?

mungkin karena saya beradaptasi. we cant get all we want. lagian bukannya tanpa syarat.. mungkin karena nggak pake parameter kaku begitu.

cuma nyari orang yang tau banget mau ngapain sama hidupnya, mau mati-matian buat dapetin apa yang dicari. cuma nyari orang yang mengerti bahwa kebersamaan dua orang itu tidak berarti lebur menjadi satu, tapi bekerja sama saling dukung untuk terus berkembang menjadi diri yang sesungguh-sungguhnya cuma nyari orang yang kalo saya bersama ama dia, maka semua urusan terasa clear.. beres. dan saat itu, saya bisa mempercayakan hidup saya sebagaimana dia juga mempercayakan hidupnya pada saya. untuk saling membuka jalan pahala.

wuihhhh….

kalau ternyata dia suka travelling, suka nyetir mobil jauh, itu bonus. kalau ternyata dia suka ngobrolin peradaban manusia, itu bonus. kalau ternyata dia suka baca, nonton and dengerin musik2 nggak umum, itu juga bonus.

tapi sumpeh deh!!! susye banget nemunya. padahal saya sudah beradaptasi begitu rupa dengan semua pengharapan.

or its just about the chemistry?

June 9, 2005

morning at office

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:57 am

yang namanya wartawan, ke kantor itu cuma mampir. berita sudah dibuat saat di jalan. bahkan sudah dilaporkan sejak di venue liputan. ke kantor itu cuma mampir. ngecek berita yang dikirim udah diterima redaktur atau belum. sisannya, setor muka dan buka internet gratisan. pasti aneh sekali kalo pagi- pagi udah di kantor. dianggep mangkir dari liputan.

tapi semenjak nggak ngurusin reguler, saya jadi sering di kantor. nggak pagi atau malam. ngapain lagi kalo buka browsing dan bla-bla-bla. judulnya: memanfaatkan fasilitas kantor yang berlimpah.

apa yang saya kerjain memang sangat fleksibel. tidak tergantung suatu peristiwa. meski terkadang, mengejar nara sumber tertentu bisa jadi petaka. lebih mudah? hm.. nggak juga. tapi kalau lebih mudah diatur, iya. lebih bebas mengeksplorasi gaya nulis, iya. lebih bebas menuangkan ide, iya.

sometimes, kita terlalu terpatok sama hal-hal besar yang mencorong. jujur saja ada kerinduan saya untuk bergabung di reguler kembali. menjumpai peristiwa-peristiwa layak headline. heroik dan memacu adrenalin.

tapi, harus selalu ada orang yang mengerjakan hal-hal yang “remeh”. dan saya sedang berperan disitu. bukan sesuatu yang besar, tapi berarti, paling tidak buat saya.

besar kecil, bagus buruk, hanyalah standarisasi. tapi, buat saya, apapun itu, kalau kita nggak ngerjain all out, cuma rasa nyesel bakal yang tertinggal.

jadi, pagi ini di kantor, terasa sepi karena belum ada yang datang, hanya diramaikan mtv yang saya setel perlahan dan bunyi tuts keyboard yang bergerak liar, well.. must admit that I feel so relieveeeee…

just enjoy what you do, and if thats not ur issue anymore, well, u better go and find a new one which makes u feel like a brand new!!

June 8, 2005

huge plan

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:48 pm

sedang ada yang saya rencanakan. dua bulan lagi, akan saya kerjakan. sebuah pekerjaan, sepotong perjalanan.

tapi astaga… pekerjaan rumah buat saya banyak sekali. bertumpuk menunggu digarap segera.

rasa penasaran, target yang saya ciptakan, memaksa saya untuk berjibaku mengatur waktu. lelah sekali.

tapi kemudian, seseorang berucap “iya, aku bantuin deh,” ucap sederhana dengan nada yang dapat dipercaya.

ahh pundak saya jadi ringan seketika

keping

Filed under: de words - Administrator @ 1:43 pm

ternyata hatiku terbuat dari ribuan keping. terasa ada yang tercuil kala menatapnya.

===

hari belum siang kala aku menemuinya. pada sebuah tempat di sebuah keramaian. bukan tempat yang kusuka untuk sebuah pertemuan kita. terlalu banyak mata yang kukenal. terlalu banyak mulut yang bisa bercerita.

hari beranjak siang ketika aku meninggalkannya. selalu singkat begitu. karena tak kita pilih sebuah hari yang cukup nyaman untuk berbagi waktu. kesalku kubawa sendiri. sampai kini.

===

ternyata hatiku memang terbuat dari ribuan keping. bunyinya keras ketika berjatuhan malam ini.

just …

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:37 pm

hari ini, seperti diberitakan sebuah koran ibukota, seorang pemulung membawa mayat anaknya di krl. berniat menguburkannya di kampung pemulung dengan berbekal 6000 rupiah, sisa pendapatan hari itu.

orang itu, kehilangan anak karena tak punya uang. biaya kesehatan yang katanya ditanggung negara sebagai kompensasi kenaikan bbm tempo lalu tak pernah menjangkaunya.

anak perempuannya diare. sampai mati. sampai harus dibawa begitu saja. berhimpit dengan penumpang lain di krl.

hhh.. sesak ini tak berarti apa-apa ya? sungguh.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King