udah lama banget pengen cerita, dulu saya nonton film prime sambil tertawa-tawa.
tentu karena kompleksitas yang di alami si tokoh, mbak uma thurman yang pada akhirnya berhasil kepincut lelaki muda setelah traumatik pernikahannya yang gagal.
namun membangun hubungan memang tak sesederhana kala jatuh cinta.
si lelaki muda yang masih mencari jati diri sebagai pelukis, n doyan maen sana sini, (23 tahun jack!!) menguji toleransi mbak uma, perempuan karir manhattan 37 tahun yang udah seattle.
dan celakanya lagi, si lelaki itu anak sang psikiater, dimana mbak uma biasa curhat, menjalani fase terapi agar tak depresi.
dan pertentangan muncul satu per satu..sang ibu yang nggak rela anaknya jatuh cinta dengan perempuan tua, sampai perbedaan keyakinan.
capek? ya ho oh!
tapi saya rasa ketebus juga ama rasa hepi yang melekatkan lengan pasangan itu.
pasangan dengan beda usia yang terpaut begitu jauh, punya romatntikanya sendiri. banyak tantangannya dan mungkin melelahkan.
dan sebetulnya saya tipikal orang yang mudah menyerah dalam mengusahakan sebuah hubungan. jadi, sebetulnya, males banget jika tak lagi sesuai kriteria yang saya pasang. termasuk usia.
saya tipikal penggemar mas-mas yang terpaut minimal tiga tahun diatas saya. karenanya, saat hubungan terakhir saya tak berjalan, saya langsung menyalahkan usia kami yang sepantar.
karena saya merasa, cara pikir perempuan lebih cepat dewasa ketimbang lelaki seusianya. lagipula keinginan saya, untuk sesekali diperlakukan otoriter, biasanya didapatkan dari orang yang lebih tua.
lelaki yang lebih tua, biasanya juga lebih matang dan stabil. jika mereka berada di fase produktif, mereka ada di fase dengan kepercayaan diri pada karirnya, sehingga tak perlu lagi merasa insecure dengan pasangannya. nggak gampang cemburu karena hal yang aneh-aneh.
tapi, jatuh cinta terkadang memang tanpa alasan.. tanpa kriteria. dan kali ini memang semua menabrak kriteria. tanya kenapa?
iya, bersama daun muda juga kries kries ternyata.hehehe… tanya siapa?
well..tentu bukan jenis hubungan yang tenang banget.
o ho ho… no… ini jenis hubungan yang rapuh.. yang mencemaskan.. yang mudah berubah dari pagi ke malam..
jenis hubungan yang seru, yang banyak tawa, yang rock n roll, beib..
yang pada suatu ketika, yang satu boleh bermanja. namun disaat lain, si perempuan yang lebih matang diharapkan berkelakuan sesuai tuntutan sikon yang berlaku. berlaku arif bijaksana huhuhuhuhu…
nyebelin! ya he eh.
tapi ya .. pelakunya masih mau-mau aja tuh.. meski hubungannya ialah sejenis hubungan penuh bencana yang mengundang murka.
hm… tanya ken apa..?????