i bet on ballack
udah dua malem ini gak ada bola. berasa sepi gak?
padahal, tiap malem liat cowok-cowok ganteng berbody oke itu kan bagus juga ya buat kesehatan.
teman-temanku yang lelaki, komentar, ah elu, yang diliatin fisik doang.
la emang kenapa? apa itu bukan mental yang sama saat para lelaki itu menikmati lenggak lenggok tubuh dalam pemilihan putri-putrian atau miss-miss an? dan saat seperti itu, lelaki nggak pernah dianggap cemen gara-gara nilai fisik. justru peserta putri dan miss itu yang kerap dipertanyakan ke-cemen-an nya.
aku memang bukan pengamat sepakbola, atau penikmat laga bola yang gila. sulit kalau harus menulis dengan meniru cara sindunata aku cuma sedikit tahu 4-4-1-1 atau 3-5-2. aku tak akan membela intelektualitas bola. ya memang segitu-segitu aja. tapi aku bisa ngerasa kok, permainan yang indah atau tidak. bisa ngerasa mana yang modus menjatuhkan diri biar diganjar pinalti dan mana yang sungguh-sungguh meringis nyeri.
tapi, nggak paham bola dan cuma menikmati keindahan kaum adam pun gak apa-apa kan.
seperti orang yang anti bola, misalnya.
mereka menganggap itu merupakan kegiatan paling primitif.
satu bola diperebutkan 22 orang yang menempelkan IQ mereka di punggung masing-masing.
tapi gayanya beckham, dicontek juga.
jadi, biarkan saja para perempuan menikmati lelaki menarik dilihat, sesaat berhalusinasi dengan kumpulan pixel digital di layar televis, tanpa perlu dikomentari apa-apa.
hm… sayang, dah gak bisa liat raul n casilass. spanyol kalah, nggak konyol, tapi tetep aja namanya kalah. mereka ngulang cerita lama. gol-gol besar di partai perdana. tumpul saat sistem gugur diberlakukan. pasti bukan semata geng nya zizou yang masih aja cool dan simpatik itu.
ah.. baru besok bisa liat titisannya maradona tanding pamor ama klose. kali ini, aku punya taruhan. sangat penting. aku suka crespo, tapi pilih ballack. kalau aku menang, wuih… yummi yummi yummi. -ya kan, lelaki be-ringtone heart soundtrack?-