no need to race about : I cannot always choose my battlefield

June 29, 2006

i bet on ballack

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:27 pm

udah dua malem ini gak ada bola. berasa sepi gak?

padahal, tiap malem liat cowok-cowok ganteng berbody oke itu kan bagus juga ya buat kesehatan.

teman-temanku yang lelaki, komentar, ah elu, yang diliatin fisik doang.

la emang kenapa? apa itu bukan mental yang sama saat para lelaki itu menikmati lenggak lenggok tubuh dalam pemilihan putri-putrian atau miss-miss an? dan saat seperti itu, lelaki nggak pernah dianggap cemen gara-gara nilai fisik. justru peserta putri dan miss itu yang kerap dipertanyakan ke-cemen-an nya.

aku memang bukan pengamat sepakbola, atau penikmat laga bola yang gila. sulit kalau harus menulis dengan meniru cara sindunata aku cuma sedikit tahu 4-4-1-1 atau 3-5-2. aku tak akan membela intelektualitas bola. ya memang segitu-segitu aja. tapi aku bisa ngerasa kok, permainan yang indah atau tidak. bisa ngerasa mana yang modus menjatuhkan diri biar diganjar pinalti dan mana yang sungguh-sungguh meringis nyeri.

tapi, nggak paham bola dan cuma menikmati keindahan kaum adam pun gak apa-apa kan.

seperti orang yang anti bola, misalnya. mereka menganggap itu merupakan kegiatan paling primitif.
satu bola diperebutkan 22 orang yang menempelkan IQ mereka di punggung masing-masing. tapi gayanya beckham, dicontek juga.

jadi, biarkan saja para perempuan menikmati lelaki menarik dilihat, sesaat berhalusinasi dengan kumpulan pixel digital di layar televis, tanpa perlu dikomentari apa-apa.

hm… sayang, dah gak bisa liat raul n casilass. spanyol kalah, nggak konyol, tapi tetep aja namanya kalah. mereka ngulang cerita lama. gol-gol besar di partai perdana. tumpul saat sistem gugur diberlakukan. pasti bukan semata geng nya zizou yang masih aja cool dan simpatik itu.

ah.. baru besok bisa liat titisannya maradona tanding pamor ama klose. kali ini, aku punya taruhan. sangat penting. aku suka crespo, tapi pilih ballack. kalau aku menang, wuih… yummi yummi yummi. -ya kan, lelaki be-ringtone heart soundtrack?-

arisan

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:57 pm

menjelang malam, ibu-ibu kelompok arisan ngumpul di new mario’s place. rame banget. bener-bener berisik. la wong 11 kelompok, mungkin totalnya sekitar 100 orang.

ibu-ibu itu, sebagian masih muda, lainnya under 50, and sooooo in style, jejeritan waktu dua mestre lincah bercapoeira. la wong telanjang dada, mungkin nggak sih lagi pada berimajinasi? aduh, teriakan mereka itu jadi bikin aku ngerasa, bahwa dua lelaki berperut rata itu lagi striptease.hehe.. sapa dong yang berimajinasi? :P

pas baim nyanyi, hebohnya juga gak ketulungan. kalo liat abg yang jejeritan, well, okey..its acceptable. kalo ibu-ibu, harusnya aku juga bisa nerima sih. tapi malem itu, gak tau kenapa, aku suka saat menyadari mamaku nggak bakal jejeritan nonton baim.

adit, psikolog yang ikut dateng ke acara itu cuma bilang, nggak papa. asal nggak berlebihan hingga tak akan menyimpang. jadi ibu rumah tangga, yang punya suami kaya, belum tentu nggak stress,loh. bagaimanapun tetep perlu katarsis, biar mentalnya sehat terus. meski gak mesti arisan toh.

lalu dia, banyak bercerita tentang auto hypnotherapi. biasanya baik diterapkan pada mereka yang punya trauma masa lalu hingga pobhia pada suatu hal. yang ece-ece gara-gara putus cinta, ada gak?

berjibun, jawabnya. klien terakhirnya, satu almamater ama aku. bukan putus cinta, malah. itu kisah cowok yang cintanya hanya sepihak. cinta sendiri versi kahitna.

tapi orang harus punya fighting spirit yang oke, kata dia. jadi inget deh ucapannya herawati diah, jurnalis senior yang sekarang hampir 90 tahun dan masih suka main bridge. dia bilang, kejadian-kejadian yang tak menyenangkan akan membuat kita lebih kuat. wajar jika hidup tak selalu mulus. ucapan itu, buatku pribadi, cukup menguatkan.

adit, selain menerapkan hypnotherapi seperti reza, juga membaca tarot. aha. makin banyak tarot reader. asik-asik. lahan gratisan makin terbuka. hehe.. shame on you,ca!

dia banyak cerita tentang gelombang beta. yang itu, baru aku baca dari bahasan cognitive behaviour. saat gelombang beta tak ruwet, manusia baru bisa melihat permasalahan dan menemukan solusi. lalu adit mencontohkan dirinya. saat gelombang beta nya tak ruwet, dia bisa melihat permasalahan, dan kembali kepada mantan suaminya. memang, dalam 10 tahun menikah ia sempat divorced 2,5 tahun. sekarang, dia bilang jauh lebih baik.

see hun..? (hehehe… MAKSUD LOOO?? )

ps: kapan-kapan aku mesti posting ttg self healing by hypnotherapi.

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:28 pm

pagi-pagi, tergagap bangun. ya ampun.. jam sembilan. jam 10 mesti udah di senopati. aduh, mudah-mudahan gak telat banyak.

nasib lagi bagus. nyampe rumah cantik di suryo, senopati, cuma lambat lima menit. udah banyak banget yang dateng. tapi acara belum mulai. ketemu sandra. ketemu siti. ketemu lain-lainnya. inget muka, lupa nama. biasa. udah pada maklum semua.

trus sang mc buka suara. band pembukanya kahitna. hedi yunus pake kaos superman. mario pake kaos mickey mouse. lagi usaha biar keliatan cute and innocent? nice try, but… kayaknya enggak deh ya…

lagu pertamanya, cantik… (makasih..makasih.. hehe) yah..namanya juga di rumah cantik. kata yovie, dia berharap rumah cantik bisa bikin cewek-cewek, termasuk istrinya, tambah cantik. kalau bisa kayak maudy, katanya. aku pikir dia berusaha menyegarkan suasana. tapi tampangnya lempeng banget. hih! jadi pengen ngegetok kepalanya keras-keras. atau disambit pake sepatu. (padahal aku kan bukan istrinya!!!!)

lepas dari yovie, baru acara dimulai. talkshow ttg keseimbangan hidup bagi perempuan. karena sekarang, perempuan punya buaanyak banget fungsi. mulai dari istri setia, ibu sabar yang gak bawel, menantu yang diharapkan manis, pekerja yang loyal, bla bla bla.. and as her self. jadi para perempuan harus tahu gimana caranya memenuhi semua tuntutan dengan sebaik-baiknya tapi tetap mencintai dirinya. mbelgedhes!! fungsi yang berjibun itu kan konstruksi. jadi istri juga bukan kodrat. punya anak, itu kodrat, juga berkah.

realistis aja. mana bisa nyenengin semua orang. yang ada juga mati cepet kebanyakan makan ati. beruntung, pakar-pakar yang duduk di depan mengamini suara hati aku yang protes keras. jadi aku nggak ngerasa sendirian.

mas reza yang praktisi hypnotherapi itu bilang, semua yang kusut-kusut itu asalnya dari diri sendiri. semua yang rumit-rumit itu, sebetulnya bisa diurai satu-satu.

balik lagi ke segala tuntutan bentukan sistem sosial masyarakat itu, kita selalu bisa memilih. kuncinya satu, realistis. saat kejadian tak sesuai dengan harapan.. ya wis. let it go. -hm.. rada gak gampang siiy-

saat ada orang yang potensial disebelin karena emang gak level (hehe), ya segera putar kenop persepsi. menganggapnya tak ada, itu pengecut. menerimanya sebagaimana adanya dia (krn manusia gak punya kapasitas yang sama) itu classy . -hm.. yang ini sih gampang banget. practice make better. dah biasa-

intinya sih, dari diri sendiri. ikhlas belajar menerima segala hal yang tak sesuai harapan. nggak perlu sikapi berlebihan.

mas reza bilang,harus tuh..kata-kata paling jahat. harus dapet ini, harus jadi itu, dsb dst. coba deh, innernya di manajemen juga.

reporter yang duduk sebelahku senyum-senyum. tuh orang adem banget ya. aku yang lagi repot nyatet-nyatet jadi ngeliat kedepan. laki-laki 30an. putih. cepak.kacamata. kemeja putih. arloji tangan kiri. sengaja nanya biar bisa kontak mata. iya, ternyata. adem. hm.

figurnya bikin aku inget seseorang lain. yang kadang-kadang bertampang teduh. sesekali bertampang keruh. tapi kalau dia tersenyum lebar, lalu ketawa, keras dan terbahak, sudahlah jangan lagi ditanya. indah. haha.

selesai acara, ada kuis. wah, ini favoritku. barangku, barang hadiah semua. hehe. nggak bangga sih, tapi apa harus malu?

hokiku tak akan sampai pada undian kartu nama. jadi usaha itu hukumnya wajib.

dan biasa… pertanyaannya selalu remeh temeh. nggak gaya banget lah, kalaupun bisa jawab.hehe.. nggak papa nggak classy dan rada kampungan ngacungin jari cepet-cepet. jleger. dapet deh hp candy bar yang bakal aku jual. ada yang minat NOKIA 2600? murah..murah… hehe

June 22, 2006

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:08 pm

ini hari ke 23. kalikan dengan 24 jam. selama rentang itu sebisa mungkin ku ingin kau berpikir bahwa kau bukan lagi hal penting.

tapi kamu tetap ada. perasaanku masih nyata.

kini kepingan hati tak perlu tergesa ku bangun kembali. dan manusia-manusia kecil di otak berteriak, DASAR MASOKIS!!!!

289.cengkareng 519. red puma tshirt.

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:54 pm

siang ini saya gemetar saat menghitamkan bulatan-bulatan kosong pada selembar kertas: terakhir kali saya melakukannya tujuh tahun silam.

ah, udah tua rupanya…

June 20, 2006

kangen ayah

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:31 am

saya merindukannya, lelaki menjelang 60 tahun dengan perut yang menggendut.

ia, di masa bocah saya, dengan setengah berlari, membopong tubuh kecil dengan kepala yang terus menengadah ke atas karena mimisan hebat.

ia, saat saya kelas enam sd, ialah sosok yang tak ingin saya lihat lama-lama saat berpamitan bekerja ke luar kota. memandang punggungnya membuat saya ngilu karena harus menunggu akhir pekan untuk kembali bersama. dan sekotak donat coklat ketika ia pulang, kembali membuat saya tertawa-tawa riang dan memeluknya sebentar.

ia, saat saya kelas tiga smp, tergopoh-gopoh menengok saya di dalam kamar hanya sesaat setelah mama meneleponnya, memberi kabar: ica harus operasi usus buntu. dan saat itu saya berpura-pura tidur juga menguatkan hati untuk tidak menangis - sori, pa.aku gak cengeng- ketika ia mengecup dahi saya lembut.

ia, saat saya begitu badung kala sma, hingga pergi diam-diam tanpa pamit bersama teman-temang saya ke yogya, duduk dengan tenang di balik kemudi mobil , menunggu saya di depan kompleks, dan berkomentar manis saat saya pasang muka -gue gak peduli elu- : “laper ya mbak. kalau kamu bilang ke yogya kan papa bisa kasih uang saku” hiyaaa…..!!!! perasaan bersalah dan hormat itu, entah dari mana datangnya, merobohkan benteng kebandelan saya. hancur.berkeping-keping.

ia, saat saya berkeras ingin belajar matematika ke bandung, memandang gedung kuliah saya dengan penuh harap. dan matanya yang menua, berkerjap saat saya berjalan di mimbar memakai toga.

ia, saat saya berkeinginan menulis, yang tadinya tak pernah dibayangkannya, terutama karena ia pernah memandang gedung kuliah saya dengan penuh harap, kembali menyesuaikan harapannya dengan keinginan saya, dan terus menguatkan langkah saya untuk melakukan apa saja yang saya suka.

ia, saat saya dewasa dan kembali menuai masalah-masalah yang membanjir tumpah ruah, yang tetap tak banyak bicara tapi maju begitu gagah dan berdiri di depan saya tanpa pernah saya minta. seorang ayah, katanya dengan suara tersendat, akan selalu menjadi lelaki pelindung anak perempuannya.

saya tak selalu sepakat dengannya, tapi pa, i luv u. much. much. much.

-hopefully someday you’ll be proud of me-

ps: cuma mikir. apa arraya bakal mikirin hal yang sama ttg ayahnya? hm…

3 months to 28

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:24 am

yeah..baby.. being 27 is so hard!!!! hehehe.. rite. surely rite.

terutama saat karir tak terlalu mapan sehingga tak bisa shopping ke paris saat kehidupan begitu buruk. yeah.. damn. life is suck. terutama karena saya harus membayar segala ketololan di masa lalu hingga dua-tiga tahun kedepan.. damn. life is suck.

well.. now is 3 months to 28. saya bisa membuatnya menyedihkan dengan menyertakan tambahan: no honey, no money, ooh..it so lonely. dangdut bangeettt…. pathetic? maybe. but its true even im okey.

tapi saya juga bisa membuatnya menyenangkan dengan menyertakan tambahan: im doing what i really want to do in my life, im on right track, and im still 28. see… its all about perspective.

pff.. kenapa saya jadi menggerutu sembari ketawa-ketawa gila sepagi ini ya? padahal tanpa interupsi bahan-bahan kimia. no.. no.. no smoking.. no drinking…

yg saya lakukan cuma menghabiskan semalam dengan sahabat perempuan saya yang feminis, dan berkadar empati tinggi itu. she’s 32. nice. in warm complicated relationship with different religion.

dia berbaik hati mendengarkan semua cerita saya.. berbaik hati membantu saya memetakan persoalan.. dan berucap manis… “kamu itu terlalu keras melawan. nggak sabar berproses. orang patah hati bisa satu tahun.. tiga tahun.. kamu pengennya instant tiga hari. selama ini sukses karena perasaan kamu nggak dalam. tapi kali ini, kamu harus belajar sabar menikmati prosesnya,”

yuuukkkk….!!!! saya cuma ngerasa, tak lagi punya energi seperti perempuan 20 something yang cepet move on. surely im not that i was on 20. but.. apa iya tidak ada kebijaksanaan masa tua yang harusnya membuat saya lebih tahan? dimana kebijaksanaan yang saya harap bisa saya miliki saat-saat berantakan begini? hah!!! me-ne-ke-te-he??

paginya, saya sudah mengoceh sama temen saya itu. gimana caranya ya bisa beli apartemen di sekitar sudirman itu before 30. dia terkekeh. astaga, jeq…kirain lu masih sedih-sedih seperti semalem,katanya. la ya itu. itu bentuk desperate broken hearted saya, tau. berpikir bagaimana memiliki dunia. yuukk… !!

pagi ini, pikiran saya memang sudah meloncat-loncat lagi. kadang ingat, tapi tak lagi luka. yeah..yeah… mungkin bakal nangis-nangis juga sih minggu depan. gpp lah. tinggal ngeliatin tingkah temen-temen kantor yang 20 something itu. :) :) :)

sore kemarin, seseorang yang lebih tua, berkomentar.. “inget kata-kata gue deh. suatu saat lo bakal muak dengan semuanya. lo bakal muak dengan perasaan lo ama dia…,” haha.. ya, itu kata-kata dia yang percaya bahwa waktu akan mengkhianati segalanya. dia yang memahami betapa rawannya menjadi 27, dan menyadari dirinya sebagai korban kegamangan 27 dan kini telah melewatinya sepuluh tahun… and look at her. ya.. nggak sefabolous jenifer aniston.. or sarah jessica parker to ya..hahahhaha… sorry lo mbak atas perbandingan yang kurang ajar ini…. but still… she’s hang on. and happy.. and still have guts to try something new. isn’t it fabolous?

being 27.. being 28.. being 30.. being 40.. well..its up to me to make it fabolous.. or it will really just a number.

June 19, 2006

finally

Filed under: cacatan - Administrator @ 4:03 pm

kenapa, ya.. sesuatu yang begitu mudah dipahami itu ketutup banget ama apa yang ingin saya pahami. hum.. tapi malam ini, semua terjawab.

lega. banget. thx ya.

20 days since….

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:47 pm

hari ke enam….

kamu, apa kabarnya?

sebaris pesan singkat membuat mataku bekerjap. kerjapnya berjatuhan di pangkuan saat aku menundukkan kepala. (andai saja kamu tahu)

apa harus kuucapkan yang sesungguhnya? surely aku nggak baik-baik aja. tapi buat apa?

sepuluh menit bertahan diam. nggak boleh bales! nggak boleh bales!!

lima belas menit dan… oh..its so me! yea.. kubalas juga dengan sebuah kejujuran. selanjutnya.. surely sebuah perbincangan.

perbincangan kasual.. tapi… TRAK!! TRAK!! hati yang kususun enam hari ini mulai berderak tak tahan. tentu saja burainya kembali merepotkan. (andai saja kamu tahu)

hari ke 10 ku kembali membangun hubungan. dungu!!! mau apa aku??? -ah.. cuma mau memeriksa..sudahkah ku baik-baik saja-

huh! tetap saja dungu!!!

hari ke 13 kukuatkan tekad. “ku tak akan lagi mencarimu” janji yang harus kuucapkan hingga mengingatkan sebuah harga diri saat ku tak tahan mencarimu. aku cuma tak ingin lagi memandang pecahan hatiku yang kembali berserak. (andai saja kamu tahu)

hari ke 19… saat kangen begitu menggigit padahal sudah kutahan berhari-hari. nggak boleh. nggak boleh. nggak boleh!!!!! sehari.. bahkan sedetik pun begitu berarti untuk menguatkan langkah selanjutnya. menebalkan benteng pertahanan di kemudian hari. “tolong kasih tahu, aku cuma rindu,” bisikku, putus asa. tiga bintang yang terlihat paling terang dari atas loteng terlihat bekerjap. (andai saja kamu tahu)

ah.. kuguyur kepala dengan air bergayung-gayung. agar kembali sadar pada kenyataan. yang nyata ialah sebentar lagi partai brasil vs australia. bukan keinginan mengirim pesan singkat untuk mu

dari kamar mandi, terdengar ring tone sex and the city. ffffh kamu kah?

setengah berlari, ku menuju kamar. di layar hp, jelas tertera nomor yang belum kulupa.

diam.

1 misscalled

diam.

2 misscalled.

diam.

3 misscalled.

duh.. aku kan cuma kangen. tak mampu bertahan lagi untuk panggilan ke empat.

“hei” sapa dari seberang.

ah. aku gak tahan dengar suara kamu kangen itu untuk apa ya?

dan semalam, kembali hatiku terburai berantakan. bunyinya berdentangan. berisik. (andai saja kamu tahu)

hari ke 20…

ku butuh jarak. bukan sesuatu yang kuinginkan.. tapi betul-betul kuperlukan.

sent to you.

June 18, 2006

menjelang kroasia vs jepang

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:18 pm

45 menit lagi, kroasia vs jepang. padahal saya masih di seputaran radio dalam.

tadi sore, di sana, ada salon baru buka. katanya, disitu banyak artis hair extension. cara instan berambut panjang. “ya.. perempuan-perempuan palsu nih,” komentar ussi, ketawa. dia tak bersedia saya wawancarai. padahal sumpah mati, saya nggak bakal tanya isu cerai. atau bagaimana badannya bisa balik ke proporsi oke setelah melahirkan. saya juga jadi malas bertanya dan cuma bilang, “nggak apa-apa kok mbak kalo males diwawancara,” saya juga gak butuh-butuh amat. yang ini, tentu dalam hati.

kata-kata manis nan empati itu, saya jamin ada sedikit ketulusan. tapi tentu saja, tak lebih dari kebutuhan menabung di bank budi. setelah itu dia berusaha ramah, tapi belum lepas dari bete gara-gara merasa terdesak dengan pertanyaan2 para awak infotainment.

akhirnya, tanpa ditanya banyak, dia cerita juga. baru manjangin rambut sebulan lalu. lumayan memang. panjangnya sampai punggung. palsu tapi asli. palsu karena bukan rambutnya sendiri. asli karena memang itu rambut manusia asli. hidup loh, bukan rambut mayat. yang ini, garansi duo nina, sang pemilik salon

jadi ya itu, rambutnya ussi, palsu tapi asli. persis ucapan saya padanya, palsu tapi asli.

30 menit lagi, kroasia vs jepang. saya sudah diatas metromini yang bergerak menandak nandak. siyal. saya sungguh mual. sampai kemudian, dua orang lelaki, sekitar 20 menjelang 30, duduk di sebelah saya. iya, keduanya duduk di sebelah saya. mereka saling pangku. saya tak mual gara-gara itu, meski beberapa orang terlihat curi-curi pandang.

saya duduk di sebelah mereka, hingga tak leluasa melihat mereka. yea.. saya memang jenis orang yang want to know.. (so what?) then saya ingin tahu, kenapa si mas berkemeja hitam itu mau mangku si mas berkaos putih. bukan apa-apa. ini cuma karena saya tak biasa melihatnya di metromini. yea.. dalam fashion show, saya biasa liat. juga di salon nya si kiki lawang itu. gak ada yang aneh.

tapi, nggak tau kenapa, di metromini itu, rasanya aneh sekali.

“kamu nggak capek, saya duduk begini?”, kata si mas berkaos putih. duh. saya penasaran liat sorot matanya. tapi nggak bisa karena posisi duduk saya. saya nggak tahu, apakah mereka saling pandang, dengan tatapan mata luber sayang.

“nggak apa-apa. nggak jauh,ini. tar kalo pegel, gantian ya,” jawab si mas berkaos putih. duh. saya betul-betul penasaran.

nada suara yang terdengar, begitu .. penuh perhatian. nada pasangan kekasih. ya begitu. percayalah, kali ini saya tak akan salah.

saya penasaran. dengan sedikit taktik menoleh ke kiri, seolah mencari kondektur, saya bisa curi-curi pandang. tangan kanan si mas berkemeja hitam, memeluk pinggang si mas berkaos putih yang dipangkunya. kepalanya, tergeletak nyaman pada punggung si mas berkaos putih. kepalanya mengarah ke kanan, pada saya. matanya terpejam, bibirnya tersenyum. senyum … bahagia. ya… begitulah. bahagia yang tercukupi. tak terlalu meluap.. tapi cukup.

waladalah!!!!! indah. dan saya ngiri. hehe. berat!

saya nggak tahu, apakah mereka pasangan yang memandang aturan norma ialah persoalan yang membuat lelah hingg memilih mundur. atau hal yang akan diperjuangkan sebagai proses yang harus dilewati, bersama-sama. ah.. saya nggak tau. saya nggak berani tanya, “mas pacaran ya?”

10 menit lagi, kroasia vs jepang. dua lelaki itu sudah turun di itc permata hijau. mungkin mereka akan belanja bersama di carrefour? mendorong kereta belanja sembari berdebat, susu coklat atau putih. vanilla latte atau moccachino. indomie atau mi kare. ya, debat kecil. bahkan berantem kecil. tapi tetap dengan tatap mata penuh sayang.

entahlah. saya nggak tahu. tapi saya ikut senang atas sebuah hari yang indah untuk mereka. saya tahu betul rasanya, menghabiskan sebuah sore bersama yang tersayang. yea.. it was. ffiuh!!!!

June 15, 2006

so close, klose!!!

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:41 pm

aduh.. ada apa kamu,.. ya… kamu.. klose.. juga kamu.. ballack.. but thanks to neuville..and surely odonkor too.

well… raul.kaka.ballack.raul.alonso.casillas.raul..eh udah ya.messi.carragher.rooney.gerrard.cole.ayala.cruz.owen.mr posh.raul..eh.cristiano ronaldo.caneira.nesta-always.totti.petr cech.kaka..eh udah.kranjcar.raul.raul.raul.

hm.. satu bulan bersama pria-pria yang yummi. yuhuuu…. hm… yummi yumii yummmmmiiii…..:) :) :)

June 14, 2006

tentang adil..

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:32 am

seorang teman baru, berbicara tentang konsep keadilan. mengingat latar belakang psikologi yang ia punya, saya meletakkan proporsi percaya yang cukup besar.

semuanya berawal dari perbincangan tentang seorang dalang beristri enam. lantas perbincangan bergulir, hingga sampai pada konsep keadilan.

“perlakuan terhadap dua perempuan saja, harus berbeda untuk bisa dikatakan adil,” katanya serius.

saya paham dan sepakat. itu tentang sama dan setara.. tapi kadang-kadang, saya tak terlampau jernih memandang bagaimana perlakuan setara.

namun kemudia, dia mencontohkan. sebuah perilaku kasat mata tentang finansial.

perlakuan terhadap perempuan pertama yang punya penghasilan sendiri sebesar Rp 6 juta perbulan, tentu berbeda dengan perlakuan terhadap perempuan kedua yang berpenghasilan Rp 600 ribu, sebulan, misalnya.

tadinya, saya menduga, dia akan berbicara tentang memberikan yang lebih banyak kepada perempuan kedua. karena, jika dilihat dari “kemaslahatan umat”,maka sesuai standar dan sudut pandang awam, perilaku itu dapat dimaklumi.

meski untuk perlakuan itu, perempuan pertama harus menguatkan batin “ya sudahlah, memang perempuan itu yang lebih perlu,”

namun, teman saya itu tidak berpendapat begitu. konsep keadilan, menurutnya, berawal dari rasa kecukupan. maka ia akan memberikan Rp 8 juta bagi perempuan pertama, dan Rp 2 juta bagi perempuan kedua.

“kalau dia biasa dapat enam juta sebulan, dan diberi dua juta saja, dia tak merasa cukup. buat apa.. dia dapat lebih banyak. tapi dua juta untuk yang kedua, surely sudah mencukupi,”

aha. saya paham maksud dia.

sebuah standar kecukupan bagi seseorang, memang unik. dan memenuhi standar kecukupan sesuai kebutuhan orang itu, masuk akal saya sebagai konsep keadilan. well.. interesting…

konsep adil, SURELY bukan tentang sama. dan parameter tentang setara, lumayan saya dapatkan dari konsep kecukupan yang teman baru saya beberkan siang tadi, di sela-sela pelatihan jurnalisme narasi Pantau Komunitas.

June 13, 2006

bakal ada mercy yang jemput….

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:23 pm

ngapain lu tangisin bajaj yang lewat, kalo bakal ada mercy yang jemput elu?

hehe… makasih… makasih…my best pal ever.

even gue tau itu bukan bahasa orisinil elu.. mungkin lu membacanya di sebuah buku. apa ya.. soulmate.com, maybe? entah deh..

but my dearest best pal ever.. yang gue tangisin bukan bajaj tau!!! grrr!!! dan even bukan mercy.. nggak salah juga kan kalau gue cukup nyaman dengan jazz, misalnya?

well… thankyou anyway big hug makasih usaha lu. makasih dah bikin gue pengen ngegetok pala lu :p

wuih. 14 hari. hebat. rekor terlama gue ngerasa so empty. damn!! dan siyalnya lagi… masih empty, tau!!! tapi ya… gitu deh. try to be classy, anyway :)

well…13 hari terakhir.. gue juga udah banyak banget belajar.banyak ndegerin hati..banyak ngurusin disi sendiri.. banyak mengalihkan energi..and menerima kata-kata bijak, mulai dari hiburan para teman tercinta sampai definisi memaafkan by oprah yang berarti tak lagi berandai-andai,” kalau dulu kita gak …”, ” kalau saja dulu kita begitu,” and so on..and so on..

yea rite..oprah. berdamai dengan masa lalu. yea..yea… i know. tapi prakteknya.. emang selalu lebih susah dari teorinya kan.

“tenang aja… waktu bakal nyembuhin semua luka” yang sejenis dengan kojo seorang teman: “waktu akan mengkhianati segalanya, bahkan juga kenangan”

hahaha… yang jelas waktu bakal menjawab, sih. :)

dan gue juga berusaha melangkah. berusaha tak ambil pusing dengan serentetan peristiwa yang berdatangan. berusaha memaknainya sebagai proses yang harus dijalani. menikmati saat mellow.. tapi juga mengusahakan larut dalam gelak tawa .. ya.. surely tak ada yang salah dan benar. mungkin memang sudah waktunya. sayang yang berubah bentuk. hubungan yang berganti fase.

sudah saatnya berhenti dari semua kerumitan yang kita ciptakan sendiri. dari semua drama..drama..drama… ya kan?

well..no sorry at all. really. thank you for everything. and now just move on, beib. tak mudah, tentu. but i try to…:)

baik-baik, ya..

ps: ah leganya bisa meletakkan kembali pada kerja semesta.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King