no need to race about : I cannot always choose my battlefield

February 21, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:43 pm

dihajar small cup of espresso..kok malah ngantuk ya.. oaaahmmmmm….

i got my coffee pasport stamped<<

February 20, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:37 pm

“I don’t know if we each have a destiny, or if we’re all just floatin’ around accidental-like on a breeze. But I, I think maybe it’s both. “

-Forrest Gump (1994)-

February 13, 2007

bilyar- sesi satu

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:10 pm

asik juga belajar main biliar. deket kantor, ada tempat main. selama ini, males banget ikutan kesana. tapi dua kali terakhir, aku coba juga.

sekarang, ada motivasi baru. kalo ada turnamen akhir tahun ini, harus udah berani main. hahahaha…. over pede!!!!!
-namanya juga motivasi!!-

nari bilang gini… dulu, kayaknya liat elo bawa2 raket squash. trus udahan.

-iya.. aku gak gak punya sparring partner-

trus nge gym -iya.. abis itu lumayan di titik tertentu, trus bener-bener gak punya waktu lagi-

trus biliar?

-hehehe.. gitu deh-

schaat bilang, ada 12 titik pukul pada bola putih. hm… belum tau gimana memanfaatkannya. tapi yang jelas, kegiatan baru ini mungkin akan memudahkan fase pertemanan kami. amin.

February 9, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:26 pm

ada yang harus pergi, ada yang harus hilang.

rasanya seperti hukuman

tapi mungkin, nanti… bisa dilihat sebagai sesuatu yang baik. mudah-mudahan, kami bisa menjadi lebih bijaksana.

February 6, 2007

semalam bersama aktivis

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:24 pm

bosan dengan kontrakan yang gelap gulita dan tanpa air, aku milih bareng jeng luvi ngedrop logistik ke kampung melayu. kita baru jalan jam 10 malem.. pertimbangannya, jalanan relatif lebih sepi dan lancar.

ngedrop di posko, di pancoran. ketemu dua orang atktivis. kak leily dan pakdhe. luvi ngobrol sama mereka, aku mendengarkan. obrolan mereka seperti reunian teman lama. beberapa nama tersebut. beberapa ku ingat, beberapa tak ku ketahui sama sekali. barulah beberapa saat aku mudheng.. oo.. ini leily zaelani, pendiri hapsari. yang disebut hapsari ialah lsm pergerakan perempuan di sumut sana. anggotanya, ibu-ibu rumah tangga.

ngapain aja?

well, dalam tingkatan wacana, ialah membuat mereka sepenuhnya sadar atas segala tindakan mereka, yang kemudian membuat mereka eksis sebagai diri mereka, diri seorang manusia yang kebetulan perempuan.

dalam praktik sehari-hari, mereka diundang ke rapat desa, mereka ditanya dan didengarkan kebutuhannya. mereka bisa pergi sendiri ke kantor kelurahan, bisa membuat ktp sendiri tanpa ditipu. ya. .. hal-hal semacam itu.

“dengan berorganisasi ini, aku ini jadi punya martabat. merasa dihormati. merasa bermartabat sebagai perempuan, sebagai manusia,” begitu kata kak leily menirukan ucapan salah satu anggotanya, ibu rumah tangga yang tak pernah kuliah saat diminta berbicara di acara pengajian bapak-bapak.

kata kunci : perempuan, pergerakan, organisasi, ialah kata-kata yang populer di deli-serdang, sumut.

hapsari sendiri, sudah berusia cukup lama. 16 tahun. dan aku melihatnya sesuai apa yang leily klaim: lsm pergerakan perempuan. kenapa begitu?

banyak lsm sekarang, punya program pendampingan. macam-macam. namun usai program, ya selesai lah semua. hal itu tidak terjadi dengan hapsari. ketika salah satu anggota, bergerak ke desa-desa kecil di jawa barat, ia meninggalkan keluarga. maka anggota lain yang “jaga kandang”, bersiap memenuhi logistik si teman yang sedang mengemban tugas.

saat perempuan yang bersuami dan memiliki anak, eksis di pergerakan, maka ia harus terlebih dulu beres dengan segala urusan rumah tangga. ia harus didukung suaminya, dimengerti anak-anaknya, dan juga didukung semua teman seperjuangan, sebelum bergerak dan berbuat untuk suatu hal yang punya ruang lingkup lebih luas. dengan begitu, ia tak tengah berjuang sendirian. semuanya mendukung, di wilayahnya masing-masing.

lantas pembicaraan mengalir pada area kuota. kami sepakat, sistem kuota perwakilan perempuan di dewan, tak lebih dari keterwakilan gender. bukan keterwakilan politik. perempuan disana, belum mewakili kaumnya, tapi lebih berpihak pada keinginan dan kebutuhan orang-orang sekitarnya, tentu saja termasuk kaum adam. lantas para aktivis yang berangkat dari basis itu berembuk. bagaimana melakukan sebuah tindakan praktikal yang masuk akal dan bisa dikerjakan.

=aku, dalam hal ini, ialah pengamat yang tengah menyusun potongan-potongan kejadian satu hari dan mengaitkannya dengan apa yang kutangkap malam itu=

mereka berdiskusi. melakukan autokritisi. semua ada pada wilayahnya. tak emosional. tak berbantahan sia-sia. semua masalah diletakkan seuai proporsi, sebatas parameter. meski belum juga muncul sebuah keputusan karena hari sudah berganti, masih ada arah yang bisa dilanjutkan, dan tetap masuk akal untuk dikerjakan.

ya.. barangkali itu yang tak ku punya. lingkungan kondusif yang tak cengeng, tak manja, dan tak terburu meletakkan segala hal pada perspektif personal. kapasitas baik buruk seseorang, kan memang tergantung parameter dan goal yang dipilih. hm.. jadi pengen ngutip manifesto sorang hacker beralias the mentor, manifesto yang jadi pegangan banyak hacker dunia :

yes, i am a criminal. my crime is that of curiosity. my crime is that of judging people by what they say and think, not what they look like. my crime is that of outsmarting you, something that you will never forgive me for.

mungkin manifesto itu bakal terbaca sebagai arogansiku, kalau kata si schaat, “over reaktif ah”.. padahal, maksudnya cuma sebatas last defense of mine.

hehehe… surely I’ll try to try harder. for being a better person… (even parameter better itu di mata orang-orang jenis apa…hahahahhaa.. satir!)

yah..sebisanya aja, sih….amin

February 5, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:53 pm

schaat,.. makasih banyak semalem.. buat semuanya, lah. bener-bener buat semuanya…

= btw, kamu “cowok” banget semalem.hmm..:p =

legging

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:10 pm

legging tak cuma buat perempuan. silahkan, para pria, bereksperimen dengan legging…! tentu saja tidak untuk semua orang. karena pada dasarnya, di belahan bumi manapun, lelaki memiliki cita rasa berbusana sangat konvensional.

hm.. rada susah ngebayangin waktu mas muara ngomongin trend tahun ini. tapi gambaran itu jelas sudah begitu nengokin foto-foto runway mens collection di paris lalu.

viviennne westwood yang emang asalnya udah atraktif eksperimental , gak ragu ngeluarin legging buat koleksi pakain pria.paduannya, bisa kaos gombor atau semi jaket rada panjang.

hm.. even legging pada asalnya ialah diversifikasi dari pakaian dalam pria,-longjhon-, aku tetep aja susah ngebayangin, bagaimana legging menjadi suatu yang wajar dalam pakaian lelaki sehari-hari.

bisa jadi aku korban pencitraan maskulinitas tentang sesuatu yang berantakan, atau kaku sekalian. sesuatu yang “nggak manis”, sesuatu yang “bengal”. jadi, aku rasa, untuk eksis dalam legging, seorang lelaki mesti berasa yakin dan pede setengah mati atas maskulinitas dalam dirinya. biar dia nggak terganggu dengan pencitraan yang tampak dari luar :)

waktu banjir kemarin, disaat celana pendek jadi kostum yang menyenangkan untuk bekerja di kantor, - aku sukaaa banget kerja ke kantor pake celana pendek.. berasa di silicon valley..hehehe - legging juga menjadi salah satu seragam. tapi jenis legging yang pendek. yup.. bicycle pants. yang make, salah satu tim evakuasi yang wira-wiri ama radio panggilnya. warna hitam. konvensional. tapi berani jamin, wardrobe itu cuma dipake pas banjir kemarin dan ..naik sepeda.

February 4, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:41 pm

banjir datang, padahal hujan cuma trun berapa hari sih? besar, memang.. but still… ternyata sistemnya memang sudah sedemikian buruk.

well, aku enggak bakal nulis reportase sih.. cuma sekadar mencatat, ada rasa yang berpotensi menjadi sebuah kepanikan kala jalur komunikasi terhambat.

jumat siang, aku tengah berada di daerah bebas banjir. asik ngobrol.. asik nonton dvd.. asik makan cemilan..

jam 10, seorang teman sms. kantor mulai banjir. and i didnt take it seriously. kantor ku lumayan tinggi. seberapa hebat sih banjirnya?

sms masuk bertubi-tubi. semua acara liputan hari itu, dibatalkan. ok then.. i start to worry. ..whats up? laporan RCTI cuma sekitar pesanggrahan kebon jeruk.

menjelang sore, jalur komunikasi mulai drop. sms ke nomor2 simpati mental smua. seorang teman menelepon, pinjem kontrakan buat taro mobil. ups.. is that so serious? cici lin telpon. “air di rumahku udah setinggi leher” abis itu kresek2.. mati. laa? kok belum ngungsi??

setelah itu.. gak ada kabar masuk. jam enam sore, bersama schaat melintasi jalanan pinggir tol kebonjeruk.. jleger!! something wrong must happen..

dan bener aja.. jalanan depan kantor udah penuh orang dan kendaraan aer udah setinggi motor. motor2 yang diparkir disitu, udah pada rubuh. kena gelombang di jalur evakuasi pake mobil boks yang tinggi. air masuk kantor setinggi paha. ruang redaksi di lantai dua, gelap gulita. koran kami gak terbit di hari sabtu. hiks.. sedih!

kembali ke kontrakan, gelap gulita. listrik padam. tapi kontrakan kering. buku-buku baik baik saja.

esoknya, masih gak ada listrik dan air. ok, then. beli aqua aja. liat kantor, air belum juga surut. menjelang sore, air tambah deres. ada ular pula!!!

tapi jalur komunikasi lumayan. masih bisa hubungin banyak orang. kembali, koran kami tidak terbit lagi… :(

my mom udah sangat paranoid. “berkali kali telpon, nggak bisa” tenang aja ma.. aku jago berenang… hehehe… dia liat di tv, banjir nya heboh banget. im ok. mom.. sekarang malah udah bisa ngeblog dari kantor..

beberapa teman kebanjiran. masih syukur mereka dievakuasi ke tempat2 yang memang menunjang. -ada makanan dan tempat layak-

sepertinya harus berbuat sesuatu. lebih cepat, tapi nggak ngerepotin orang. ok.

February 1, 2007

just…stop

Filed under: cacatan - Administrator @ 2:19 pm

maybe.. just maybe.. you should stop trying. well, just stop trying. just..stop.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King