no need to race about : I cannot always choose my battlefield

June 30, 2007

i wish you love

Filed under: de words - Administrator @ 9:03 pm

“Sanskrit has ninety-six words for love; ancient Persian has eighty; Greek three; and English simply one.” - Robert Johnson, The Fisher King and The Handless Maiden

Sue Monk Kid juga menyebut-nyebut dalam bukunya, (the secret life of bees) orang eskimo punya 32 kata untuk cinta.

-seandainya kamu mengerti 96 arti cinta ala sansekerta, 80 ala persia kuno, 32 ala eskimo -yang berarti berjumlah total 208 dengan gradasi pengertian yang saling berbeda satu sama lain- apa bisa kamu menyebutkan satu saja untukku? bahkan jika kau tak mengatakannya dan kau tahu akan mati di tempat saat itu juga, bisakah kau ucap satu saja untukku?satu dari 208 pilihan. maukah?-

50 dates for tinydancer

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:48 pm

temanku mengubah target. dari 50 buku setahun menjadi 50 kencan setahun. yippiiiiee!!!! dan si bin, mbak jember yang makin so euis darliah.. (or dahlia, sih ya? ) juga makin semangat nyomblangin.

yang itu gimana? yang ini gimana? haha… nanti kutunggu hasilnya.

n talks about nyomblangin.. beberapa teman disekitarku juga sedang bersemangat nyomblangin aku. haha.. kata si schaat, itu bentuk peduli. tapi aku sedang tak berminat. bahkan saat ku pura-pura berminat, biar beneran berminat, tetep aja tuh keliatan boongnya.

emang lu nutup diri ya, ca? jangan bego gitu ah, sebut ibu berputri satu yang jago selingkuh sebelum kawin.

idih. sumpah.. gak nutup hati kok. cumaa…. gue takut bener-bener jadian. glek. hihihihi…

u know lah.. saat-saat awal kenalan.. trus kok kayaknya asik ya.. mulai deh tuh kencan demi kencan. seru milih baju.. seru mikirin ntar ngapain ya.. enaknya angkat topik apa ya.. trus sms-sms flirting yang suka kepikiran pas malem tapi disesali pas bangun pagi.. (adduh.. ngapain sih gue semalem??) haayaah… males banget.. even gue gak kebayang sama sekali untuk menjalani semua ritual itu dengan orang baru.

coz u know what… it still feels like a first date everytime i meet him even it migh be a hundred.

tentu saja tanpa pusing ntar enaknya ngobrol apa ya.. karena yang kayak gitu gak perlu lagi… tapi serunya milih baju masih aja berasa looh.. deg-degan mau ketemuannya, masih aja kerasa.. n yang pasti.. surely.. that butterfly in my stomach…errr.. butterflies, i gues.

so…am i need a new one? well i dont think so.

assen for rossi

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:49 pm

yup. you! rossi. and the 11th start position really doesn’t matter!!!

maaf, maaf, maaf

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:21 pm

maaf, saya menghamili istri anda, kata dibyo. dalam hati. dalam angan. la gimana minta maaf alus-alus gitu sama bos preman yang sangar?

maaf, memakai-makai marga simamora, kata leo sutanto sang produser. sesaat sebelum gala premier, beberapa waktu lalu. karena kebetulan, lamhot simamora sungguh-sungguh beristrikan mira, meski ia bukan preman penguasa lahan parkir.

film itu memang memohon banyak maaf. bahkan, saya juga harus minta maaf karena datang terlambat (lagi!) dan mengacaukan hari libur bersama yang cuma satu kali seminggu itu.

hm.. balik lagi ke film, ya..filmnya sih kocak. seperti mengejar mas-mas. cuma enggak tau kenapa, meski ramuan lucunya lebih banyak di film anyar-nya ringgo, ambience kocaknya lebih terasa di mengejar mas-mas. kalo di MSMIA , kadar lucunya terasa byar pet..sementara di MMM terasa nyala terus dan pelan-pelan meredup dup dup.

tapi paling tidak, ramuan komedi yang muncul di belantara hantu dan setan, ya tetep aja menyegarkan. maaf, posting enggak mutu. :)

June 26, 2007

awas gunting

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:34 pm

setiap orang, punya kebiasaan masing-masing. saat sedih, ada yang berhasil ceria kembali dengan coklat atau nonton dvd bring it on. hehe.. ada yang perlu baca la tahzan. atau ikut body combat di gym.

aku juga gitu. saat drop, dulu nyaman baca la tahzan. tapi sekarang, cukup buka-buka report bukletnya bazaar : runway london, milan, newyork, paris. atau buka-buka my personal file named ” the long list of place you have to see before you die”.

gak perlu lama.. cukup kebet beberapa halaman.. sret..sret..sret..dan dunia kembali cerah ceria. ada harapan yang menunggu untuk direalisasikan. hmmm….(maksudnya sih khayalan.. hehehe.. imajinasi, gitu. miss wacana, kata si schaat)

tapi satu hal, aku belajar sesuatu. saat sendirian di rumah dan bacaan tak menarik untuk dijadikan teman menghabiskan malam, aku harus menghindari gunting.

sebulan lalu, pemafaatan gunting di malam hari cuma berakibat pada poni. tapi dua malam lalu, kreativitas berlebih yang ceroboh atas gunting berakibat pada potongan rambut yang aujubilah aneh banget. kata si cewe item, ica yang aneh. penata rambut pun tak akan memotong rambutnya sendiri.

huhuhuhu… hilang deh rambut bergelombang sebatas bahu. yang ada cuma rambut tanpa tekstur, berpotongan lurus naif yang jauh dari efek bob. jika diurai saat setengah kering mirip dora the explorer. saat diurai ketika kering sempurna seperti anak tk yang salah potong rambut. kruwel di depan, tak rata di bagian belakang.

satu-satunya kondisi paling lumayan ialah diikat ke belakang, dengan sedikit kuncir kuda. tapi bukan efek tampilan punk girl or harajuku style, melainkan mbak-mbak yang bertugas nyuapin anak majikannya. huh….(keluh)

June 24, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:33 pm

tell me crazy.. but a lil bit ‘parno’ nih

hehe.. parno bakal disantet. atau ditusuk pisau dari belakang.. hahahaha.. blah.

June 23, 2007

me versus doubleminority

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:29 pm

jumat. malam. biasa.. acara fesyen di sebuah mall prestisius. event nya berbau-bau prancis.

banyak temen seperjuangan dateng. wangi-wangi. juga modis. termasuk si mas kacamata berperut ndut. orang cina, menulis untuk sebuah majalah film.

itu pertemuan kami ke dua kali. langsung akrab.. karena aku mudah tertawa akibat ucapannya. kocak tapi tajem. gayanya betawi. minta minum ama waitress yang mondar mandir sembari nyebut “ada es limun, gitu?”

well.. dalam banyak event fesyen, sebetulnya kebutuhan cuci mata untuk para perempuan normal sulit dipenuhi. porsi lelaki paling cuma 30-40%. iya. gak pernah lebih dari 50%. itu pun terlalu banyak gay. lainnya, ya straight man yang cakep, tajir, (gak smart banget sih. tapi punya aset berapa digit dollar gitu lah akibat bisnis yang berputar dengan sokongan kekerabatan orang-orang penting negeri ini)

straight man nya udah jatah target para perempuan sosialista itu lah ya. hehehe..

gak terkecuali malam itu.

masih inget banget gimana si schaat menyemangati aku untuk terus membuka hati atas segala kemungkinan cinta yang baru -demi kesehatan jiwa..yeah..yeah- so, malam itu ya cuci mata. lagipula ya cuci mata doang… cuma ada dua pria prancis yang tidak terlalu prancis..

dan salah satunya mendekati meja kami. laki-laki penggemar es limun di sebelahku menatap intens sambil komat kamit.. seolah berkata untuk diri sendiri.. atau tepatnya berdoa. “hello…looking for me..??” dan tentu saja lelaki itu hanya lewat sembari senyum,..sama gue. ha. dan lelaki sebelahku, menengok ke arahku dan membuat raut wajah aneh.. “yeah… of course not me,”

wajahnya tertunduk. sesaat lalu ceria kembali. hihihihi..

dan tiba-tiba dia memandangku sembari berucap… “susah ya neq.. udah cina, gay pula”

June 21, 2007

guilty king

Filed under: cacatan - Administrator @ 1:50 pm

burger king boleh saja digilai. tapi gak tau kenapa, aku kok gak juga nemu alasan buat ngebela-belain antri. jadi, tadi, usai ketemuan ama pr sen ci.. sempet juga mampir kesana. masih lengang. dua outlet donat yang berdekatan dengan outlet burger itu juga masih sepi. cuma ada satu keluarga, beli satu kotak donat manis bertabur gula lalu dimakan bersama.

ada banyak pilihan burger. semuanya dijual paket. satu paket komplit berisi burger, french fries, cola. oh la la.. yang ada malah perasaan berdosa telah memasukkan segala benda trans fat ke badan. eewwhh…

dagingnya tergolong enak lah. karena dibakar, ya. tapi ya gak sampe nendang banget atau gimana. sayur mayur plus acar mentimun yang seger, tetap enggak bisa bikin aku lega karena merasa berdosa. aduh.. kenapa ya sekarang mulai berasa banget nggak nyamannya kalo ngonsumsi makanan gak sehat. taela… tapi bener looh.. rasa penasaran sebetulnya gak cukup mengusir rasa berdosa.

aku cuma nyoba whooper. temannya, kentang goreng dan cola. well pasangan cola dan kentang goreng itu kan produk massal. makan dimana aja saja sama kecuali kentang goreng di kafetaria kantor (versi baru yang digoreng pake keju).

wuih, kalo dokter helathy choice mergokin aku di situ, (kayaknya sih rada enggak mungkin) pasti langsung ngomel panjang lebar. menjelaskan bahwa semua produk yang digoreng gurih pasti mengandung trans fat. dan itu sama bahayanya ama minyak jenuh penyebab kolesterol jahat masuk ke badan.

-dia juga yang wanti-wanti makan oreo gak usah lebih dari dua keping, itu pun sebulan sekali. whipping cream nya bahaya. ataupun makan pringles or sejenis chips apapun, jangan lebih dari enam keping sehari. apalagi martabak manis yang berlumer mentega panas. wuihh-

sebel banget, gak bisa lepas dari perasaan gak nyaman. bukan apa-apa sih. cuma karena udah keburu dibayar. eh, terus terjebak tanpa bisa menikmati burger yang kata banyak orang setegah mati lezat.

sembari duduk mencoba menikmati, mata enggak ini juga nemu deretan orang-orang kurus yang harusnya kepingin naikin berat badan dengan cepat (belum tentu sehat), yang antri. maksudnya, nyari temen pembenaran gitu loo.. hehehe…

June 18, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:57 am

yang settle gitu loh, mbak makanya menikah. biar lebih stabil. biar suka ama anak-anak. HUEEH????

busyet dah. tuh ibu muda beranak satu kok jengkel ke gue? padahal anaknya yang gak bisa diem. bolak balik ngalur ngidul sembari brisik gak karu-karuan, makan berantakan ditelen dimuntahin -bener-bener anak hutan gak tau adat. dipikirnya kalo masih kecil kayak gitu tuh, lucu, apa???–

then suatu ketika, bener dah tuh.. muntahin plastik kresek gue yang emang kebuka, di dalamnya berisikan banana roll kesukaan si schaat yang gue bela-belain beli. cuma bisa refleks ngucap.. “aduhhhh”

si anak kecil gak tau aturan itu cuma diem aja, mungkin nahan rasa mual, mungkin menikmati ulahnya, entahlah. tapi yang jelas, si ibu mendatangiku..dengan “oh.. gak papa kan ya..”

heh??

entah seperti apa airmukaku -yang kata banyak orang sangat judes dan mengintimidasi meski gue gak pernah berniat begitu- tapi yang jelas si ibu itu nyolot. “sama anak kecil kok gitu… makanya nikah biar ngerasai punya anak.. biar gak egois”

whatthefuck!!!!!

kaget sih. anaknya yang gak tau adat kok masih minta dimaklumi? kok bukannya minta maaf? kok dia melanggar hak-hak privasi gue sebagai single-seperti menyebutkan gue egois-?

huuh. udah gak bisa ngomong lagi deh… cuma bisa minta tolong ama pak supir carteran untuk ngebuang tuh bungkusan yang berantakan gak karuan, dan melangkah lagi menuju toko kue untuk banana roll si schaat.

sembari lewat. cuma sempat bilang ama tuh ibu muda yang sebetulnya cantik tapi hatinya mengecewakan -entah kesulitan ekonomi atau kesetiaan suami yang menjadikan dia orang yang kasar seperti itu-

” maaf karena gue gak akan minta maaf sama situ hanya karena gue single dan karena kue itu buat pacar gue bukan berarti kepentingannya dibawah kepentingan anak elo. gue gak peduli lo anggap egois gak ngertiin kelakuan liar anak elo. mungkin lo yang kudu ngaca, anak lo bisa kayak gitu kan karena emaknya juga-

dan anak itu nangis-nangis melolong. anjrit.. so manipulative.. kesian amat.

dan bukankah pernikahan itu sebuah bentuk ketidakmapanan? sebuah bentuk petulangan baru? menuntut kemampuan mengekspresikan emosi tanpa menggampar, atau membanting piring?

menikah kok biar stabil? aneh.

June 14, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:10 am

kata nietzsce juga, manusia itu kudu selicik ular dan sebebas burung.

jangan cuma culas tapi enggak berani terbang dengan kekuatan sendiri. haha. apa sarangnya terlalu bikin nyaman walau bolong-bolong dan enggak empuk?

nggak culas dan gak berani bebas sih rasanya cuma di kasta bego. tapi kalo udah kadung licik n penuh trik, tetep aja enggak bisa pede ama kekuatan sendiri sih, enaknya digolongin ke kasta mana ya? enggak bego sih. tapi ..apa ya. kasihan. cemen banget gituuuuuuuu

tuhhh!!

June 11, 2007

sebuah prolog

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:55 pm

jika kelak ku punya putri, akan kunamai ia Diandria. (dalam dunia bunga, diandria berarti jenis bunga dua suami). tentu saja tak perlu begitu jika ia tak mau. tapi paling tidak, semoga menjadi doa. agar tak menderita karena satu cinta.

                   ******

kamu ingat semalam kita berbaring menatap langit-langit dalam tenang. suaraku meluncur pelan. seperti sebuah yakin yang tak ingin digembargemborkan.

“kita ini, bahagia kan?”

lantas kamu bilang. “ya iya lah. kita ini seneng banget lagi,”

oh oh…si cici pasti sepakat.. celakalah telinga perempuan. karena ia menjadi jalan menuju percaya dan harap.

rossi adalah maksimal

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:50 am

pada lintasan sirkuit catalunya, valentino rossi menunjukkan makna sesungguhnya sebuah kata : maksimal. anak muda yang percaya kekuatan mesin tak selamanya menjadi alasan kemenangan itu, memberikan perlawanan yang sulit. berulangkali merebut posisi pertama pada tikungan-tikungan tajam. namun kecepatan ducati kali ini tak bisa dikhianati. rossi, pada akhirnya memang tak juara. karena selisih sepersekian detik mengukuhkan casey stoner sebagai juara. ini gelar keempat bagi stoner, untuk musim ini. memperkuat posisinya sebagai pemimpin klasemen, merentang 14 poin dari rossi di posisi kedua.

barangkali maksimal ialah sebuah ambang batas yang sangat personal. tidak banyak yang menentukan batas paling tinggi untuk mendefinisikan maksimal bagi dirinya. buat apa maksimal, kalau remuk redam, lebam-lebam, tapi hasil enggak optimal.sering denger kan, “ngapain sekolah tinggi-tinggi, kalo gaji segitu-gitu aja?”

atau, “ngapain sih sampe segitunya. nunggu lama. pulang malam. dibayarnya sama kan sama yang lain?”

lantas, maksimal itu buat apa sih? atau buat siapa? untuk mencapai sebuah pengakuan publik? atau kepuasan pribadi karena sudah mencapai batas tertinggi maksimalitas yang ditentukan sendiri?

jika untuk pengakuan publik, barangkali ada keterkaitan dengan hubungan antara manusia dan afeksi. iya, manusia kan memang makhluk afeksi. butuh diakui, butuh dihargai, butuh dicintai. dengan begitu ia merasa eksis. ada. nyata. meski ujung-ujungnya, bisa saja tergelincir dalam kubangan narsis.

jika demi kepuasan pribadi, apa itu tak sama dengan onani? seperti penulis yang semaunya menulis, menelurkan karya, dan tak peduli karyanya di baca atau tidak, yang penting hatinya puas? apa orang seperti itu memang sudah lepas dengan kaitan antara dirinya dan dunia? hidup dalam dunia yang dibangunnya sendiri? aih, senangnya. hidup dengan sesungguhnya keinginan diri. sebetulnya bisa nggak sih seperti itu? bisa enggak sih berbuat sesuatu tanpa peduli dianggap tolol dan dungu?

hehe.. kenapa ya.. sebuah tikungan tajam catalunya bisa membawa otakku bertanya-tanya tentang maksimalitas? ambang batasnya begitu mengapung-apung. parameternya pencapaiannya sih ada dan sama sekali tidak absurd. tapi apakah sebuah ‘hasil’ yang menjadi kesepakatan publik menjadi satu-satunya pertanda telah dilakukan upaya maksimal?

rossi tak juara. tapi sang jawara stoner, juga kebanyakan penonton GP kemarin, sepakat: rossi menetapkan batas tinggi untuk sebuah makna maksimal. ‘hasil’ yang rossi dapatkan, tak lantas membuyarkan pemahaman kita (yang menonton) tentang maksimalitas rossi.

karena jika ‘hasil’ menjadi parameter sebuah maksimal, maka barangkali itu ialah basis pemikiran orang yang rasional. rasio, atau perbandingan, ialah pengukuran keuntungan dari upaya yang dilakukan. singkatnya, “apa yang bakal aku dapatkan apakah sesuai dengan apa yang aku lakukan?” merupakan pertimbangan rasional. ini salah satu kata-kata anies baswedan waktu dulu masih ngasi kuliah terorisme di mata amerika. dan semakin hari, aku semakin sepakat. pertimbangan rasional akan menyelamatkan diri dari hati yang berlubang.

tapi apa iya, itu lebih baik?

mungkin memang tergantung orangnya ya. sejauh semua keputusan berdasar pada kesadaran, maka pertanyaan-pertanyaan itu tak perlu lagi dilontarkan. barangkali hanya sekadar mencari tahu dan menetapkan batas maksimal. dan itu sangat-sangat personal.

jika ku berhenti sekarang, apakah semuanya sudah maksimal? semalam ku kumpulkan serakan-serakan kenangan. kucermati baik-baik. satu per satu, lantas menjahitnya menjadi selimut perca yang menghangatkan sekejap lelap. sepertinya sudah. apakah ini bukan sekadar lelah yang kemudian memendekkan rentang batas maksimalku?

jika kamu adalah bintang, maka telah kujerat adamu sebagai impian. talinya terbuat dari keyakinan, yang menguat karena harapan, yang muncul karena keinginan. tapi entah nyangkut dimana sehingga tali yang kupegang erat begitu melukai tangan. aku menarik kuat, maaf itu melukaimu. kulonggarkan, meski masih kupegang. leluasamu membuat tanganku terlanjur berdarah-berdarah, menghias biru lebam. aku masih juga ngeyel padahal telah lunglai. belum juga kulepaskan pegangan. definisi maksimal terus bergeser dari waktu ke waktu, merentang jauh .. lebih jauh dari apa yang bisa kubayangkan sebelum ini. haruskah berhenti?

June 8, 2007

sepulang dari biyan

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:16 pm

biyan, desainer dengan kreativitas dan roda bisnis yang melaju stabil, punya gawe semalem. ia gelar koleksi terbaru bridal line-nya. ramuan sifon, lace, silk rapi menjadi dasar terekatnya batu mulia, kerlip swarovsky dan barisan mutiara. glamor, mewah, dan representasi kerja keras. jangan salahkan kalau harga memang bicara. sudah dapat dipastikan, smuanya ada direntang delapan digit.

para tamu, berangkat dari kelas sosialita jakarta. tengok saja buku tamu. The bakries diwakili dinda bakrie. lainnya, miranda goeltom, dan sebagainya dan lain-lain, sampai pasangan anyar titie dj dan ovie yang tampil dalam nuansa gorgeous gothic. kanjeng ratu palmerah yang memang dekat dengan sang perancang, datang dengan memenuhi dress code. hitam. saya juga, tapi tak sengaja. jumper saya memang hitam, tapi rasanya itu tak termasuk kriteria ya. hehehe. cuma sekadar menghalau udara malam.

deretan mobil mewah memadati area papilion kemang. ferari dua pintu yang terbuka keatas, dijaga ekslusif. diparkir menyolok di sisi gedung. lainnya, berjejejer rapi. persis seperti para tuan yang berbaur dengan sampanye di tangan. ngobrol hangat tapi mata saling melirik. arlojinya apaan tuh? cincin si eneng itu berkilau banget ya. berapa karat? beneran tuh berlian?

tinggallah para pekerja pers yang sok cuek menikmati suasana. mengikuti gerak langkah lembut karenina, mariana renata, fahrani sampai sigi wimala. memang tak ada panggung catwalk. mereka lalu lalang saja depan tamu. kerja keras biyan pada detil memang patut diacungi jempol. tapi materi seindah apapun tak akan laku tanpa provokasi. dan para tamu yang datang semalam ialah provokator manis yang mau membayar.

begitu juga dengan media. sangat mudah tergelincir menjadi provokator semu. provokasi untuk siapa? koran itu sebetulnya dibaca siapa? buat apa bilang gaun pengantin karya biyan indah setinggi langit kalau hanya bikin mimpi. makanya perlu ingat-ingat saat menulis, bahwa yang perlu adalah inpirasi di baliknya. bahwa kreativitas lahir darimana saja. kreativitas bisa muncul tanpa mengikuti laju inflasi. ini harusnya menjadi semangat.

sepulang dari kemang, menyewa taksi bersama gundik dua velbak. (ya, semalam mbakyu gundik velbak 1 tak hadir menemani saya, selir kedoya). hahaha.. hari sudah malam. liputan fesyen, meski terlihat glamor dan senang-senang, selalu menyisakan kepenatan luar biasa. terutama karena jam usainya yang kelewat tak ramah. lainnya, masalah makan ati karena berasa nyemplung di kolam yang salah..ah.. itu sih udah jadi permainan yang semakin menarik untuk saya. ;)

sampai dirumah, masih ada tayangan berita yang tersisa. seorang lelaki ditemukan tewas di pinggir jalan, dekat sungai, di wilayah jakarta barat. diduga ia mati kelaparan. seorang saksi sempat menawarinya makan karena sempat mendapati korban menggigil dengan mulut terbuka. astagfirullah.

entah karena hormon yang masih bertumpuk, seketika mata terasa panas. kenapa sihh masih ada orang mati karena gak makan di jakarta. padahal hanya berjarak 30 menit perjalanan kala lancar dari papilion, kemang. dari lembar-lembar baju delapan digit yang dibeli malam itu. kenapa siiiih?? rasa enggak enak menyeruak menjadi perasaan bersalah dan berdosa. entah apa namanya. tapi bener-bener enggak enak sama sekali.

June 4, 2007

mengarsipkan kenangan

Filed under: cacatan - Administrator @ 3:35 pm

adduh.. deg deg an euy.. campuran exciting dan rasa penasaran. jika semua lancar..dan ada perubahan. maka saya tak lagi di zona nyaman. hahaha..

mudah-mudahan memberi kebaikan. mudah-mudahan memang berjalan seperti yang kelihatannya terbaca. mengisi komponen untuk bersiap terbang. terbang.. terbang..

  • berarti ada hutang untuk mengestafetkan arsip kenangan. tak apa, sih. hehe-

pacar paruh waktu

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:57 am

siapa pacar paruh waktu mu?

Tuhan?

-hiks-

June 3, 2007

bhirtday gift

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:44 pm

i think, giving your freedom back will be a great present on your bhirtday. isnt it?

just tell me schaat… or i give that crappy book as ur present.hahaha

June 1, 2007

kutukan PDD

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:20 pm

pernah dengar istilah PDD? atau malah mengalaminya sendiri? PDD yang ini bukan singkatan Pe De Deeeehhh.. tapi yang saya maksud, Premenstrual Dysphoric Disorder. yup. yang itu. yang menyerang sebagian besar perempuan, satu kali sebulan. yang menjadi penyebab segala swing mood yang gak masuk akal.

jadi begitulah, sebulan sekali, para perempuan mengalami siklus menstruasi. berdasar riset , sekitar 85% perempuan yang telah menstruasi, mengalami perubahan fisik dan psikis saat menstruasi. umumnya, menjelang dan diakhir. namun, kondisi ini juga umum ditemukan saat menstruasi berlangsung.

secara fisik, biasanya perempuan merasakan nyeri yang amat sangat di area sekitar perut. hal itu terjadi saat sel telur melepaskan diri dari ovarium. secara psikis, seorang perempuan bisa mengalami depresi sebagai kondisi lanjutan dari gejala PMS (premenstruated syndrom)

Dr Guy E Abraham (Fakultas Kedokteran UCLA, AS) menggolongkan PMS berdasar gejala, menjadi empat golongan. Yaitu PMS tipe A, H, C, dan D. tapi, ia mengingatkan, seorang perempuan tidak selalu dapat dikategorikan dalam satu golongan saja. Karena banyak juga yang mengalami gejala gabungan dari beberapa tipe. - yup. i know it. im that one-

Tipe A [Anxiety]

gejala: cemas, sensitif, saraf tegang, dan perasaan labil. beberapa wanita bahkan mengalami depresi ringan sampai sedang.

Saran: Konsumsi makanan berserat, jangan merokok dan batasi asupan kafein dari kopi, teh, dan cokelat.

Tipe C [Craving]

gejala pembengkakan pada perut (kembung), nyeri pada buah dada, tangan, kaki, serta terjadi peningkatan berat badan. biasanya terjadi karena asupan garam dan gula yang tinggi pada penderita. gejala pada tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe-tipe lain.

Saran: kurangi asupan garam, gula, dan jumlah cairan yang masuk ke dalam tubuh.

Tipe D [Depression]

gejala: sering lapar, ingin ngemil yang manis-manis (cokelat) dan karbohidrat sederhana. biasanya setelah menyantap dalam jumlah banyak muncul gejala hipoglikemia seperti kelelahan, jantung berdebar, pusing, terkadang sampai pingsan. gejala ini muncul karena peningkatan hormon insulin.

Saran: perbanyak konsumsi sayuran hijau, biji-bijian, gandum, dan kacang-kacangan.

Tipe H (Hyperhydration)

gejala: muncul keinginan menangis, lemah, gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit berkata-kata, bahkan muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. biasanya tipe ini berlangsung bersamaan dengan tipe A.

Saran: tingkatkan konsumsi vitamin B6 dan magnesium.

ehm..beratttss!!! tapi kebanyakan orang abai, karena ini dianggap kondisi alami yang hilang dengan sendirinya begitu periode menstruasi berakhir. fiuhh.. tadinya saya nggak percaya bakal tergolong dalam “perempuan menyebalkan yang depresif” apalagi, saya nggak pernah ngerasa masalah tuh ama urusan menstruasi. sehat-sehat aja. gak pernah sakit atau apa. tapi itu dulu… sebelum 27 tahun. karena memang..gejala ini biasanya dialami perempuan usia 25-35. melonjak parah mendekati usia 30. yeah..yeah….

efek fisik seperti sakit perut edan-edanan atau lemes, pegel-pegel dan pusing seharian, bisa saya hadapi dengan gagah. tapi masalah psikis.. ya ampuunn… tobat banget. nyerah. saya memilih untuk menikmati saja. kadang-kadang sembari ngambil posisi duduk bersila, ngambil nafas-nafas panjang. teteppp… air mata bercucuran. hiksss… saya tahu, saya tergolong perempuan yang harus merasai kutukan PDD. hiks :(

emang sih…kayaknya sih cuma sebulan sekali ya.. tapi pada nyatanya, efek psikis tersebut berlangsung beberapa hari. untuk kasus saya sendiri, biasa terjadi 7-14 hari. malahan, bagi perempuan dengan siklus haid pendek, bisa jadi ia hanya bebas dari rasa tersiksa akibat PDD hanya selama satu minggu saja.

biasanya, gejala PDD yang kerap dirasakan ialah depresi, rasa putus asa, pikiran-pikiran yang mencela diri sendiri. tegang, gelisah, kadang-kadang justru muncul perasaan yang sangat gembira, labilitas afek (perasaan tiba-tiba sedih, menangis, sangat sensitif terhadap penolakan), perasaan marah yang menetap, iritabilitas, dan peningkatan konflik interpersonal, penurunan minat dalam aktivitas sehari-hari (sekolah, pekerjaan, teman, dan hobi), secara subyektif merasa sulit berkonsentrasi, letargi, mudah lelah, kurang energi yang jelas, perubahan nafsu makan (meningkat atau menurun), insomnia atau hipersomnia dan secara subyektif merasa gembira berlebihan.

Apa penyebabnya?

-Psikososial. menurut teori psikoanalisis, gejala-gejala PDD merupakan manifestasi dari konflik peran sebagai wanita. haid diartikan sebagai suatu stimulus yang mengancam konflik yang telah direpresi. Secara tidak sadar, penderita PDD menggunakan fungsi haidnya untuk menyatakan ketegangan sebagai akibat situasi lingkungan yang menekan, kesukaran dalam hubungan antarpribadi, atau oleh sikapnya sendiri terhadap kewanitaannya.

-Genetik. Sekitar 70% anak perempuan dengan ibu penderita PDD juga menderita PDD. pada kelompok kontrol (ibu yang tidak menderita PDD) didapat angka sekitar 37%.

-Biologis. berbagai teori neuroendokrin telah dilaporkan sebagai penyebab PDD. berarti, antara lain keseimbangan hormon esterogen dan prosgesteron berperan besar. Juga hormon tiroid, endorfin, prostaglandin, dan lain-lain.

Lalu, solusinya?

dengan terapi. karena bila tidak diobati, PDD dapat berlangsung kronik. perempuan yang mencari pengobatan biasanya berusia 30-an. Keluhan biasanya memang menjadi lebih berat di atas usia 30 tahun, dan baru terlewati saat usia mereka diatas 45 tahun.

Ada lebih dari 50 metode terapi yang dianjurkan untuk PDD. Banyaknya terapi menunjukkan, tidak ada terapi yang spesifik. Berikut beberapa contoh terapi:

1.Psikoterapi

Efektif untuk menghilangkan gejala-gejala PDD. Terapi suportif dan terapi kelompok dapat digunakan. Penderita akan merasa lebih baik karena mendapat dukungan kelompok, lebih mengerti tentang gejala-gejala yang terjadi, tahu bahwa dirinya tida sendirian, mengurangi rasa bersalah, membantu menghindari stres, dan memperbaiki kepercayaan diri. Keberhasilan terapi ini mencapai 40-50%, sekaligus membuktikan besarnya peran psikologis dalam kasus-kasus PDD.

2.Latihan Fisik. Keluhan PDD jarang ditemukan pada wanita yang aktif berolahraga. Olahraga dikaitkan dengan penurunan stres.

3.Diet Hindari kopi dan rokok. Kurangi juga kadar gula. Minum susu sangat dianjurkan. Beberapa penelitian menyatakan, Vitamin A, E, B6, Ca carbonat, Mg, dan Zn dapat mempebaiki PDD.

4.Terapi Farmakologik Secara umum, terapi farmakologik hanya dapat diberikan di bawah pengawasan seorang dokter. Misalnya dalam bentuk pemberian obat, penyeimbangan hormon, terapi cahaya, pembedahan, dan sebagainya.

hhhhh…. mengertikah rasa kosong ini juga sesungguhnya tak ingin dirasakan? kutukan tiap satu purnama ini sebetulnya tak meminta banyak. sungguh. tak meminta banyak. hanya karena memang terlunta. hanya karena tak berdaya.

-sungguh, itu pun tak pernah cukup menjadi alasan untuk bersandar pada orang lain. karena kita harus selalu terbang dengan kekuatan kepak sayap sendiri. ya, ya,.. saya tahu. saya mengerti. seperti yang kau ajarkan berulangkali lewat kata dan laku. jangan pernah mengandalkan manusia. ia hanya akan membuatmu kecewa-

tulisan bersumber dari rubrik sehat, media indonesia minggu 16 agustus 2006 dengan penyesuaian (untuk tampilan blog) disana sini.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King