no need to race about : I cannot always choose my battlefield

August 27, 2007

1st day

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:39 pm

hari pertama nyemplung di desk baru: politik dan keamanan. hm.. rasanya berasa kayak masuk dunia lifestyle pertama kali. bingung liat orang-orang yang berusaha survive ama plastic life nya masing-masing. hahaha. yup. substansinya sama. bagaimana terlihat “wah” untuk menjaring yang “wah”.

dalam bisnis ataupun dunia lifestyle, terlihat wah bisa dibelokkan menuju sebuah definisi tampilan. kamu dilihat orang dari apa yang terlihat. kamu akan dilihat sebagaimana kamu ingin dilihat. dior, prada, hingga gucci ialah instrumen penegas kelas dan strata.

dalam politik, tampilan itu tak berarti sebuah kemeja versace atau massimo dutti. tapi apa yang kamu bicarakan. apa yang kamu tampakkan. termasuk air muka dan kedekatan dengan siapa.

apa yang kamu bicarakan bisa mengutip perkatan siapa saja. tak perlu analisis mendalam hasil perenungan pribadi. perkataan thomas jefferson mengenai demokrasi, ttg kemenangan 51 suara atas 49 suara, sudah bisa menjadi instrumen penegas kelas. apa yang kamu tampakkan, keberpihakan dengan pihak yang mana, juga menjadi instrumen plastic life. -kalau si a dekat dengan mr anu yang lagi berkuasa, tentu tau dong kelasnya gimana. gitu maksudnya -

substansinya sama. perangkatnya berbeda. itu saja.

jujur saja, saya rindu para pria kemayu yang bisa sangat nyinyir mengomentari tampilan sosialista tapi dalam atmosfer kata-kata yang menghibur sekaligus menyadarkan. karena hari pertama ini, saya cuma ketemu orang-orang yang nyinyir ngomentarin orang lain yang terbungkus aura gak mau kalah dan pengen dianggap benar. hehehe…

dibawah ini hanya sekadar catatan ringan apa yang saya lakukan hari ini.

-ribut-ribut pensiun pns dan dpr.

ayah saya PNS. kami gak pernah masuk kategori berlebih. dulu, kalau minta apa-apa susah banget. jadi kami harus nabung. papa bilang, itu karena gaji pns gak banyak. jangan kamu bandingin ama temen kamu yang anaknya pengusaha atau pejabat tinggi dong, katanya. ia bekerja di departemen pekerjaan umum. lahan basah saat kepemimpinan Soeharto, kata orang. tapi gak tau ya, saya sih jujur aja gak ngerasain basah-basahnya. meski pas-pas an. bisa les nari, bisa les renang, bisa kuliah di luar kota, misalnya.

sekarang papa pensiun. uang bulanannya jadi makin menciut meski masih cukup. toh tinggal berdua plus si adek yang (katanya) sekarang cukup kaya sebagai desainer grafis freelance.

nah, alokasi APBN 2007 untuk dana pensiun pns, tni/polri ialah Rp 23.6 triliun. tiap bulan, negara kudu bayar sekitar Rp 1. 97 triliun untuk uang pensiun pns dan pejabat negara. angka itu dianggap pemborosan. karenanya perlu reformasi sistem pembayaran pensiun, tidak dihapuskan.

seperti apa sistem saat ini?

tiap bulan, gaji pns, tni/polri dipotong 8 persen terdiri dari 4.75% dana pensiun mereka, 3.25% tabungan hari tua dan 2% untuk kesehatan. TAPI potongan itu tidak berlaku bagi semua pejabat publik. menurut ekonom sekaligus wakil ketua F PAN DPR Drajad Wibowo, yang perlu dihapuskan ialah pembayaran pensiun bagi pejabat publik non karir seperti anggota DPRD, bupati, menteri, Pimpinan komisi, hingga BI. sistem pemotongan itu diangap gak adil karena gak smua pns mengalami pemotongan per bulan. ada pejabat publik yang gak dipotong padahal gaji pokoknya dah gede.

PT Taspen juga minta agar pensiun seumur hidup mantan anggota dpr dihapuskan aja, dan diganti ama pesangon. Sekjen DPR Faisal Djamal bilang, pensiun itu berasal dari potongan gaji pokok anggota DPR tiap bulan.

-lah, kalau cuma ngejabat satu periode, berarti tabungan pensiunnya kan 5% gaji per bulan semala periode tsb. trus, gimana caranya bisa menjelma jadi dana pensiun seumur hidup?

pertanyaan selanjutnya ialah, kalau tiap bulan gaji pns dan tni/polri dah dipotong, kenapa pembayaran uang pensiun dikategorikan sebagai beban negara tiap bulan? bukannya itu uang mereka sendiri?

yang terjadi ialah, pemerintah tidak selalu menyetor 4.75% yang sudah dipotong itu. kenapa? karena masih tersedia alokasi pendanaan dari APBN sehingga pembayaran oleh pemerintah jadi tidak konsisten. ibaratnya, ngutang dulu lah baru nanti bayar pensiun saat si pegawai benar-benar pensiun. ya kayak kita ajalah. misal ikut asuransi yang ditagih setahun sekali. harusnya kita disiplin nabung per bulan buat nyicil, tapi gak dikerjain. pas ditagih, jadi dikategorikan beban, kan?

lantas, kementrian aparatur negara berniat mempresentasikan pentingnya lembaga dana pensiun pns akhir tahun ini. jadi nanti lembaga itu bertugas mengelola dana pensiun dan melakukan pembayaran. potongan dana pensiun 4.75% per bulan dari sekitar 5 juta pns itu kan potensial sekali menjadi sumber dana investasi. -jangan-jangan kita memang gak perlu ngemis ngemis minta utangan luar negeri-

usulan itu lantas menuai banyak komentar. jangan cuma sistem kelola dana yang dibenahi, tapi sistem secara menyeluruh, termasuk siapa-siapa aja yang berhak. sekarang ini, pns yang gak sempet jadi pejabat, ya gak kerasa apa-apa. tapi seorang pns tingkat tinggi, bisa menikmati dana pensiun lebih dari satu pos. misal jika ia pensiun dari pns nya, ia bisa jadi guru besar di univ dan dapet pensiun dari situ juga. kalau dia jadi pejabat negara, misal duta besar, ya bisa aja dapet lagi dari pos itu. adil kah?

lalu, pejabat-pejabat politis itu, misalnya. juga mendapatkan tunjangan pensiun. perlukah? sementara mereka telah mendapatkan tunjangan serba wah selama bekerja.

makanya perlu perombakan. Kepala LAN Sunarno mengisyaratkan perlunya pemisahan jabatan politik dan karier. meniru birokrasi Inggris, dimana birokrasi sebagai karir dijabat oleh birokrasi profesional karier (oleh CEO), bukan pejabat politik (menteri). jadi ya, yang berhak atas dana pensiun tentu yang jalur karir karena itu menjadi hak normatif. namun jadi berlebihan jika dibayarkan bagi pejabat politik.

selain itu, birokrasi juga harus dikondisikan tidak dapat dintervensi kepentingan politik. sementara yang terjadi saat ini, menteri sebagai pejabat politik, lantas membawa rombongannya yang kemudian menjadi area eksistensi kepentingan golongan/ partai.

Drajad juga menentang pensiun bagi anggota DPR. terlalu berlebihan, katanya. meski begitu banyak yang masih ngarep, loooh.

-tentang keterbukaan informasi publik

demokrasi, seperti disebut David Beetham (Democracy and Human Rights) ialah suatu keadaan dimana rakyat ada dalam posisi setara secara politik, untuk mengendalikan apa yang mereka anggap sebagai urusan publik, dalam suatu masyarakat tertentu.

gimana bisa setara secara politik kalau informasi terbatas?

tapi pernahkah kita mendapat informasi gamblang tentang apapun yang terjadi di negeri ini? kita dapat informasi prakiraan cuaca dari BMG, oke. tapi apakah kita dapat informasi gamblang kenapa kasus LAPINDO tak juga beres. apakah kita dapat info dengan jelas siapa di baliknya? siapa yang berkaitan? siapa yang tanggungjawab? apakah kita mendapatkan informasi dengan mudah dan gampang tentang kekayaan pejabat publik? apakah kita mendapat informasi mengenai rencana pembelian senjata berat?

informasi publik, secara singkat diartikan sebagai informasi informasi pada badan publik, termasuk informasi pribadi, yang berkaitan dengan penyelenggaran negara serta yang berkaitan dengan kepentingan publik. siapakah badan publik? untuk sementara baru dirumuskan badan publik ialah badan yang penyelenggaraanya pake biaya apbn apbd. berarti termasuk TNI juga.

seorang staf khusus komisi dpr mengklasifikasi informasi menjadi beberapa. yaitu informasi yang harus diumumkan serta merta, info wajib/rutin, info yang harus diumumkan, dan info rahasia. semua dikategorikan informasi publik, tapi hanya tiga tersebut didepan yang tergolong terbuka. artinya, (seharusnya) bisa diakses dengan mudah dan terjangkau. sementara yang rahasia, diformulasikan lagi. misal rencana strategis negara dsb. termasuk rencana pembelian senjata.

penggodokan ruu ini masih berlangsung. udah lama banget, sekitar lima tahun berjalan. tentu saja ada beragam tarikan kepentingan. pemerintah mau memasukkan sebanyak mungkin “kecuali” dalam informasi publik. bahasanya kelak kira kira begini : rakyat bisa mengakses informasi bla bla bla kecuali bla bla bla bla…

bla bla nya apa aja? bisa pake sistem pendaftaran. yaitu sekalian didaftar apa-apa aja yang boleh diakses misal kekayaan pejabat negara, proyek di bidang kekayaan alam, dsb dst. jadi nanti di uu nya udah ketulis daftar.

atau bisa juga pake pengujian publik dan uji konsekuensi. kira-kira, bahasa uu nya kelak : informasi yang bisa dikases ialah segala hal yang bla bla bla jika konsekusensinya begini begini begitu.

untuk ngurusin keterbukaan informasi publik (kip) ini, bakal ada lembaga indepen komisi informasi. ya model modelnya kpk gitu lah.

kalau nanti sudah ketok palu uu keterbukaan informasi publik, barulah sidang bergerak ke penggodokan uu rahasia negara. apa sih yang termasuk rahasia negara itu? apa konsekuensinya kalo ada yang nyolong dan bocor. dsb dst. tentu saja apa-apanya nanti berdasar apa yang disebut pada uu kip yang (kelak) jadi.

apa bagusnya? tentu saja ini mendorong ke arah pemerintahan yang transparan bagi rakyat. dengan transparansi itu, kendali ada di tangan rakyat. kita semua bisa tau kemana aja uang bayar fiskal satu juta yang bikin gedeg itu disalurkan, misalnya.

ya idealnya, begitulah demokrasi dikondisikan. (berdasar def david beetham di atas) hm. bagus sih, boleh kan berharap? :)

-rencana golkar untuk rakornas bidang keagamaan 3-5 sept.

di negara kita, rakyat dipresentasikan oleh partai. itulah kenapa tiap pemilu, kita milih partai. namun, semua juga tau, partai politik mau berpuluh beratus jumlah, tetep aja manis saat butuh. udah deket-deket pemilu, baru deh tebar janji sana sini. begitu dipilih jadi wakil rakyat, uu yang dihasilkan tidak berpihak pada kepentingan rakyat, yang mereka wakili. banyak pihak menganggap keberadaan parpol gagal total merepresentasikan rakyat. ini juga pendapat schaat. parameternya ya itu tadi, kedekatan partai dengan rakyat sangat minim tercermin dari putusan-putusan uu yang tidak berpihak pada rakyat.

saya pribadi berani taruhan, (lebih dari) banyak rakyat indonesia berpikir bukti dari demokrasi ialah saat anda ikut dalam pemilu. cuma itu. tentu saja anggapan itu sangat menyedihkan dan menjadi bukti buruknya edukasi berwarganegara bagi rakyat kita. politik dicap sebagai sesutu yang buruk dan culas.

faktanya memang, kita nggak deket ama partai. tapi kita membiarkan mereka menentukan kehidupan kita. pas pemilu, misalknya kita golput karena mikir paling gak ada gunanya juga. satu suara anda bisa memengaruhi hajat hidup loh. aturannya kan jelas. 51 suara itu menang lawan 49. kalo satu orang golput bikin partai a menang, misalnya, maka satu kursi di legislatif yang mengesahkan uu yang berlaku, akan mengikat anda. boleh aja situ golput, tapi kalo gak nurut uu karena alasan golput, anda tetap kena sanksi. brengsek ya? he eh.

dalam rangka (yang katanya) mendekatkan diri kepada rakyat itulah golkar mau ketemuan ama banyak ormas yang dianggap paling dekat bersentuhan dengan rakyat. berhubung mau isra miraj dan deket-deket puasa, maka diambillah tema optimalisasi fungsi agama sebagai instrumen pemberantas kemiskinan.

jadi maksudnya, agar agama gak cuma urusan doktrin dosa ke neraka pahala masuk surga, tapi juga punya fungsi sosial. karena kemiskinan masih krusial, maka fungsi sosial agama itu yang kemudian berupaya di optimalkan. jangan tanya dulu kongkritnya apa, karena belum terjawab. yang mereka lalukan besok hanya menemui sejumlah organisasi agama mulai muhammadyah, nu hingga pgi dan walubi. dari omongan itulah yang kemudian jadi bahan pengaya rakornas keagamaan mendatang.

hm.. klasik ya? :P

meski dimaksudkan untuk upaya pendekatan parpol ke rakyat dalam arti sebenar-benanrnya, langkah ini sah-sah saja jika terbaca sebagai upaya Golkar menggaet massa berbasiskan agama. terutama pasar suara berisikan mereka yang jengah serba keras dan fanatik tapi masih “beragama” .hehehe.

cuma itu hari ini…..

August 25, 2007

wisuda

Filed under: cacatan - Administrator @ 8:17 pm

temanku, stania, setelah susah payah berjuang, lulus juga. yay!! lolos deh jadi master studi amerika ui. :) selamat yaa stan. dikau wisuda bareng-barenga dian sastro dan andien. tapi dikau gak kesorot tim liputan infotainment hot spot. hehehe..

satunya lagi yang berjaya.. anindita. baru jadi ny riyan 22 juli lalu, sekaligus jadi wisudawan program S2 terbaik. ciee.. hebat deh ibu staf khusus syaifullah yusuf. si bos baru aja main film cheng ho bareng mr yusril. -lo gak ikut sampe tibet, dit? -

oh oh..wisuda euy. hehe.. jadi inget beban sks kuliah terakhir semester ini. 12 sks lagi harus diupayakan jungkir balik setiap sore. plussss… nyiapin proposal thesis dan nilai toefl biar dapet grant jalan ke NYC. amin amin amin. amin. hiks..

ayo ica… berjuang ya. cuma sampe desember kok. cuma empat bulan. cuma 15 minggu aktif ketemu dosen2 yang rajin nanyain apa yang dibaca mahasiswanya. cuma 60 kali pertemuan. make it perfect. jangan pikirin capek n pusing nya. pikirin new york nya. mau???

-atta. yuuk? :) -

minah oh minah

Filed under: cacatan - Administrator @ 6:45 pm

si minah -minyak tanah-, bagaimanapun kalah seksi ama jeng gas. tapi, minah masih dicari, ditunggu-tunggu, karena minah lebih ramah. lebih gak menuntut. lebih gak minta banyak pengorbanan ama penggemarnya yang punya pendapatan harian. dapet minah, bisa ngeteng. murah meriah. padahal minah bikin bau.. bikin dapur rada kotor. kalah hebring ama jeng gas, deh. tapi ya itu, minah gak neko-neko.

di jakarta saja, yang jadi barometer kemajuan bangsa dan negara, orang-orang antri nungguin si minah. 200 sampai 300 meter aja sih, ya dijabanin. berdiri. jongkok. berdiri. jongkok. sembari bawa jerigen-jerigen plastik dan hati harap-harap cemas. gimana kalo minah gak dateng, trus masaknya gimana, trus jualan buburnya gimana, trus kalau gak dagang gimana bisa makan, bayar ini itu. kalaupun datang, mereka tetep deg2an bisa dapet ato enggak. tiap orang punya jatah maksimal 15 liter, itu juga gak semua loh. tergantung ada berapa pasokan minah yang datang. di beberapa wilayah, misal di tangerang, si minah cuma dilepas ke pedagang eceran. semua orang yang nungguin minah buat konsumsi sendiri jadi bete. soalnya kalo beli dari pedangan eceran, si minah ngelunjak. jadi 4000 sampe 5000 per liter.

mereka setia ama minah. soalnya si jeng gas bikin kebakaran, kata mereka. “liat aja berapa kali kebakaran gara-gara jeng gas kegenitan ngebleduk.” yang lain setia sama minah karena minah emang murah. bisa beli dikit-dikit lagi. beda ama jeng gas yang belinya gak bisa kayak ngisi pulsa salah satu provider mobile telpon, yang bisa beli per 100 perak.

aduuh.. coba ya coba. kalo bikin program, mbok ya disertakan dengan cara dan sosialisasinya sekalian. kalo kata schaat, “bikin program revolusioner ya harus pake cara revolusioner dong,”

dan ya.. kenapa ya.. baca berita, nonton berita, isinya cuma antrian orang-orang nungguin minah. -si minah langka- . lalu ada konfirmasi dari staf humasnya pertamina, “langka itu artinya gak ada. la ini kan masih ada. ya bukan langka dong”. hoaaaallah pak e.. komentarmu itu, selain tak berdasar definisi KBBI juga sama sekali tak empati. mbok ya, nggak usah deh bersilat lidah. penyakit pejabat yang keminter emang senengnya muter-muter, dan membolak balikkan definisi kata. tapi, ya itu.. beritanya mentok disitu. plus keluh kesah masyarakat penggemar minah.

kok ya belum nemu ya.. berita komprehensif yang menjelaskan, gimana sih persiapan konversi minyak ke gas, siapa yang bertanggungjawab nyiapin, siapa yang jadi ditributornya, kenapa waktu ada kasus kebakaran dan ledakan gara-gara tabung gas baru gak ada tindakan tegas, -bahkan gak ada sekadar statement keras mengenai mutu, berapa besar proyek ini, siapa yang diuntungkan, dan lain-lain dan sterusnya.

bahkan SBY rada terkesan cuek tuh. padahal dia bisa muncul narsis saat Raisyah diculik orang. mungkin emang si minah kalah seksi sama isu apapun ya. terus aja orang miskin makin susah. -mereka disalahkan karena malas dan bodoh- padahal, kemiskinan itu buah dari sistem yang bobrok dan tidak adil membuka kesempatan bagi semua warga negara -ini hal yang masih saya yakini.

August 24, 2007

buku bakar

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:13 pm

dari posting seorang teman di milis, saya baru tahu kalau palasari terbakar hebat. menyisakan 1/3 area aman. ugh, ini kan bukan aksi bakar buku.

palasari masih jadi the best place di bandung, bagi saya. biarpun sekarang banyak toko buku online yang ngasi diskon, tapi palasari masih the best lah. suasana nya, pedagangnya yang banyak apal buku. hh…berasa ngilu dan ndredeg waktu tau kabar itu. kok ya palasari.

ini kejadian kali kedua. dan kebakaran itu (pasti) tak akan menghentikan denyut nadi palasari.

August 23, 2007

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:56 pm

sudah kubilang berkali-kali pada otakku sendiri, yang entah berapa kali lena hingga hatiku porak poranda, dan kemudian kutempelkan kembali keping-demi keping, berharap agar sesuatu yang tak mematikan memang benar-benar menguatkan.

entah sampai kapan.

padahal kuucap seribu mantra ikhlas ikhlas ikhlas ikhlas.. percayalah, yang baik akan kembali sebagai baik. astaga Tuhan, raja tega. tapi bukankah sekaligus juga penuh sayang dan penuh pertolongan. angkat pamrih ini, aku tak mengingininya bersemayam.

-hehe.. cuma tulisan. malam. warnet. pms. see…. menjelaskan segala menye menye itu kan? hehehehe-

drama..drama..drama

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:02 pm

changi, suatu malam. saat menunggu flight balik ke jakarta. sq dari london, datang terlambat 10 menit. akibatnya panjang. aku jadi harus nunggu flight sq terakhir ke jakarta,. pukul 21.30 waktu setempat.

berbekal komplimen voucher makan S$15, aku sempet nongkrong bentar di coffeebean. aku gak tau dimana almarhum duduk, berbincang dan diberi minuman oleh polycarpus. perasaan ada di tempat yang sama, di ruang waktu berbeda, udah bikin bergidik.

dan kenangan itu yang terbawa hari ini, membaca sadapan perbincangan poly dan indra setiawan. meski aku gak ikutan ada di pn pusat pusat, rabu.

“Polycarpus: Saya sudah ketemu sama Ibu Asmini. Barang-barang itu sudah tidak ada. Bapak kan tahu, saya masuk biar Garuda tidak diembargo. Setelah itu, saya keluar. Lagian tenang saja, Pak. Bagir Manan itu orang kita. Novum baru itu tidak ada, Pak. Ini permainan politis. Saya sudah ketemu Harry Tjan dari CSIS, orangnya Ali Moertopo. Ini permainan, Pak. Masa penahanan bapak itu 60 hari, sedang pengajuan berkas butuh waktu 14 hari kerja. Nah sekarang masanya sudah mau habis. Bapak bisa bebas. Ini bapak ditahan karena ada ambisi tertentu dari polisi. Saya terus dampingi Bapak. Kalau malam, saya terus mengelilingi rumah Bapak.”

Serem.

lanjutannya..

Indra: Saya nggak mau kebawa-bawa, Pol. Aku nggak mau, my future, my family.

Poly: Tenang saja, Pak. Ini hanya permainan. Itu si Petruk sudah diganti.

Indra: Siapa?

Poly: Abdul Rahman (Saleh). Dia sudah diganti, sedang Bagir Manan itu orang kita. Bapak sabar saja. Di situ kuncinya, kesabaran.

(Media Indonesia, 23 Agustus 2007)

fiuh. udah kayak bagian bourne identity gitu. suspense yang membangkitkan sekaligus rasa mual dan keingintahuan. penulis skenarionya pasti diganjar award karena imajinasi dan konsistensi khayalannya.

lalu majalah tempo senin ini, secara khusus membahas pk munir. kepada munir, kita berhutang. begitu tulis mereka. desir. kita memang banyak berhutang.

ada satu box khusus tanya jawab dengan hendropriyono. “nggak ada itu bunuh-bunuhan.”

BIN, badan intelejen negara… kayaknya sangar betul ya. prestasinya? hm.. kecolongan bom berkali-kali JUGA mematikan munir.

-lirik: jangan-jangan ada intel sebelah kiri kanan-

schaat cerita, temannya ditawarin berkali-kali jadi agen. lalu aku bilang, kalo aku sepertinya gak cocok jadi agen.

“kenapa?”

“karena aku embeerrr.”

“alah.. polycarpus kan ember juga.”

hehe, iya. koordinasi kok sampe kesadap. en.. ehm.. tadinya di otak gue, kalo obrolan rahasia gitu pake kode2 ajaib lah, minimal. -kebanyakan baca lima sekawan pas sd-

August 20, 2007

being indonesian in london

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:09 pm

saat berada di tanah orang, natural defensif saya sebagai orang indonesia, bekerja. saya tahu, negara ini masih tertatih dan mencoba berdiri. tapi jangan bilang tak ada yang berubah sejak era reformasi digulirkan. ada kok yang berubah. meski lebih tak terlihat karena tertutupi banyak noda.

saya, tahu. indonesia di mata british people yang mayoritas dingin dan menganggap dirinya paling bermartabat di dunia dan punya kelas tersendiri, tak jauh dari negara dunia ketiga yang kerap diberitakan miring dengan isu bom dan teror. anarkis. tak beradab.

tapi semua fakta itu tak akan (pernah) menutupi semangat saya untuk berdiri tegak dengan kepala menengadah as indonesian. saya tak akan pernah mengiyakan pendapat miring tanpa memberi argumentasi. dan untung saja itu tak perlu. bukan karena toleransi mereka yang tinggi. bukan. caranya gampang. bersikaplah seperti layaknya jika Anda ingin dihormati. kalau perlu, bicaralah dengan bahasa inggris yang sempurna. berlakulah menjunjung tinggi martabat dan aturan manusia yang berlaku umum.

saya memang tidak tinggal lama di tanah inggris. cuma hitungan minggu. perlakuan rawan merendahkan, biasanya didapati di bandara. dengan sok para staf itu akan melihat halaman paspor, sekaligus meneliti tampilan. saya jenis orang yang casual. tapi kalo pergi sendiri, terutama ke ln, saya pilih gaya shopisticated casual. hehehe… jangan pernah menunduk. lihat mata petugas dengan yakin dan senyum dikit. percayalah, itu bukan sombong. itu bagian dari menyejajarkan diri anda as a human, a global citizen. dan yang penting ialah, tidak memberikan kesempatan bagi orang lain untuk melecehkan anda hanya karena tampilan. oke oke.. mungkin terlalu pencitraan, but it works. really. jangan biarkan perasaan inferior anda mencuat hanya karena penampilan kurang sip. penyakit inferior ini selalu jadi penyakit yang memandang bangsa barat diatas segalanya sehingga menjerumuskan nasib sendiri.

selain di bandara, perlakuan para staf toko juga rawan melecehkan. saya punya pengalaman pribadi untuk ini. di sebuah factory outlet NEXT, di bilangan golders green, dekat hendon, london. disana, baju gak boleh dicoba. tapi jika salah nomor, anda boleh tukar. jika tak ada nomor yang pas, anda bisa mendapat uang anda kembali.

larangan mencoba baju, tertulis besar-besar pada kertas yang ditempel cermin. saya patuh. tapi karena jarak tempat menginap dan toko yang gak ketulungan jauhnya, saya pilih membayar baju yang saya inginkan dan mencobanya disana. dengan pertimbangan, kalo kegedean atau kekecilan, bisa langsung saya tukar.

ketika asik ngepasin baju, datanglah manajer toko. bapak-bapak menjelang 50an, dengan gaya britishnya, menunjuk tulisan di kaca. “kamu nggak bisa baca ya? ”

saya, dengan muka diam yang intimidatif memandang dia (nggak tau, harus merasa bersyukur atau menyesal dengan setelan tampang otomatis jutek ini). “iya. saya bisa baca, dan mengerti”

“trus kenapa masih nyoba baju?”

“well, its mine. saya udah bayar. any problem?” -masih dengan nada tenang tapi muka mendongak. –halaah…. kalo fitrie kayaknya paham deh setelan muka gue jenis ini. hehehehe-

“oh. kalo kamu udah bayar, ya sudah. saya gak bisa bilang apa-apa lagi.”

“no sir. you have something to say. you owe me an appologize. yang pertama karena tuduhan lo salah. yang kedua karena lo gak sopan dan gak bilang permisi dulu waktru negur. kenapa? karena saya orang asia?”

—- diam. dia belum bilang apa-apa juga. mukanya merah karena banyak orang liat kejadian itu. dan saya tahu, saya diatas angin. banyak banget orang asia, terutama china, ditempat itu. sisanya orang arab dan india. memandangi saya dan bapak itu. berharap ada sebuah adegan soap opera or something kali yaa. hehehe..-

“im indonesian. saya tahu aturan. dan saya pikir orang inggris yang sangat bangga sebagai bangsa bermartabat tahu bagaimana berlaku sopan.”

hah. jujur aja saya juga gak nyangka bisa nyerocos kayak gitu. entah kenapa, tiba-tiba saya teringat nyai ontosoroh -kabarnya, happy salma cukup berhasil memerankan tokoh rekaan pram itu ya- mungkin sepertinya hal kecil. remeh. cemen. tapi saya percaya kok, jika bisa berlaku untuk hal-hal kecil, membela hal-hal kecil, mungkin kelak bisa berharap untuk melakukan hal-hal besar.

diakhir kejadian, bapak itu minta maaf. sudah. saya juga tak merasa menang setelahnya. saya cuma merasa telah berlaku benar. kecil. dan itu menumbuhkan angan. kelak.

tujuh belas agustus sudah lewat. tapi semangat itu kan tidak cuma berhenti berkobar ketika seremoni usai.

August 14, 2007

perjalanan

Filed under: cacatan - Administrator @ 7:29 am

semuanya berawal dari sebuah hukuman saat sd. kelas enam. aku di setrap, -karena apa, aku lupa- mungkin karena ngusilin adekku dimas, atau terlalu lama main sore, yah.. dosa-dosa anak kecil semacam itu lah.

lalu ada setumpuk buku yang tak pernah kulihat sebelumnya. entah punya siapa. satu diantaranya ialah perjalanan asia gola gong. sebuah buku perjalanan yang membawaku bermimpi. suatu hari, aku pun akan melanglang dunia. -kelak buku perjalanan yang kusuka ialah edensor andrea hirata-

lalu berikutnya sebuah celengan silinder bermaterial kaleng. seratus, lima ratus, seribu , berapapun yang kupunya, langsung menjadi penghuni disana.

saat pindah rumah, celengan itu hilang demikian rupa. entah dimana.

tapi mimpi masih berkobar. kubeli lagi sebuah celengan yang pelan-pelan kembali berpenghuni. tidak banyak dengan cepat. tapi bisa membawa kakiku ke jogja. kota terdekat dengan semarang, yang kudatangi bersama tiga teman perempuan. hanya sehari, tak bermalam. itupun kami sudah dimarahi, dikuliahi berhari-hari oleh orangtua masing-masing. -mereka tak menyangka kami ke luar kota. sementara kami pilih tutup mulut saat ijin ketimbang sama sekali tak boleh berangkat-

masa bergulir. kutitipkan mimpi berkelana pada bintang di langit paling tinggi. bumi ini taman bermain paling luas, kata diva dalam supernova. selepas dari orangtua, saat-saat kuliah dan mendapatkan uang lebihan hasil mengajar les privat ,ialah masa-masa terbaik untuk membangun ruang kenyatan bagi gumpalan awan mimpi.

pelan-pelan. satu per satu. gunung, meski tak banyak. kota, desa. laut.. aih…. dunia, betapa luar biasa.

aku paling suka ke laut. juga ke kota. entahlah. tak ada yang paling diantaranya. karena hutan basah kalimantan pun luar biasa. mungkin memang, setiap tempat punya cerita sendiri-sendiri.

beranjak dewasa, dan bekerja, aku tak lagi bisa bertumpu pada celengen. harus ada cara lain. dan memang ada cara lain. - itu salah satu yang membuatku sangat sangat sangat jatuh cinta pada pekerjaanku sekarang :P -

apa yang didapatkan dari setiap perjalanan, tak pernah lebih sedikit dari apa yang ku korbankan. tak pernah mengecewakan. selalu ada inspirasi, penghormatan, pengertian atas hidup. aku enggak bilang bahwa aku jadi manusia yang lebih baik loh ya.. but i fell so better.

ada hari-hari sendirian. menyasarkan diri dalam keramaian yang entah, menikmati perasaan yang entah, semua itu yang menguatkan langkah untuk terus melangkah, menuju tempat tempat baru, meski tak harus indah dalam konteks keindahan visual yang selaras.

aku toh tak terlalu suka hadir dalam situs-situs bermagnet penarik turis. jadi kehadiran itu hanya sekadar memenuhi syarat. hehehe..

selebihnya, aku lebih suka melakukan hal-hal berbau lokal. wisata kuliner dengan mengonsumsi makanan lokal, meski biasanya tak kuat lama-lama :P atau sekadar mencoba cara lokal menikmati hidup. misalnya membaca di taman.

ya, sesederhana itu. realistis dan tak perlu ngoyo untuk mengejar semua tempat jika tak punya dan dan waktu lama. =percayalah kau akan kembali=

apalagi aku bukan tipe penikmat cepat. british museum butus seharian. berjalan-jalan dan beli buku di bloomsbury butuh satu setengah hari. sementara di oxford street cukup setengah hari.

semuanya menjadi relatif dan personal.

aku menikmati semuanya. termasuk senja di pinggiran sungai thames. meski ada rindu yang cekat mengikat menuju schaat. haha.. suer. aku tak mengira aku se -dangdut- itu. hehe..

mungkin yang perlu dipikirkan kedepan ialah bagaimana agar bisa pergi, -meski tak selalu- berdua.

August 9, 2007

menuju ICA

Filed under: cacatan - Administrator @ 10:19 pm

keterangan foto: menuju ICA (saya…sayaa!!!!! ;p ) berarti menuju Institut of Contemporary Art. sama pentingnya dengan pusat informasi yang berarti harapan indah untuk para turis yang nyasar ataupun wc yang berarti hajat hidup vital. heheh..

yah, fungsi petunjuk jalan memang sangat vital untuk mengurangi kadar keder orang… begitupun saya. aiihh… maksud looooo?????

thx to london

Filed under: cacatan - Administrator @ 9:14 pm

meski london ialah kota metropolis dengan poundsterling yang menjerat rupiah hingga sekarat dan megap-megap, i must say thank to london for:

  1. sistem transportasi yang mumpuni. tiket sekali jalan naik bis memang £2. bayangkan berapa kali bisa dipake untuk naik busway bolak balik. tapiii…. itu bisa diakali dengan buss pass satu hari senilai £3,5. mau muter2 london sampe mabok hingga ke sudut2 yang jauh dari keramean turis, silahkan aja. karena tiket terusan itu berlaku mulai beli hingga pukul 4.30 am esok harinya. dan yang penting, ada bis malam after midnite dan bisa 24 jam yang beroperasi. tiket terusan satu hari untuk bis dan undergroundnya london, cuma £5.7. tapi untuk kebutuhan orientasi dan sight seing seharian, i prefer bus. begitu liat ada yang asik, bisa langsung turun. setiap halte dilengkapi dengan navigasi yang mumpuni, jadi orang gak keilangan oriemtasi dimana ia sedang berada. gampanggggg banget dah. hanya saja… supir inggris rada kaku. lu ngetuk pintu karena telat ya gak dibukain. tapi kadang2 ada supir ibu2 dan bapak2 yang baik. apalagi kalo lo terlihat sebagaai turis bukan pendatang ilegal.

2.free event. yah.. apalagi yang diarepin di kota semahal inggris ini kalo gak ada free event? hehhehe… summer begini banyak gratisan. buat yang suka desain dan seni, ya asik banget. museum juga ada yang gratis. banyak juga kok. misal british museum. buat gue, museum itu juara banget deh. koleksinya oke, dari yunani roma hingga indian amerika. tapi yang paling top ya ambience nya. ada free tournya juga. ketimbang liat patung lilin di madame tussaud yang mahal.. mendingan sih bermahal2 buat nonton banyak gelaran teatrikal. mulai dari billy elliot, les misarables sampe lord of the ring. mahalnya amit2.. 90 pound minimal klo go show. makanya beli jauh hari. misalnya, sembilan bulan sebelumnya. hahaha..

3.free newspaper. aku bukan orang yang senang terputus dari informasi lokal saat berlibur. ada beberapa koran gratisan yang dibagi sore2 di pusat2 keramaian. misal london paper. asiknya, bisa tau jadwal event juga dan bisa kerasa ambience as londoners gitu loo… karena tau isu lokal. hahahhaha…

4.deretan toko buku di bloomsbury dan soho. yoih. surga banget. gak semuanya mahal kok. bargain book bisa 99 pence doang. malah bisa lima puluh. buku grafis dan desain ada juga yang lima pound. ada toko buku bekas.. ada toko buku sosialis.. ada toko buku antik. asik asik asik…

5.deretan kafe kopi. yummii.. bukan masalah kopinya, tapi suasananya yang sangat asik. duduklah sesaat di meja deretan luar kalau ingin flirting dan udara segar. see and to be seen. halaaaah…

6.park.park.park. banyak taman kota dengan gerombolan tupai kecil yang tak takut manusia. juga burung2 merpati memamah remah roti. sebagai penduduk kota miskin taman, pengalaman lunch dan baca buku sembari tidur2an emang berasa asik banget. bodo amat dibilang.. jauh2 ke london cuma ke taman ini itu. gak pengen belanja di oxford street llooooo???

… tar gue terusin. cabut dulu. kereta dah tiba…

August 8, 2007

being solo or grouping?

Filed under: cacatan - Administrator @ 11:22 pm

aduh.. empet setengah mati mesti me nanny seorang mbak2 yang meskipun baik tapi ngerepotin. kenapa ngerepotin?

1.dia punya masalah ama peta. gak titen (nandain) jalan jadi resiko nyasar gede banget dan itu bikin aku gak tega. well tepatnya kesel karena aku yang sering ditegur kalo dia nyasar.

2.jalannya lama sekali. uughhh…. aku jalan dua blok, dia setegah. jalan cepet dikit dia ngos2an gak karuan. hiks

3.doyan belanja. tapi pengennya ditemenin ke oxford street. whuaaaa!!! bete.

4.paranoid kalo gue gak pegang peta dan asal naik bis. pernah suatu ketika, gue tinggal begitu aja -ceritanya gue pura2 nyasar- dan dia tampak panik, akhirnya gue turun lagi dari bis, jalan balik ke dia karena mukanya aduuhh… dah mau nangis seember ember.

ggrrhhhh….!!!

August 3, 2007

regent street

Filed under: cacatan - Administrator @ 5:54 am

ada sebuah tempat.. antara regent street dan soho, yang bikin aku adem ayem .. haha.. berasa dejavu gitu :P

btw,aku sudah punya pengganti hp lama. mbak baik hati memberikannya padaku. baru tapi model lama. gak warna gitu looo.. hahaha.. schaat bilang, gpp, malah keren, oldschool.. tapi aku lupa nomernya. dan aku kehilangan nomer teman-teman tercinta semua. hihihi. jadi gimana dung?

udah berapa hari nih ya aku di london. tnyt tak seperti ku kira.. aku nggak bisa jalan2 seenak jidat ke edinburgh, huh! tapi pasti akan kupastikan ke edinbrugh castle itu.

hari ini ujan lagi, tapi aku dah biasa tuh… bisa aja pake celana pendek n kaos jalan2 ke oxford street .. terbelalak di primarks n nyari seri lousy t shirt paling murah di oxford hihi.. itu loh kaos2 bertulis model-model “my girlfriend went to london and all i got just a lousy t shirt” :P

btw.. mau nonton kok mahil yaa…. 15 pound gitu. ‘alamak.. rada gak tega yaaaaa..

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King