no need to race about : I cannot always choose my battlefield

November 28, 2007

free market on saturday

Filed under: cacatan - Administrator @ 12:56 am

sabtu kemarin ada free market. food not bomb jadi pihak pengada acara. momentnya: buy nothing day yang jatuh pada rabu 28 nov. -hari tanpa belanja - yang diperingati dunia internasional.

konsep free market itu ialah berbagi: coba lihat kamar kamu, apa ada baju yang sejak kamu beli belum juga terpakai karena ternyata ukuran badan tak kunjung menciut. atau adakah barang-barang lain yang cuma menumpuk, hasil dari nafsu belanja impulsif akibat pms atau jengkel ama pacar? jika ada, maka bawalah ke free market itu, taman di dekat fatmawati area blok a (i lupa nama tamannya) lalu bagikan. barangkali ada yang membutuhkan-

jadi, begitu konsep awalnya.

atau, barangkali kamu punya keahlian potong rambut?atau menjahit?atau menyulam?atau akting?maka bagilah keahlian kamu disana. memotong rambut mereka yang pingin gaya, atau berbagi ilmu akting.

itu juga salah satu bagian konsep free market.

lalu disana food not bomb berbagi makanan. hasil dari mengumpulkan sayur-sayur yang masih baik di pasar subuh. -begitu banyak produk makanan baik yang dibuang memenuhi standar pasar modern tapi tak terolah-

dan yang terjadi?

bret.bret.bret.

baju yang baru digelar, habis dalam sekejap. seorang ibu yang datang jauh-jauh dari area taman mini jakarta timur, protes. karena enggak kebagian. -wah ini enggak adil- lalu ada ibu lain. datang kebingungan. melongo mencari sembako.

ow ow…

berbagi bukan donasi. berbagi ialah memberikan apa yang kamu punya, sejauh kamu bisa.

lalu lihatlah orang-orang itu. jauh jauh datang dari senen, ciledug, taman mini dan sekitarnya. mengambil apa saja yang bisa diambil. mumpung gratis. entah dibutuhkan atau tidak.

-ya itu urusan perut. kalo urusan itu gak selesai, mana bisa mereka selektif memilih barang yang gratis-

banyak komentar seperti itu. tentu tidak salah.

tapi jika anda penikmat restoran bergaya buffet-all you can eat- pasti pernah melihat tumpukan makanan tersia-sia. yang tak jadi dimakan setelah diambil? apa orang-orang yang kesana masih punya urusan dengan perut?

lalu jika ke resepsi pernikahan, atau well..okelah.. acara liputan-liputan di hotel, pasti ada saja piring-piring berisi makanan yang mubazir. apa orang-orang itu bermasalah ama kesusahan mendapatkan makanan lalu euphoria saat mendapat sajian?

greedy itu bukan urusan strata.

aku dulu, juga masih begitu. seenaknya memerlakukan makanan. sebelum beberapa hari ini-entah bagaimana penyebabnya:mungkin juga karena fenomena free market kemaren- merasa tak mau lagi menjadi golongan itu.

setua ini. iya setua ini aku baru merasa perlu untuk tidak menjadi konsumtif. percaya deh, omongan mamaku jaman dulu -dihabisin dong makannya. entar nasinya nangis loh- gak bakal mempan. I swear to my self, i wont do that thing to my (future) child.

jumat malam, puri indah, bioskop 21. harga tiket 35 ribu. antrian panjang untuk buy one get on free dengan kartu kredit bank besar. apa karena mereka tak mampu? mampu banget. cuma ya gitu.. gak mau rugi.

sementara loket tiket jalur cash only kosong se kosongnya.

kalau gak mau rugi, jangan cuma nyari gratisan yang sebenernya gak dibutuhin amat. misalnya buy two get three shirt yang kekecilan.

kalau gak mau rugi, bikin dong. trus dijual. hehehehehe…..:P

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://seeca.blogsome.com/2007/11/28/free-market-on-saturday/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King